Kotamobagu

Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib Buka Kegiatan Ilmiah Simposium PERDOSKI Cabang Manado

×

Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib Buka Kegiatan Ilmiah Simposium PERDOSKI Cabang Manado

Sebarkan artikel ini

manadoterkini.com, KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib membuka kegiatan Ilmiah Simposium yang dilaksanakan Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) Cabang Manado, di Hotel Sutanraja Kotamobagu, Minggu 19 Oktober 2025, Pagi.

Kegiatan ilmiah Simposium kali ini bertemakan “Kotamobagu Dermatovenereology Aesthetic Update 2025, The Impact of Skin Diseases”.
Yang diikuti dokter spesialis, PPDS, dan dokter umum se- Bolaang Mongondow Raya (BMR).

Dalam sambutannya, Wali Kota memberikan apresiasinya kepada PERDOSKI Manado yang telah melaksanakan kegiatan ilmiah Simposium di Kotamobagu.

“Sebagai pemerintah saya memberikan apresiasi kepada PERDOSKI cabang Manado, yang telah melaksanakan kegiatan simpisium di Kotamobagu. kegiatan ilmiah kali ini sangat bermanfaat terutama bagi dokter-dokter yang menangani penyakit kulit dan kelamin yang ada di Kotamobagu dan BMR,” terang Wali Kota.

Ia menambahkan, sebagai dokter perlu dilaksanakan kegiatan-kegiatan ilmiah, sebagai upaya untuk menambah wawasan serta ilmu pengetahuan terutama berkaitan penyakit kulit dan kelamin.

Hal yang sama juga disampaikan dr Reymond Sondakh selaku Ketua PERDOSKI Cabang Manado, bahwa banyaknya hal hal baru yang ditemukan terkait penyakit kulit dan kelamin saat ini, sehingga perlu diketahu oleh para dokter yang menangani penyakit ini.

“Saat ini banyak hal hal baru yang ditemukan berkaitan dengan penyakit kulit dan kelamin, sehingga ini perlu diketahui oleh para dokter yang kusus menangani masalah penyakit kulit dan kelamin, Simposium kali ini tujuannya adalah itu,” terangnya.

Ia menambahkan kegiatan ini sekaligus menyosialisasikan terkait jenis-jenis penyakit kulit kepada masyarakat.

Ia mengatakan penyakit kulit ini, tidak bisa diremehkan dan dibiarkan, harus ada penanganan dari dokter terutama dokter spesialis.

Kegiatan Simposium kali ini dilaksanakan selama dua hari dan menghadirkan pemateri pemateri yang profesional dan ahli dibidang penyakit kulit dan kelamin. (**)