Partai Perindo siap menangkan JPAR-Ai di Pilkada Manado

manadoterkini.com, MANADO –  Ketua DPW Perindo Sulut, Hendrik Luntungan memastikan mesin partai besutan Hary Tanoe dipastikan akan bersama-sama memenangkan pasangan calon (Paslon) Julyeta Paulina Amelia Runtuwene dan Harley Alfredo Benfica Mangindaan (JPAR-Ai) di Pilkada Manado, 9 Desember mendatang.

“DPW, DPD, DPC sampai pada pengurus tingkat kelurahan akan segera melakukan sosialisasi pasangan calon dan bekerjasama untuk memenangkan Paula-Harley,” ujar Kawilarang.

Untuk itu, paslon yang dikenal dengan jargon PAHAM menyampaikan banyak terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Partai Perindo untuk bertarung pada pesta demokrasi Pilkada Serentak tahun 2020 ini.

Diketahui, sebelumnya Partai Nasdem dengan 5 kursi telah mengeluarkan rekomendasi mendukung pasangan JPAR-Ai, begitu juga Partai Solidaritas Indonesia dengan 1 kursi di DPRD Manado. Dengan demikian JPAR-AI telah memenuhi syarat jumlah dukungan untuk bertarung di Pilkada Manado. (*/aldi)

JPAR-Ai resmi kantongi SK Partai Perindo

manadoerkini.com, JAKARTA – Dukungan Partai Perindo di Pilwako Manado 9 Desember 2020 nanti akhirnya jatuh kepada pasangan calon (Paslon) Julyeta Paulina Amelia Runtuwene dan Harley Alfredo Benfica Mangindaan (JPAR-Ai).

Paslon dengan jargon PAHAM, telah mengantongi Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPW) Partai Perindo yang diserahkan Wakil Ketua Umum (Waketum) Syafril Nasution didampingi Ketua DPW Perindo Sulut, Hendrik Kawilarang Luntungan (HKL), di kantor DPP Parindo, Jakarta (07/08/2020).

Dengan diserahkannya SK tersebut, mesin Partai besutan Hary Tanoesoedibjo dipastikan akan bersama-sama JPAR-Ai memenangkan pesta demokrasi di Ibukota Provinsi Sulawesi Utara.

“Pasangan ini kami yakin akan memenangkan Pilkada di Manado. Kami meminta seluruh kader Perindo di Manado, untuk memenangkan pasangan Prof Paula dan Dr Harley,” kata Safril Nasution kepada wartawan usai penyerahan SK.

Diketahui Surat Keputusan DPP Partai Perindo Nomor 050-SR/DPP-PARTAI PERINDO/VI/2020 tentang Persetujuan Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota yang ditandatangani oleh Ketua Umum, Hary Tanoesoedibjo dan Sekretaris Jenderal, Ahmad Rafiq, tertanggal 22 Juni 2020. (*/aldi)

Kemenkes RI gandeng TP-PKK jadi motor memutus mata rantai Covid-19 di Manado

manado
Walikota Manado GS Vicky Lumentut didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan dr Marini Kapojos

manadoterkini.com, MANADO – Gerakan Perempuan Memutus Mata Rantai Covid-19 di Manado disambut baik Walikota GS Vicky Lumentut. Pasalnya, sektor ekonomi yang bergantung pada kepatuhan dan kesiapan masyarakat menjalani protokol kesehatan.

“Bayangkan jika dalam era adaptasi kebiasan baru ini masyarakat tidak patuh dan tidak siap dengan protokol kesehatan, maka tempat-tempat usaha yang baru dibuka tiba-tiba akan ditutup kembali karena tersebarnya kembali infeksi virus Covid-19 ini, bagaimana bisa pulih. Bisa jadi kondisinya lebih buruk dari serangan pandemi pertama di Indonesia,” ujar Walikota GSVL saat menerima menerima kunjungan Staf Khusus Menteri Kesehatan RI bidang peningkatan SDM Kesehatan dr. Mariya di Taman Berkat (God Bless Park), Selasa (4/8/2020),

Dampak ekonomi ini juga menurut Walikota Manado dua periode ini, dapat mempengaruhi kesehatan, menurunkan imunitas dan ujungnya mengancam nyawa. WHO mengarahkan untuk memberlakukan era adaptasi kebiasan baru di Indonesia diinisiasi oleh Presiden Jokowi.

