Tol Laut di Kebupaten Kepulauan Sangihe Meningkat Tajam

manadoterkini.com, TAHUNA – Setiap tahun pemanfaatan program pemerintah pusat tol laut semakin terasa. Diawali dengan kebutuhan pokok yang langsung didatangkan dari pulau jawa sampai dengan penggunaan jasa pengiriman barang via konteiner.

Begitu juga dengan Kabupaten Kepulauan  Sangihe yang  saat ini dilayani oleh beberapa kapal pengangkut konteiner yang bertuliskan tol laut ini, sangat dirasakan manfaatnya oleh pengusaha, pedagang maupun masyrakat biasa, mulai dari harga maupun ketersediaan termasuk juga muatan balik dari  Sangihe.

Demikian ungkap Kepala Dinas perindustrian Perdagangan  Ir Felix Gaghaube MSi melalui Kepala Bidang perdagangan Fera Massora ST saat dikonfirmasi media ini.

“Dari data yang ada pada  kami  , tahun 2019 lalu sampai dengan Bulan Desember akhir tahun tercatat hanya 142 konteiner muatan balik ,sedangkan pada tahun 2020, baru bulan juni pertengahan tahun sudah ada 172  konteiner muatan balik, kemungkinan sampai akhir Tahun akan terus bertambah,” ujar Massora,

Lanjut dikatakanya, dari data dan pantauan pihaknya terjadi peningkatan yang signifikan di tahun 2020  dibanding tahun sebelumnya dengan  jasa pengiriman barang lewat tol laut yang digunakan oleh pengusaha di kabupaten kepulauan sangihe.

Untuk diketahui tahun 2018 lalu Kabupaten Kepulauan Sangihe mendapatkan penghargaan dari menteri perdagangan sebagai pengelolahan tol laut terbaik tingkat nasional. (Vic)

PLN Tahuna Disorot Pelanggan

manadoterkini.com,  TAHUNA – Pemadaman listrik terlalu lama oleh PLN Tahuna disorot berbagai kalangan. Warga pun meminta agar pemadaman yang dilakukan harus di siang hari atau subuh agar aktifitas warga tak terganggu.

“Kinerja seperti ini patut dipertanyakan, sangat mengganggu, dan wajar kalau padam 1 atau 2 jam, tapi kalau lebih dari itu entah bagaimana lagi, pasti dikeluhkan masyarakat, “beber Jansen T warga Tahuna. Baru baru ini.

Kepada wartawan dirinya minta pihak PLN segera berbenah diri. “Ini kritik membangun agar kedepan lebih baik lagi dalam pelayanan, silahkan dikoreksi lagi, agar kedepan semua pihak tidak ada yang merasa dirugikan, semua saling mendukung,  “tambahnya.

Sementara pihak PLN Tahuna sendiri hingga berita ini diturunkan wartawan media ini terus melakukan upaya konfirmasi. (Vic)

Warga Minta Jalan ke Perum Pengungsi di Perhatikan

manadoterkini.com,  TAHUNA – Sampai saat ini banyak warga pengungsi merindukan adanya bantuan dari oknum kontraktor untuk akses jalan masuk ke perum pengungsi di Kelurahan Kolongan Beha kecamatan Tahuna Barat. Kabupaten Sangihe.

“kami minta oknum kontraktor pekerja proyek membantu kami warga pengungsi, disini kan ada bangunan sekolah SMA 3 dan perum ASN. namun jalannya sungguh memprihatinkan. setidaknya ada anggaran sisa hasil tender yang bisa dimanfaatkan untuk jalan ini, “beber Jansen Taidi warga Tahuna Barat kepada wartawan baru baru ini,

. Tak hanya itu Taidi minta para ASN yang saat ini tinggal berdekatan dengan perum pengungsi juga membantu menyuarakan dan memperjuangkan apa yang dirindukan untuk akses jalan. “setidaknya mereka para ASN prihatin dan jangan diam bila melihat keluhan ini, selagi kita hidup kita menabur dan kelak anak cucu kita yang akan menuai, “tutupnya didampingi sejumlah warga pengungsi. (Victor Layuk).

