Berita PilihanHukum dan Kriminal

Jacob Pattipeilohy Kajati Sulut, Diduga Banyak Kasus “Ngendap”, Ini Harapan Aktivis Antirasuah Iwan Aloisius Moniaga

×

Jacob Pattipeilohy Kajati Sulut, Diduga Banyak Kasus “Ngendap”, Ini Harapan Aktivis Antirasuah Iwan Aloisius Moniaga

Sebarkan artikel ini

manadoterkini.com, MANADO – Sinyal tegas terkait pemberantasan korupsi di daerah Nyiur Melambai menjadi harapan baru bagi aktivis anti rasua Iwan Aloisius Moniaga.

Dengan ditunjuknya Jacob Hendrik Pattipeilohy SH MH sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara (Sulut) oleh Kejaksaan Agung bukan hanya rotasi jabatan semata malainkan babak baru memperkuat integritas dan komitmen penegakan hukum di daerah ini.

Salah satu poin dari astacita Presiden Prabowo adalah pemberantasan korupsi. Untuk itu, kehadiran Jacob menjadi momentum penting atas kepercayaan publik kepada lembaga penegak hukum.

“Angin segar langkah penegakan hukum di Sulut diharapkan mampu menyolidkan aparat. Kehadiran Jacob diharapkan mampu menindaklanjuti laporan yang mengendap selama ini, ” ujarnya.

Sebagaimana penegasan Jaksa Agung RI ST Burhanuddin, dari tujuh perintah untuk jajaran Agung menitik beratkan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden, lebih khusus pemulihan kerugian negara.

Lanjut eks Presidium GMNI, semangat pengelolaan tata pemerintahan bersih sejalan  dengan kebijakan Presiden Prabowo bisa diwujudkan.

“Kami berharap Kajati baru bisa menuntaskan kasus-kasus strategis yang tengah ditangani. Penegakan hukum jangan hanya slogan, namun harus bergerak bersama antara masyarakat dan aparat,” tegasnya.

Pemberhentian dan pengangkatan pejabat struktural di lingkungan Kejaksaan, ditetapkan lewat keputusan Jaksa Agung RI Nomor 854 Tahun 2025

Rotasi Jacob sebagai bagian dari penyegaran bersama puluhan pejabat lainnya. (**)