Ia menjelaskan, normal baru maksudnya masyarakat beraktifitas namun harus beradaptasi dengan kebiasaan baru, yakni mampu menjaga jarak dengan virus, semau protokol kesehatan sudah diatur dengan jelas agar ketika beraktifitas tidak berisiko terinfeksi Covid-19.

“Saya menilai, gerakan ini sangat penting karena bukan perkara mudah merubah prilaku dan selalu menjaga imunitas, apalagi siap menyediakan masker setiap hari ketika keluar rumah, sehingga setiap keluarga harus diberikan edukasi yang membuat setiap keluarga paham dan bisa mewujudkan ini semua,” ujar Wali Kota G.S Vicky Lumentut.

manado
Walikota GS VIcky Lumentut bersama tim Kemenkes RI di God Bless Park

dr Mariya Mubarika yang menginisiasi Gerakan Perempuan Memutus Mata Rantai Covid-19 di beberapa kota di Indonesia antaranya Surabaya, Kota Malang, dan Kabupaten Malang, kini hadir di Kota Manado. “Untuk penerapan gerakan yang sudah di-launching di Kebumen pada 1 Juni 2020 tersebut di Kota Manado,” kata dr Mariya.

Lanjutnya, saat ini kunci pemulihan ekonomi rakyat terletak di kepatuhan dan kesiapan masyarakat menjalani protokol kesehatan dalam normal baru. Di mana gerakan yang diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan ini, akan bekerja sama dengan TP PKK Kota Manado, sampai ke tingkat kecamatan, kelurahan dan lingkungan.

“Edukasi akan dimulai di lingkungan keluarga, sehingga melalui sosok ibu sangat dibutuhkan untuk menasehati keluarganya dan menjelaskan yang benar agar patuh terhadap protokol kesehatan, jika ada penularan itu artinya ada protokol yang dilanggar, karena protokol kesehatan itu dasarnya adalah science dan sudah di uji coba,”ujar dr. Mariya.

“Ibu juga harus mampu menyiapkan masker buat suami dan anak-anak nya ketika keluar rumah. Ini juga akan meningkatkan kepatuhan, jika semua anggota keluarga sebelum keluar rumah sudah disiapkan masker oleh ibunya, pasti patuh Karena ibu punya kekuatan untuk diikuti,”sambungnya.

Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Subdit Lingkungan Kerja Tasripin, SKM, MKM , Direktorat Kesehatan Kerja dan Olahraga Joy Gabriel, S.S.I – Tenaga Ahli BigData Kemkes Wahyu Sekar H., SKM – Staf TU Menkes, Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Manado drg. Sanil Marentek dan Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Manado dr. Marini Kapojos. (*/malz)

Bersama TNI/Polri tangani Covid-19, Walikota GSVL ajak masyarakat cerdas terapkan 3M

Walikota Manado GS Vicky Lumentut memimpin apel Tim Edukasi dan Promosi Kesehatan Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan covid-19, di Tugu Lilin kompleks Marina Pelabuhan Manado, Selasa (04/08/2020).

manadoterkini.com, MANADO – Upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 telah dilakukan Pemkot Manado kurang lebih 4 bulan ini. Untuk itu, Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA, dalam setiap kesempatan mengajak semua stakeholder bersama-sama bergandengan tangan dengan seluruh lapisan masyarakat Kota Manado memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kita dapat melewati masa Adaptasi Kebiasaan Baru dengan cerdas, yaitu 3M : dengan cerdas Menjaga Jarak, dengan cerdas Memakai Masker, dan dengan cerdas Mencuci tangan dengan sambil tetap berdoa semoga akal budi, hikmat, dan kebijaksanaan selalu menjadi bagian dalam upaya memutus mata rantai Covid 19 khususnya di Kata Manado dan Daerah Sulawesi Utara pada umumnya,” ujar Walikota GSVL pada apel Tim Edukasi dan Promosi Kesehatan Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan covid-19, di Tugu Lilin kompleks Marina Pelabuhan Manado, Selasa (04/08/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Walikota GSVL menuturkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid – 19 Kota Manado pada hari ini 4 Agustus 2020 Kota Manado akan memberikan infomasi perkembangan Covid 19 di Kota Manado. Adapun sampai hari ini jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid 19 di Kota Manado 1424 kasus, dirawat 704, sembuh 643 orang, meninggal 77 orang.

manado“Sampai pada saat ini Kota Manado masih berada dalam Zona merah (skore1,78). Berdasarkan skor tersebut maka Kota Manado berada dalam Zona Resiko Tinggi,” kata Walikota kembali.

