Jelang Pelantikan, Pengurus DPD II PG Minsel Gelar Rapat Perdana

minselmanadoterkini.com, AMURANG-Dalam rangka untuk persiapan pelantikan Ketua terpilih DPD II Partai Golkar (PG) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) yakni Christiany Eugenia Paruntu SE. Pengurus dan sejumlah kader PG Minsel pada Kamis (8/9) sore tadi mengelar rapat perdana.

img-20160908-wa0009Rapat yang dilaksanakan di Restoran Shiera Cambiow ini dipimpin langsung oleh DPD II PG Minsel James Artur Kojongian ST MM.

Rapat tersebut selain mengatur jadwal pelantikan didalamnya juga membicarakan kedatangan ketua umum DPP PG Pusat Setya Novanto.

“Ya, rapat ini kita lakukan untuk mempersiapkan pelantikan dan membicarakan kedatangan Ketua umum DPP PG,” ujar Kojongian kepada manadoterkini.com usai rapat.

Seperti diketahui, Ketua DPP Golkar, Setya Novanto dijadwalkan akan melantik Christiany Eugenia Paruntu SE menjadi Ketua DPD II Partai Golkar Minsel bersama Ketua dan pengurus Golkar se- Sulut yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 25 September 2016 mendatang.

Pelantikan ini dilakukan seiring dengan terpilihnya Christiany Eugenia Paruntu SE menjadi Ketua DPD II PG Minsel dalam Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Minsel yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.(dav)

MTerkini.com, AMURANG – Masalah Partai Golkar yang terjadi DPP seakan merembet hingga ke DPD II Partai Golkar Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Kondisi kepengurusan yang memang sebelumnya telah terjadi dualisme, dengan adanya kubu Robby Sangkoy maupun versi Jenny Johana Tumbuan yang merupakan Ketua DPRD Minsel, kembali memanas setelah Tumbuan melayangkan roling alat kelengkapan dewan fraksi Partai Golkar yang dibacakan dalam Rapat Paripurna Jumat 8 Januari pekan lalu.

Terkait hal ini Sangkoy yang mengklaim sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Minsel yang sah, melayangkan komplainnya terhadap rolling alat kelengkapan dewan yang dilakukan Tumbuan.

Menurut Sangkoy apa yang dilakukan Tumbuan tersebut ilegal alias cacat hukum. Dirinya mempertanyakan kapasitas Tumbuan sehingga melakukan rolling Fraksi Partai Golkar di bulan Januari ini, sementara masa kepengurusan yang bersangkutan sebagai Ketua DPD Partai Golkar Minsel Sudah berakhir dengan dilaksanakannya MUSDA ke 3 pada bulan November 2015, dan SK DPD Partai Golkar Sulut dengan No.245 /DPD-PG/XI/2015 tentang komposisi DPD Partai Golkar Minsel menunjuk dirinya dan N.H.Purukan sebagai Ketua dan Sekretaris.

Dengan demikian Sangkoy mengatakan dasar hukum Tumbuan yang mengklaim masih sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Minsel. Dimana sebagai referensi Keputusan MA yang mencabut kepengurusan versi Ancol dan Mengembalikan pada ARB. “Berarti kepengurusan Partai Golkar Sulut dibawah kepemimpinan Ketua Drs Vreeke Runtu adalah sah,” tukasnya.

Dengan demikian SK DPD Partai Golkar Sulut yang mengesahkan hasil Musda Ketiga dengan Ketua Roby Sangkoy adalah sah sesuai legal standing. “Berarti kepemimpinan Saya sebagai Ketua DPD II PG Minsel yang sah, diluar itu ilegal,” tandasnya.

Terkait hal ini pula Sangkoy mengingatkan jika Partai Golkar adalah organisasi politik yang punya AD ART dan bukan kerajaan atau warisan.