Demo bisu digelar warga Beha

manadoterkini.com, TAHUNA – Masyarakat Kampung Beha,  Kecamatan Tabukan Utara,  Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar demo bisu.  Aksi unik yang ditampilkan warga ini membuat membuat bingung banyak pihak sebab mereka diam tanpa anarkis.

“Aksi demo seperti ini harus jadi contoh buat masyarakat lain,” ucap Ketua DPRD Sangihe, Josephus Kakondo, saat menerima para pendemo Kamis (2/7/20).

Sementara itu Koordinator lapangan penggerak massa, Sakirman mengatakan demo bisu digelar untuk sejumlah tuntutan dari masyarakat kampung Beha yang tidak puas dengan pemerintahan kampung.

“Tiga tuntutan kami yakni bersihkan kampung Beha dari Korupsi,  kolusi dan nepotisme, kami minta kapiltalaung mundur serta segera mekarkan kampung Beha,” tegasnya.

Hal senada pula diungkapkan sejumlah pendemo,  mereka kesal karena kepemimpinan sang kepala kampung yang dinilai pilih kasih dan tak transparan.

“Kami kecewa dengan kepala kampung, banyak warga yang tidak menerima bantuan,” terang salah satu pendemo yang meminta agar pihak aparat hukum menindaklanjuti laporan yang diserahkan mereka.

Setelah menyampaikan aspirasi dan laporan di DPRD massapun bergerak menuju ke Polres dan Kantor Kejari kemudian membubarkan diri.  (Vic)

Wabup Sangihe serahkan APD untuk sopir ambulance

manadoterkini.com, TAHUNA – Wakil Bupati Sangihe, Helmud Hontong menerima sejumlah sopir ambulance di rumah dinas (rudis).  Dalam pertemuan penuh keakraban itu, Hontong memberikan Alat Perlengkapan Diri (APD) berupa baju kepada supir ambulance yang selama ini bekerja untuk kemanusiaan.

“Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian kami untuk para sopir,  mereka harus memperlengkapi diri mereka dengan baju APD agar tetap aman demi tugas mulia,  “kata Hontong.

Tak hanya itu pesannya juga agar para sopir tetap bekerja maksimal dan berjuang demi nilai-nilai luhur sambil menjaga imun dan mengikuti anjuran pemerintah.

Para sopir ambulance yang selesai menerima APD tersebut menyampaikan rasa terima kasih kepada Wabup. “Terima kasih atas perhatian ini,  kami berdoa semoga pak wabup tetap diberikan kesehatan dalam menjalankan tugas, “cetus salah satu sopir. (Vic)

Hari Ini Kasus Pertama Positif COVID-19 di Sitaro

manadoterkini.com, SULUT – Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Sulawesi Utara (Sulut) Bidang Epidemiologis dr Steven Dandel, MPH dalam jumpa pers melalui video conference mengatakan bahwa hari ini, Minggu (28/6/2020) ada ketambahan 32 pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Sulut.

Yang menarik, satu dari tiga puluh dua orang positif COVID-19 di Sulut merupakan kasus pertama yang dilaporkan berasal dari Daerah Kepulauan Siau, Tagulandang dan Biaro (Sitaro).

Lanjut Dandel yang ditemani oleh Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Sulut Bidang Kebijakan Pemerintahan Dr Jemmy Kumendong menjelaskan bahwa dengan bertambahnya 32 kasus baru ini, jumlah akumulatif pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Sulut mencapai 1.056 kasus.

Sementara pasien aktif atau yang sementara dirawat berjumlah 801 kasus

Kasus sembuh hari ini bertambah lima orang yakni kasus 502, 503, 581, 437 dan 524. Total kasus sembuh berjumlah 177.

Sementara yang dinyatakan telah meninggal dunia bertambah dua kasus yaitu kasus 268 dan 1.038. Total kasus meninggal dunia sebanyak 78, kata Dandel.

Berikut update terkini perkembangan epidemiologis COVID-19 di Sulut.