Walikota pun mengingatkan kepada masyarakat ketika terpaksa harus berartivitas di luar rumah, hindarilah keramaian kerumunan, tetap menjaga jarak 1 sampai 2 meter dengan orang Iain.

“Jika urusan sudah selesai, segera kembali ke rumah, Iangsung mandi dan mencuci pakaian yang kita pakai, baru kita bisa bercengkerama dengan anggota keluarga kita. Marilah kita jaga diri kita dan keluarga kita juga dengan mematuhi ajakan pemerintah fasilitas umum yang mana sudah atur dalam – KEPMENKES RI NO. 328/2020 Tentang Panduan Pencegahan dan Pengendallan Covid-19 ditempat kerja Perkantoran dan Industri dalam mendukung keberlangsungan usaha pada situasi pandemic serta peraturan Gubernur Sulaesi Utara. Nomor : 44 Tahun 2020 tentang pedoman adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman di provinsi Sulawesi Utara,” terang Walikota dua periode tersebut.

Termasuk didalamnya bentuk implementasi sektor yang harus kita Iakukan yakni : Melakukan Testing yang Intensif, Menelusuri Kontak Kasus Positif, Suspek dan KERT (Kontak Erat Resiko Tinggi), Masyarakat harus selalu berada dl rumah, Pertemuan publik tidak diperbolehkan dan tempat- tempat umum (publik/keramaian) ditutup. alias nembole Jaba kumpul, Aktivitas bisnis ditutup kecuali untuk keperluan esensial seperti farmasi, supermarket bahan pokok, klinik dan stasiun bahan bakar, Fasilitas Kesehatan di prioritaskan, Fasilitas Pendidikan ditutup dan dilakukan dengan PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh).

“Jangan lupa kita berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa segala upaya preventif atau pencegahan yang telah torang kerjakan bersama dengan kesungguhan hati agar pandemi ini cepat berakhir. Semoga kita semua diberikan kesehatan dan kekuatan dari Tuhan Yang Maha Esa. Salam sehat pa torang semua , “ tutup Walikota.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Forkopimda Kota Manado, bersama jajaran pejabat dilingkungan pemerintahan kota Manado dan undangan. (*/aldi)

Terima Dana Lansia, Ini Kata Oma Meyti untuk Walikota Manado

dana lansia
Oma Meyti penerima dana lansia di Kel Titiwungen Utara

manadoterkini.com, MANADO – Program cerdas Walikota GS Vicky Lumentut sangat menyentuh kehidupan warga Kota Manado. Terbukti program dana bantuan lansia (lanjut usia) sangat bermafaat dan membantu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga Kota Manado.

Hal itu diakui Oma Meyti Kaogow, warga Kelurahan Titiwungen Utara, Kecamatan Sario. Menurutnya, di masa-masa sulit, ditengah pandemic covid-19, mereka sangat terbantu dengan adanya dana lansia ini.

“Bantuan dana Lansia ini, memang membantu pa torang for mo tambah-tambah bablanja torang pe kebutuhan hidop hari-hari,” ujar Oma Meyti, di Kantor Kecamatan Sario,  Selasa (04/08/2020).

Tidak heran, Oma yang berusia 71 tahun ini sangat berterima kasih kepada Walikota GS Vicky Lumentut (GSVL) yang telah menjadikan Dana Lansia sebagai program unggulan di Pemkot Manado.

“Bangga bisa memiliki pemimpin Kota Manado seperti Pak Walikota Vicky Lumentut yang sangat peduli dengan kesejahteraan warganya, termasuk para Lansia.

“Terima kasih Banyak Pak Walikota Vicky Lumentut, yang mau perhatikan torang so usia lanjut dengan bantuan dana Lansia ini. Tuhan memberkati Pak Walikota Vicky Lumentut dan keluarga, serta dalam tugas sebagai pemimpin kota manado,”ujar Oma Meyti.

