Minahasa Selatan

Pasang Icon Desa, Pemerintah Desa Kumelembuai Realisasikan lewat Dana Desa 2025

×

Pasang Icon Desa, Pemerintah Desa Kumelembuai Realisasikan lewat Dana Desa 2025

Sebarkan artikel ini

manadoterkini.com, KUMELEMBUAI – Pemerintah Desa (Pemdes) Kumelembuai, Kecamatan Kumelembuai, Kabupaten Minahasa Selatan, merealisasikan salah satu program prioritas Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025 dengan memasang Icon (ikon) desa berupa papan nama di pintu masuk desa. Kegiatan ini merupakan implementasi dari salah satu dari 7 Prioritas Dana Desa Tahun 2025, yakni pembangunan dan penguatan Ikon Desa.

Penjabat Hukum Tua Desa Kumelembuai, Hansye Mintalangi SH, menjelaskan pemasangan ikon desa telah tertata rapi dalam dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2025 dan dilakukan dengan mengedepankan prinsip transparansi serta akuntabilitas.

“Sebagai penanggung jawab pemerintahan, pembangunan, sosial kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat, kami memastikan seluruh kegiatan yang bersumber dari Dana Desa dilakukan sesuai regulasi. Kami ingin anggaran ini tepat sasaran, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” ungkap Mintalangi.

Ikon desa yang dipasang berupa papan nama di pintu masuk desa dimaksudkan tidak hanya sebagai penanda wilayah administratif, tetapi juga sebagai simbol identitas, kebanggaan, dan pemersatu warga.

Pemdes meyakini bahwa kehadiran ikon desa turut membangun citra positif desa di mata masyarakat maupun tamu yang berkunjung.

Program ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat yang mendorong desa-desa di seluruh Indonesia untuk memiliki ikon atau simbol yang merepresentasikan keunikan dan semangat gotong royong masyarakat setempat.

“Dengan adanya ikon ini, kami berharap Desa Kumelembuai semakin dikenal, dan dicintai oleh warganya sendiri serta oleh masyarakat luar,” tutup Mintalangi.

Langkah Pemdes Kumelembuai ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan Dana Desa dapat diarahkan untuk memperkuat identitas lokal sekaligus mendukung pembangunan berbasis kearifan lokal dan aspirasi masyarakat.(str)