1. Kasus 1.025. Laki-laki 27 tahun asal Bitung. Pelaku perjalanan yang didetek dan di observasi di rumah singgah.

2. Kasus 1.026. Laki-laki 71 tahun asal Minahasa. Yang bersangkutan Kontak Erat Risiko Tinggi (KERT) dengan kasus 885.

3. Kasus 1.027. Perempuan 36 tahun asal Minahasa. KERT dengan kasus 885.

4. Kasus 1.028. Laki-laki 26 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah tenaga kesehatan (Nakes) di salah satu institusi kesehatan (Faskes) di Manado.

5. Kasus 1.029. Perempuan 20 tahun asal Manado. KERT dengan kasus 1.030.

6. Kasus 1.030. Perempuan 52 tahun asal Manado. Screening Dinkes Manado di Pasar.

7. Kasus 1.031. Laki-laki 28 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah Nakes di salah satu Faskes di Manado.

8. Kasus 1.032. Perempuan 75 tahun asal Manado. KERT dengan kasus 1.030.

9. Kasus 1.033. Laki-laki 45 tahun asal Manado. KERT dengan kasus 1.030.

10. Kasus 1.034. Laki-laki 66 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

11. Kasus 1.035. Perempuan 38 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah tenaga kesehatan.

12. Kasus 1.036. Perempuan 29 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah tenaga kesehatan.

13. Kasus 1.037 Perempuan 37 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah ODP juga karyawan di salah satu Faskes.

14. Kasus 1.038:. Perempuan 54 tahun asal Manado. PDP, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia pada 13 Juni 2020 dengan penyakit penyerta (Komorbid) diabetes dan hipertensi.

15. Kasus 1.039. Perempuan 25 tahun asal Kabupaten Minahasa. PDP.

16. Kasus 1.040. Laki-laki 74 tahunn asal Manado. Screening Dinkes Sulut.

17. Kasus 1.041. Laki-laki 59 tahun asal masih dalam verifikasi. PDP.

18. Kasus 1.042. Perempuan 56 tahun asal Manado. PDP.

19. Kasus 1.043. Perempuan 43 tahun asal Manado. PDP.

20. Kasus 1.044. Laki-laki 43 tahun asal Manado. PDP.

21. Kasus 1.045. Perempuan 40 tahun asal Manado. PDP.

22. Kasus 1.046. Perempuan 19 tahun asal Manado. PDP.

23. Kasus 1.047. Perempuan 31 tahun asal Manado. PDP.

24. Pasien 1.048. Perempuan 21 tahun asal Manado. PDP.

25. Kasus 1.049
Perempuan 33 tahun asal Manado. PDP.

26. Kasus 1.050 Perempuan 60 tahun asal Sitaro.

“Yang bersangkutan (Kasus 1.050) merupakan pasien pertama yang berasal dari Sitaro. Yang bersangkutan sebelumnya dirawat sebagai PDP di salah satu RS di Sulut,” jelas Dandel.

27. Kasus 1.051. Laki-laki 49 tahun asal Bitung. PDP.

28. Kasus 1.052. Perempuan 49 tahun, asal Manado. PDP.

29. Kasus 1.053. Laki-laki 68 tahun asal Bitung. PDP.

30. Kasus 1.054 Perempuan 30 tahun asal Manado. PDP.

31. Kasus 1.055. Perempuan 69 tahun asal Minsel. PDP.

32. Kasus 1.056. Laki-laki 52 tahun asal Bitung. PDP.

Dandel juga mengklarifikasi, ada dua kasus yang diumumkan kemarin, Sabtu (27/6/2020) yakni kasus 974 setelah dilakukan verifikasi, ternyata yang bersangkutan asalnya dari Bitung bukan Manado.

Kedua adalah kasus dengan nomor 1.017, ternyata juga bukan berasal dari Manado, tapi berasal dari Minahasa Utara. (Rizath)

Sondakh Serahkan Bantuam Secara Simbolis

manadoterkini.com,  TAHUNA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sangihe, menyerahkan bantuan Covid-19 kepada sejumlah pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Ranting di Kantor Sekretariat.