Diketahui, Walikota GSVL dalam setiap kesempatannya selalu mengingatkan kepada Camat, Lurah dan Kepala Lingkungan untuk mendata semua warga Lansia yang ada di kota manado dan jangan sampai ada warga Lansia yang tidak terdata. Sehingga para Lansia di kota manado, boleh mendapatkan bantuan dana Lansia. (*/aldi)

Dana Lansia, Camat Sario tindaklanjuti instruksi Walikota Manado

penyaluran dana lansia
Staf BRI didampingi Lurah Titiwungen Utara, Maksy Tumanduk menemui lansia di Titiwungen Utara dan menyerahkan bansos secara langsung kepada Ibu Maritje Musung-Nelwan yang sakit di rumahnya, Selasa (04/08/2020)

manadoterkini.com, MANADO – Program cerdas Walikota GS Vicky Lumentut, bantuan dana lanjut usia (Lansia) sementara disalurkan Pemkot Manado, di 11 Kecamatan. Seperti yang kini dilakukan di Kecamatan Sario.

Camat Hendry Lasut mengatakan di Kecamatan Sario sebanyak 2572 warga penerima bantuan dana lansia. Dan pihaknya telah membagi jadwal per Kelurahan.

“Ini salah satu program cerdas Walikota GS Vicky Lumentut. Agar tidak banyak warga Lansia yang antri menunggu giliran, penyaluran tetap mengutamakan protokol kesehatan. Makanya kita atur jadwal per kelurahan dan dilakukan di kantor Camat,” ujar mantan Sekcam Wanea tersebut, Selasa (04/08/2020).

Untuk lansia yang sakit, Lasut menuturkan tidak perlu datang ke kantor Camat mengatri, namun akan didatangi oleh tim penyalur dana bantuan social yakni pihak Kelurahan dan BRI. Karena sesua petunjuk Pak Walikota G.S Vicky Lumentut, jika ada warga Lansia yang sakit pelayanannya harus dilakukan di rumah.

“Warga Lansia yang sakit tetap kami layani. Tetapi di rumah Lansia penerima bantuan. Mereka tidak dipaksakan untuk antri di Kantor Camat. Nanti ada Lurah setempat dan staf BRI, yang akan memberikan pelayanan di rumah Lansia yang sakit penerima bantuan dana lansia,”ujar Camat Handry Lasut didampingi Sekretaris Kecamatan, Franky Mantis.

Diketahui, untuk penyaluran dana Lansia hari ini, Selasa 04 Agustus 2020, giliran warga Lansia yang tinggal di Kelurahan Titiwungen Utara.(aldi)

Tim GODAS for JPAR kembali salurkan hewan Qurban di Kecamatan Wenang dan Singkil

godas
Suasana pemotongan hewan Qurban oleh Tim GODAS di Kecamatan Singkil

manadoterkini.com, MANADO – Masih dalam rangkaian Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah, komunitas yang tergabung dalam Tim Godas for JPAR kembali menyalurkan 2 ekor sapi sebagai hewan Qurban di Kecamatan Singkil dan Kecamatan Wenang, Sabtu (1/08/2020).

Penyalurkan hewan Qurban diserahkan langsung Yoppy Mandahari selaku Ketua Tim Godas for JPAR mewakili Pembina Tim GODAS, Julyeta PA Runtuwene (JPAR), kepada jemaah masjid yang diwakili Ustad Adi Misalah.

“Terima kasih kepada Tim godas, khususnya Ibu JPAR dan Keluarga Lumentut-Runtuwene atas bantuan hewan kurban ini. Hewan kurban berupa dua ekor sapi akan dibagikan kepada jemaah sebagai ungkapan syukur di hari Idul Adha ini,” ujar Ustad Adi.

Ustad Adi berharap, apa yang direncanakan JPAR bersama Harley ab Mangindaan (Ai) kedepan, termasuk dalam kontestasi Pilkada Manado tahun 2020, akan diridohi Allah SWT.

