Berita PilihanEkonomi dan Bisnis

Mulai Grading Bahu Jalan, BPJN Sulut Rehabilitasi Minor Jalan Poigar – Kaiya – Maelang

×

Mulai Grading Bahu Jalan, BPJN Sulut Rehabilitasi Minor Jalan Poigar – Kaiya – Maelang

Sebarkan artikel ini

manadoterkini.com, SULUT – Dalam rangkah menunjang Proyek Strategis Nasional yang ditetapkan Prabowo Subianto, maka Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara terus memantapkan program kegiatan di wilayah 2 yang meliputi wilayah Bolaang Mongondow Raya.

Terkini, pengerjaan jalur lebaran atau bahu jalan mulai dikerjakan dengan menurunkan sejumlah alat berat.

“Jalur lebaran JALEB, pada ruas poigar- kaiya – maelang mulai Grading bahu jalan,” kata Kepala Satuan Kerja PJN Wilayah II, Rhismono, kepada manadoterkini.com, Kamis (26/2/2026).

Pengerjaan bahu jalan ini juga bagian dari komitmen BPJN Sulut guna memastikan kenyamanan warga jelang lonjakan arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah.

Normalisasi ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, serta mencegah kerusakan jalan.

“Bahu jalan yang bersih dan rata juga akan memperlancar arus lalu lintas, khususnya bagi kendaraan roda dua yang sering menggunakan bagian pinggir jalan,” katanya.

Material hasil galian dan bongkaran selanjutnya akan diangkut ke lokasi pembuangan yang telah ditentukan agar tidak menimbulkan hambatan bagi masyarakat maupun pengguna jalan.

Diketahui pengerjaan bahu jalan meliputi penyiapan tanah, stabilisasi dengan semen, pengurugan, hingga pengecoran beton untuk meningkatkan stabilitas struktur tepi jalan dan keamanan.

Tahapannya mencakup pembersihan rumput liar, pemadatan tanah dasar, pemasangan bekisting, pengecoran beton, perataan, dan curing. Bahu jalan harus diperbaiki jika berlubang, amblas, atau berbeda tinggi dari jalan utama.

Tahapan Detail Pengerjaan Bahu Jalan:

Persiapan: Pembersihan tanaman liar, pengupasan tanah, dan pemadatan area bahu jalan untuk mencapai lapisan dasar yang stabil.

Stabilisasi/Timbunan: Penyediaan tanah setempat atau material baru yang distabilisasi dengan semen untuk lapis fondasi bahu jalan.

(***)