Edukasi dan ReligiManado

Stafsus Menag Tegaskan Komitmen Ajaran Cinta Kasih di Perayaan Natal Kawanua

×

Stafsus Menag Tegaskan Komitmen Ajaran Cinta Kasih di Perayaan Natal Kawanua

Sebarkan artikel ini

manadoterkini.com, JAKARTA – Semangat Natal dan nilai-nilai luhur budaya masyarakat Manado sejalan dengan visi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan harmoni di tengah keberagaman bangsa. Demikian penegasan Staf Khusus Menteri Agama Republik Indonesia, Gugun Gumilar, saat menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam Perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) yang digelar di Jakarta, Minggu 01 Pebruari 2026.

Kegiatan ini diikuti sekitar tiga ribu jemaat dan dipimpin Ketua Panitia Fernando Rorimpandey serta Bendahara Erwin Karouw, dengan konsep ibadah teatrikal naratif yang memadukan refleksi iman dan kekayaan budaya Kawanua.

Menurut Gugun, Presiden Prabowo menempatkan persatuan nasional dan kerukunan antarumat beragama sebagai kekuatan utama dalam membangun Indonesia.

“Nilai Si Tou Timou Tumou Tou mencerminkan jati diri bangsa yang saling menghormati, saling menguatkan, dan hidup berdampingan secara damai,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan komitmen Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dalam mengarusutamakan ajaran cinta kasih sebagai fondasi kehidupan beragama, berbangsa, dan bernegara.

“Visi Kementerian Agama adalah membangun kehidupan beragama yang rukun, toleran, dan berkeadaban. Perayaan Natal dan Tahun Baru ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat dialog lintas iman dan solidaritas sosial,” tambahnya.

Perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 KKK berada di bawah kepemimpinan Ketua Umum DPP KKK Angelica Tengker yang secara konsisten mendorong peran warga Kawanua dalam menjaga nilai kebangsaan serta berkontribusi positif bagi Indonesia dan dunia.

Gugun mengapresiasi keluarga besar Kawanua yang terus menjadi teladan dalam merawat kebhinekaan dan memperkuat persaudaraan lintas suku, agama, dan budaya.

“Perayaan ini diharapkan menjadi momentum refleksi dan penguatan komitmen bersama untuk menjaga Indonesia sebagai rumah besar yang damai dan harmonis bagi seluruh umat beragama,” tuturnya.

Sambutan juga disampaikan Letjen TNI (Purn.) Glenny H. Kairupan yang mewakili para tua-tua Kawanua. Ia menekankan pentingnya motivasi, inovasi, serta peran generasi muda Kawanua sebagai agen perubahan tanpa meninggalkan nilai budaya dan iman.

Sementara Ketua Umum KKK Angelica Tengker dalam sambutannya mengatakan Perayaan Kunci Taon bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi merupakan manifestasi nilai Si Tou Timou Tumou Tou.

“Melalui kebersamaan ini, kita memperkokoh fondasi kekeluargaan warga Kawanua di perantauan agar tetap solid, saling menopang, dan menjadi berkat bagi sesama,” ujarnya.

Ketua Panitia Fernando Rorimpandey menambahkan, rangkaian kegiatan dimulai dari aksi berbagi kasih di Panti Asuhan Agape hingga puncak ibadah teatrikal yang dipadukan dengan pertunjukan budaya dan ditutup ramah tamah keluarga besar Kawanua.

Sejumlah tokoh nasional dan Kawanua turut hadir, di antaranya Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, Dewan Kehormatan DPP KKK Letjen TNI (Hor Purn.) Glenny Kairupan yang juga Direktur Utama Garuda Indonesia, Ketua Dewan Kehormatan Theo L. Sambuaga, serta tokoh lainnya seperti Letjen TNI (Purn.) Johny Lumintang, Mayjen TNI (Purn.) Ivan Pelealu, Mayjen TNI Rano Tilaar, Marsda TNI Jorry Kolay, Irjen Pol (Purn.) Ronny F. Sompie, Irjen Pol Tommy Watuliu, dan Brigjen Pol Christ Reinhard Pusung. (***/ald)