“Kami sudah paham. Semoga apa yang direncanakan JPAR-Ai dan keluarga kedepan dilapangkan jalan oleh Tuhan yang Maha Kuasa,” ujar Ustad Adi.

godas
Suasana pembangian hewan Qurban di Sekretariat Tim Gogas, seputaran Shopping Center

Sementara itu, Bang Ipoy sapaan familiar Ketua Tim GODAS kepada sejumlah wartawan menuturkan hewan kurban ini adalah bentuk silaturahmi JPAR dan keluarga dalam perayaan Idul Adha 1441 H ini.

“Salam hormat ibu JPAR kepada semua umat Islam di Kota Manado, semog tali silaturahmi tetap berjalan hingga hari-hari kedepannya,” ucap Bang Ipoy sembari menyebutkan penyaluran qurban di Kecamatan Wenang tepatnya di shopping center, Pusat Kota Manado.

Dalam kesempatan tersebut, Bang Ipoy tidak lupa menyampaikan pesan Ibu JPAR yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama umat beragama di kota manado.

“Semoga menjadi berkah bagi Torang samua. Salam dari Ibu JPAR untuk warga Singkil. Selamat Idul Adha 1441 hijriah. Salam PAHAM for Torang Samua,” imbuhnya.

Untuk diketahui Jumat (31/7/2020) kemarin Tim Godas for JPAR telah menyerahkan 1 ekor sapi untuk disalurkan kepada Jemaah di Mesjid Albayyinah, Kelurahan Malalayang Satu Timur. (aldi)

 

Jiwa Sosial Tim Godas for JPAR di Idul Adha 1441 Hijriah

manadoterkini.com, MANADO – Momentum Hari Idul Adha 1441 Hijriah mengelitik Tim Godas yang diketuai Yoppy Mandahari, dengan menyerahkan satu ekor sapi kepada jemaah mesjid Al-Bayyinah di Jalan Tanah Putih, Kelurahan Malalayang Satu Timur, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Jumat (31/07/2020) pagi tadi.

Penyerahan korban tersebut diserahkan langsung Bang Ipoy sapaan familiar Ketua Tim Godas for JPAR yang turut dihadiri Sheila Mangindaan Kudai yang diterima langsung Imam masjid setempat, Mahlil Makaminan.

Gayung bersambut Jemaah yang diwakili Imam Mesjid berterima kasih banyak kepada Tim GODAS, khususnya kepada pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Manado, Julyeta PA Runtuwene dan Harley AB Mangindaan (JPAR-Ai) yang telah menyerahkan hewan kurban ini.

“Atas nama pengurus dan jemaah Masjid Al-Bayyinah mengucapkan terima kasih banyak kepada Tim GODAS, khususnya kepada JPAR-Ai, atas hewan kurban ini,” ujar Imam Mahlil Makaminan.

Ia berharap, Tim GODAS bersama JPAR-Ai akan selalui diberikan kesehatan dan berkah, serta diridohi Allah SWT dalam rencana kedepan, khususnya rencana dalam perhelatan Pilkada Manado.

“Kami sudah paham dengan rencana kedepan, dan dilapangkan jalannya,” ucap Imam Mahlil Makaminan.(aldi)

 

Transparansikan Pengelolaan Keuangan, Walikota GSVL Publikasikan LKPD T.A 2019 Pasca Audit-LHP BPK-RI

manadomanadoterkini.com, MANADO – Hadirnya Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik memberikan angin segar bagi penyelenggaran good government dan clean governance serta mehadirkan prinsip open government yang pada akhirnya dapat mendorong partisipasi publik.

Dalam UU 14/2008 terdapat 4 klasifikasi informasi yang wajib disampaikan oleh badan publik yaitu seluruh organisasi yang menerima APBN/APBD termasuk di dalamnya pemerintah daerah sebagai pengelola APBD, yaitu : informasi yang wajib tersedia setiap saat, informasi yang disampaikan secara berkala, informasi serta merta, dan informasi yang dikecualikan.

Dalam pasal 9 UU 14/2008 diatur tentang kategori informasi publik yang wajib disampaikan secara berkala, yaitu :

  1. informasi yang berkaitan dengan Badan Publik;
  2. informasi mengenai kegiatan dan kinerja Badan Publik terkait;
  3. informasi mengenai laporan keuangan; dan/atau
  4. informasi lain yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.

