Berita PilihanManado

Mencuat, Dugaan Korupsi 4 Miliar di Dinas Kesehatan Manado

×

Mencuat, Dugaan Korupsi 4 Miliar di Dinas Kesehatan Manado

Sebarkan artikel ini

manadoterkini.com, MANADO – Bau hamis menyengat di awal Tahun 2026. Dugaan korupsi Rp 4 Miliar di Dinas Kesehatan Kota Manado, tercium pegiat anti rasuah Sulawesi Utara Iwan Aloisius Moniaga.

“Saya sudah kantongi dokumen dugaan kerugian negara. Dugaan korupsi ini bersumber dari proyek APBD tahun 2025,” ujar pengiat antirasua Iwan Aloysius Moniaga, Rabu (4/02/2026).

Mantan Presidium GMNI ini, menuturkan sementara melakukan kajian terhadap dokumen tersebut untuk dilaporkan kepada Aparat Penegak Hukum (APH).

“Dokumennya sedang diteliti untuk segera di laporkan ke APH,” tegas Moniaga.

Moniaga kemudian membocorkan sedikit kejanggalan atas tata Kelola Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Kesehatan Kota Manado yakni Perencanaan dan Persiapan yang belum memadai.

“Tahapan perencanaan ini diduga tidak membuat dokumen indentifikasi kebutuhan. Tidak membuat dokumen penetapan kebutuhan barang dan jasa. Tidak membuat dokumen penetapan rencana jadwal pengadaan. PA/KPA tidak membuat dokumen terkait tiga point itu. Bahkan penyedia tidak sesuai ketentuan dan terjadinya fraud. Jadi ada indikasi pengaturan penyedia,” kata Iwan.

Permasalahan ini kata Moniaga sangat jelas tidak sesuai dengan Peraturan Presiden nomor 16 tahun 2018 tentang pengadaan barang dan jasa dan Peraturan Presiden nomor 12 tahun 2021 yakni perubahannya.

Parahnya lagi, kata Moniaga tidak adanya dokumen pengunaan produk dalam negeri. Dari dua kontrak yakni pembangunan baru laboratorium dan pembangunan baru puskesmas pembantu ditemukan PA dan PPK tidak membuat dokumen perencanaan.

“Dua kontrak tersebut tidak melampirkan nilai TKDN atas PDN yang digunakan pada pelaksanaan pekerjaan sehingga harus dikenakan pinalti 15 persen dari nilai kontrak sebesar Rp 2,8 Miliar, ” pungkas Moniaga.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado, Bobi Kereh, S.H., M.Si, ketika hendak akan dikonfirmasi terkait hal ini di kantor tidak berada di tempat. “Bapak sedang kaluar,” ujar salah satu staf Dinkes Manado. (***)

 

(ald)