Selain penyerahan bantuan yang dimaksud ini juga dalam rangka memperingati bulan Bung Karno. “bantuan kami serahkan secara simbolis kepada para pengurus PAC dan ranting Tahuna barat, yang terdampak Covid-19, juga dalam rangka memperingati bulan Bung Karno, “singkat Sekertaris DPC PDIP Sangihe, Ferdy Sondakh SE kepada media ini, Jumat (26/6/20).

Kegiatan yang berlangsung penuh dengan keakraban ini turut disaksikan oleh sejumlah pengurus DPC, PAC dan ranting PDIP. (Victor Layuk)

Agent KM Barcelona Terus Utamakan Pelayanan

manadoterkini.com, TAHUNA – Meski diterpa issu miring terkait dengan anak buah kapal seperti yang diberitakan media massa beberapa waktu lalu, akhirnya pihak management kapal KM Barcelona perwakilan Tahuna pun angkat bicara. Menurutnya saat ini kapal dijamin steril namun masih kerap dijuluki yang aneh-aneh oleh warga.

“Tak mungkin kami memberangkatkan kapal yang belum disterilkan, baik tiba maupun berangkat mau itu di Manado atau di Tahuna, dan kami tau kalau ada oknum oknum yang tak ingin tersaingi oleh perusahaan kami,”bebernya.

Sementara sejumlah warga mengaku sangat terbantu. “Pelayanan di KM Barcelona sangat baik, mereka ramah dan sanggup menjawab kerinduan kaum kecil seperti kami ini, sedang yang lain tidak, Kami minta pihak pemilik kapal tetap bertahan dan beroperasi karena kami sangat butuh,” ungkap Warsi Pago warga Tahuna. Pihak management KM Barcelona juga berjanji akan terus melayani warga dengan penuh kasih. (Victor Layuk)

Walau Masuk Zona Hijau, Sekolah di Sitaro Tetap Belum Difungsikan

sitaromanadoterkini.com, SULUT – Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw menegaskan meskipun saat ini Kabupaten Kepulauan Siau, Tagulandang dan Biaro (Sitaro) tidak memiliki kasus terkonfirmasi positif COVID-19, namun pemerintah belum mengijinkan sekolah dan rumah ibadah difungsikan.

“Sitaro kasus COVID-19 sampai saat ini nol, Kesadaran masyarakat sangat tinggi. Walau masuk zona hijau, sekolah dan rumah ibadah tetap belum difungsikan,” tegas Steven Kandouw.

Sitaro sendiri hingga saat ini, Sabtu (6/6/2020) tidak memiliki satu kasuspun terkonfirmasi positif COVID-19.

“Sitaro kasus COVID-19 sampai saat ini nol, (karena) Kesadaran masyarakat sangat tinggi soal sosial dan phsycal distancing dan sangat ketat,” tegas Steven Kandouw usai mengunjungi Sitaro. (Rizath)

sitaromanadoterkini.com, SULUT – Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw menegaskan saat ini Kabupaten Kepulauan Siau, Tagulandang dan Biaro (Sitaro) patut menjadi contoh bagi daerah lainnya dalam menghadapi wabah virus Corona (COVID-19).

Dimana Sitaro hingga saat ini, Sabtu (6/6/2020) tidak memiliki satu kasuspun terkonfirmasi positif COVID-19.

“Sitaro kasus COVID-19 sampai saat ini nol, (karena) Kesadaran masyarakat sangat tinggi soal sosial dan phsycal distancing dan sangat ketat,” tegas Steven Kandouw.

sitaroLanjut Kandouw, di Sitaro, pemakaian masker baik pemerintah maupun masyarakat sangat masif dilakukan.

Pengawasan kesehatan kesehatan disana juga berbasis masyarakat.

“Yang lebih istimewa, Pemkab Sitaro menyiapkan Rumah Singgah yang representatif,” jelas Steven Kandouw. (Rizath)