 

Untuk memenuhi ketentuan tersebut, maka setelah memberikan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran Pemerintah Kota Manado kepada Badan Pemeriksa Keuangan untuk diaudit baik Sistem Pengendalian Internal maupun Standar Akuntansi Pemerintahannya pada 11 Maret 2020 dan setelah menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2019 dengan Opini Wajar Tanpa Pengecualian, maka secara resmi Walikota Manado, G. S. Vicky Lumentut mengumumkan secara terbuka pengelolaan keuangan yang telah diaudit kepada publik.

LKPD ini sendiri berisi Realisasi Anggaran, Neraca, Laporan Operasional, Laporan Arus Kas, Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Laporan Perubahan Ekuitas, dan Catatan atas Laporan Keuangan.

Walikota Manado, G.S. Vicky Lumentut saat dikonfirmasi usai melaksanakan kegiatan Manado Bakobong di Kelurahan Winangun Rabu 29/07/2020 menjelaskan bahwa pengumuman dan penyampaian informasi ini merupakan bentuk pertanggungjawaban atas pengelolaan keuangan daerah.

“Sejak awal pemerintahan sampai hari ini, saya selalu menekankan kepada seluruh jajaran Pemkot Manado untuk melaksanakan prinsip open government. Tidak ada kebijakan yang kami tutup-tutupi. Sejak Februari 2017 torang so punya Cerdas Command Center sebagai tempat masyarakat memberikan informasi, pengaduan, tentang pelayanan publik, di dalamnya ada Call Center Manado Siaga 112. Apalagi dalam undang-undang sudah diatur, masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan informasi secara terbuka tentang pengelolaan sumber daya yang dilaksanakan oleh pemerintah termasuk di dalamnya pengelolaan keuangan daerah,” jelas Walikota GSVL.

Sementara itu Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Manado, Jonli Tamaka, S.E. memberikan komentar singkat terkait hal tersebut.

“Atas instruksi dan petunjuk Pak Walikota, maka LKPD Kota Manado Tahun Anggaran 2019 kami sampaikan secara terbuka kepada publik. Selain untuk memenuhi ketentuan tentang informasi publik, dalam PP Nomor 71/2010 tentang Standar Akuntansi Publik, maka Pemerintah Daerah memiliki kewajiban untuk melaporkan upaya-upaya yang telah dicapai dalam pelaksanaan akuntabilitas dan transparansi,” terang Otta. (*/mlz)

Ini LKPD Pemerintah Kota Manado Tahun 2019

manadomanadomanadomanadomanadomanado

Pemkot Manado sebarluaskan informasi atas LKPD 2019

manadomanadoterkini.com, MANADO – Amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008, tentang kebijakan keterbukaan informasi public sudah menjadi komitmen Pemkot Manado. Untuk itu Walikota GS Vicky Lumentut, tidak bosan-bosan mengingatkan aparatnya dalam penyelenggaraan pemerintahan yang baik (Good Governance) yang transparan, efektif dan efisien, akuntabel serta dapat dipertanggungjawabkan.

“Pemkot Manado berkewajiban untuk menyebarluaskan informasi atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah tahun 2019 yang telah mendapatkan Opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Sulawesi Utara kepada seluruh pemangku kepentingan yang ada di ibukota provinsi Sulawesi Utara ini,” ujar Walikota GS Vicky Lumentut melalui Kabag Humas Pemkot Manado Sonny Takumansang.

Ditambahkan Walikota, Pemkot Manado menyelesaikan tanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Sulut.

Sebagaimana tertuang lewat Surat BPK RI, Sesuai UU no 15 tahun 2004 tentang pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara dan UU no 15 tahun 2006 tentang BPK.

“Dengan ini Pemkot Manado telah merampungkan laporan keuangan daerah kepada BPK,” kata Walikota GS Vicky Lumentut.

Sebutnya, merupakan tanggung jawab BPK untuk menyatakan suatu opini atas laporan keuangan suatu pemerintah daerah berdasarkan Rangkaian pemeriksaan.

“Untuk memperoleh keyakinan yang memadai terkait opini kewajaran laporan keuangan tersebut, BPK harus melakukan pemeriksaan terhadap sistem pengendalian intern dan kepatuhan terhadap perudang-undangan,” ujar Walikota kembali. (*/mlz)