Kejari Minut Resmi Launching Mobil Pelayanan Hukum

minutmanadoterkini.com, AIRMADIDI-Guna mengoptimalkan program-program dalam rangka Reformasi Birokrasi Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa Utara (Minut) mengoptimalkan fungsi sumber daya yang dimiliki untuk pelayanan masyarakat.

Buktinya, Kamis (15/11/2018) Kejari Minut dibawah kepemimpinan Kajari Rustiningsih SH meluncurkan kendaraan operasional, untuk mendukung tugas dan fungsi Kejaksaan di masing-masing bidang yakni Intelijen, Pidana Khusus, Pidana Umum, Perdata dan TUN.

minut

“Mobil ini sebelumnya kendaraan khusus operasional Pidana khusus (Pidsus), dan untuk mengoptimalkan fungsi pelayanan hukum, kita manfaatkan kendaraan ini juga untuk operasional yang lainnya, seperti pelayanan hukum, dengan mengadakan pelayanan hukum, nantinya pelayanan hukum tidak saja di pos tetapi diupayakan Mobile, misalnya dengan stand by di suatu tempat, di suatu desa atau pasar untuk siap menerima masyarakat yang membutuhkan pelayanan untuk konsultasi hukum secara gratis,” jelas Rustiningsih.

Menurut Kajari Rustiningsih, dalam program Reformasi Birokrasi, untuk menuju wilayah bebas korupsi, ada berbagai program yang dilaksanakan antara lain adalah perubahan dalam hal SDM dan pelayanan publik.minut

“Untuk itu, demi peningkatan pelayanan publik yang lebih baik lagi, maka kami meresmikan penggunaan mobil dinas ini untuk keperluan pelayanan publik,” tandaa Kajari Rustiningsih SH di dampingi Kasi Pidsus AB Silitonga SH, Kasi Intel Mursyidi SH, Kasubag Bin Juandri R SH, Kasi Datun Erlan L SH, Kasi Pidum Devi Anggreta SH, Jaksa Fungsional David Andrianto dan seluruh jajaran Kejari Minut.(Pow)

Lotulung: Bupati VAP Dan Kajari Minut Sebaiknya Duduk Bersama

lotulungmanadoterkini.com, AIRMADIDIMelihat perkembangan kasus Jembatan Sampiri, yang membuat hubungan Pemkab Minut dan Kejari Minut memanas, Aktivis Winovel Lotulung angkat bicara.

“Sebaiknya Pemkab Minut dalam hal ini Ibu Bupati Vonnie Anneke Panambunan (VAP) dan Kajari Minut Agus Sirait SH, duduk bersama untuk bicara terbuka terkait persoalan tersebut, dan bicara terkait tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) masing-masing lembaga,” kata Lotulung, Senin (26/9/2016).

Ditambahkan Lotulung, adanya kepentingan lain yang diduga melatarbelakangi, sehingga lebih memperkeruh hubungan baik antara Pemkab Minut dan Kajari Minut, harus segera diabaikan.

“Jangan sampai hanya karena dugaan kepentingan lain, memperkeruh suasana dan hubungan baik antara dua lembaga ini, yang kemudian memperburuk dan merusak perjalananan pembangunan, pemerintahan, pelayanan dan peningkatan kesejahteraan rakyat, serta peneggakkan supremasi hukum di Minahasa Utara yang kita cintai ini,” tegasnya.(Pow)