Sementara itu, Jenny J Tumbuan mengaku kalau dirinyalah yang sah sebagai Ketua DPD II PG Minsel. “Buktinya, Wakil Ketua DPP PG Pak Theo Sambuaga hadir saat kampanye PAKAR beberapa waktu lalu. Dan pak Sambuaga menyatakan kalau Ketua DPD II PG Minsel adalah Saya,” pungkasnya.(dav)

Rapatkan Barisan, Golkar Minsel Tunggu Keputusan DPP

Minsel
Jenny Johana Tumbuan SE
Ketua DPRD Minsel

AMURANG, (manadoterkini.com) – Kisruh yang terjadi di tubuh Partai Golkar (PG) ditingkat pusat, rupanya telah membuat sejumlah pengurus Dewan Perwakilan Daerah (DPD) II yang ada di Sulawesi Utara (Sulut) dilanda harap-harap cemas (H2C). Termasuk DPD II PG Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Tidak mengherankan, dengan adanya kisruh di DPP Pusat, pada Senin (16/3) kemarin, bertempat di Sekretariat PG Minsel langsung mengelar rapat bersama yang dipimpin langsung oleh Ketua DPD II PG Minsel Jenny Johana Tumbuan SE.

Menurut Tumbuan dalam rapat tersebut, membicarakan beberapa hal penting, pertama membahas hasil Rakerda PG yang dilaksanakan di Desa Pakuure Kecamatan Tenga pada beberapa waktu lalu yang menyatakan Calon Golkar dalam Pilkada Minsel hanya mengusung Christiany Eugenia Paruntu SE sebagai calon tunggal, kedua terkait masalah yang terjadi di DPP.

“Pada intinya kami dari PG Golkar Minsel sampai saat ini masih menunggu keputusan dari DPP, dan perlu diketahui DPD II PG Minsel masih solid dan tidak akan terpecah belah,” ujar Tumbuan.

Hal yang sama disampaikan Ketua Angkatan Muda PG Minsel Roy Blits Tambingon. Dikatakannya hingga saat ini PG Minsel yang dipimpin Ketua Jenny Johana Tumbuan SE masih solid.

“Pertemuan kemarin, menandakan kita masih solid, hal ini dikarenakan dihadiri oleh semua PK yang ada di 17 Kecamatan di Minsel,” tandasnya.(dav)

TOMOHON, (manadoterkini.com) – Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Tomohon kemungkinan akan dilaksanakan pada akhir tahun ini atau bulan Desember 2015 mendatang. Dalam pertarungan ini, kemungkinan hanya akan diikuti empat bakal calon hal ini berdasar revisi undang undang pilkada yang segera ditetapkan.

Dalam Revisi UU tersebut syarat setiap parpol mengajukan pasangan calon minimal 20 persen dari hasil suara kursi di DPRD atau 25 persen pada pemilu artinya hanya partai Golkar Tujuh kurs, PDI Perjuangan Lima kursi, Partai Demokrat Empat kursi yang merangkul Hanura satu kursi.

Ketua DPC Partai Demokrat Tomohon Joudy moningka saat dikonfirmasi mengatakan siap pada pilkada mendatang.

“Sesuai petunjuk tim tujuh dari personil DPC Tomohon, DPD Sulut dan DPP untuk melakukan survei telah diusulkan dari tingkat kelurahan,”ungkap Joudy.

Terpisah pengamat politik Christian Dav mengatakan kepada manadoterkini.com, sejumlah Partai Politik lagi mempersiapkan pengusungan calon. “Hal ini mempunyai kebanggaan tersendiri karena masyarakat mulai mengerti arti demokrasi. Sehingga pilkada mendatang dipastikan berjalan dengan baik,” ungkap christian.(efd)

Tumbuan : Masih Terlalu Dini Bicara Musda PG Sulut

minsel
Jenny Tumbuan

AMURANG, (manadoterkini.com) – Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Jenny Johana Tumbuan SE, masih sangat berhati-hati untuk bicara siapa figur yang akan memimpin Partai Golkar Sulut kedepan. Kepada wartawan, Tumbuan mengungkapkan, masih terlalu dini bicara Musda Golkar Sulut.”Saat ini kami sedang fokus pada Rapimnas yang rencananya digelar pada 17-18 November. Mungkin diketahui sebelum Musda, Partai Golkar akan melakukan Munas terlebih dahulu. Dan hasil Munas akan sangat berpengaruh kepada Musda Partai Golkar Sulut kedepan,” ujar Tumbuan.

Ditambahkannya pula, DPD II Partai Golkar Minsel sedang fokus menatap Pilbup 2015 yang tahapannya kemungkinan sudah dimulai awal tahun depan.”Siapa figur yang dijagokan maju sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sulut, biarlah mengalir seperti air. Namun untuk saat ini saya belum bisa berbicara lebih,” tandas Tumbuan yang juga adalah Ketua DPRD Minsel ini.(dav)