Kapabilitas APIP dari BPKP, Pemkot Manado Raih Level 3

manadomanadoterkini.com, MANADO – Kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Level 3 dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut), akhirnya bisa diraih Pemkot Manado melalui Inspektorat.

Prestasi yang membanggakan tersebut diterima langsung Walikota DR. Ir. G.S Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, di kantor BPKP Perwakilan Sulut, Rabu (10/6/2020).

manadoWalikota Manado pilihan rakyat dua periode ini mengatakan tahun 2020 ini Pemkot Manado telah menerima beberapa penghargaan, antara lain WTP dari BPK-RI, kemudian nilai SAKIP BB dari Kementerian PAN-RB dan hari ini penghargaan Kapabilitas APIP Level 3 dari BPKP.

“Sebelumnya kita mendapatkan penghargaan level 1, saya kira itu tertinggi ternyata paling rendah. Kemudian saya instruksikan Inspektorat, saya tidak mau tahu di ujung kepemerintahan saya pokoknya kita harus dapat level 3. Akhirnya lewat kerja keras pihak Inspektorat dan bimbingan dari BPKP kita bisa mewujudkan itu,” ucap Walikota GSVL.

GSVL apresiasi bimbingan dan dorongan BPKP

Walikota Manado yang adalah Ketua Dewan Pengawas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ini mengapresiasi pihak BPKP yang terus memberikan bimbingan dan dorongan kepada Inspektorat Kota Manado untuk mendapat hasil yang lebih baik.

“Terima kasih BPKP yang terus mendukung meng-asistensi kami. Saya juga harap BPKP tetap mengawal setiap kegiatan kami di masa pandemi covid-19 saat ini,” ujar GSVL, seraya memberikan apresiasi kepada jajaran Inspektorat kota Manado yang telah bekerja keras sehingga ada di level sekarang ini.

 

Nugraha : APIP level 3 di Sulut baru 7 daerah

manadoKepala BPKP Perwakilan Sulut, DR. Setya Nugraha menyebut, dari 16 kabupaten/kota di Sulut baru 7 daerah yang mendapat APIP level 3 termasuk Pemkot Manado.

“Inspektorat Kota Manado perlu diapresiasi karena begitu gigih untuk menaikan level APIP, bekerja keras sehingga hanya perlu tiga bulan untuk menyelesaikan laporan untuk penilaian,”ungkap Nugraha

Lanjutnya menjelaskan, Level APIP itu dari 1-5, secara nasional kurang dari 50 persen yang mendapat level 3, yang dapat level 4 baru dua instansi. Artinya, memang tidak mudah untuk sampai ke titik ini.

“Saya harap pemerintah kota tidak cepat bangga dengan capaian ini. Jangan cepat puas, tanggung jawab lebih berat karena menyandang level 3. Terus beri value, ibaratnya Inspektorat ini jadi mata dan telinga pemerintah, jadi tempat bertanya, tempat meminta saran. Jadi teruslah berkarya, sekali lagi selamat,” imbu Kepala BPKP Perwakilan Sulut ini.

 

Bulo : Level 3 APIP atas arahan dan petunjuk Walikota

manadoInspektur Kota Manado, Atto Bulo, SH, MH menambahkan apa yang diraih oleh Inspektorat Pemkot Manado dengan meraih level 3 ini, adalah semua atas arahan dari dan petunjuk dari Bapak Walikota, Bapak Wakil Walikota dan Bapak Sekretaris Daerah Kota Manado, yang didukung oleh semua Perangkat Daerah di lingkungan pemerintahan kota Manado,.

manado“Selain arahan dan petunjuk Walikota GSVL, juga dibawah bimbingan BPKP Perwakilan Sulut, Bapak, DR, Setya Nugraha bersama Tim yang ada,” tutur Bulo.

Hadir juga dalam kesempatan itu, Kaban Keuangan dan Aset Daerah Kota Manado, Johnly Evans Tamaka, SE, Kabag Pem-Humas Kota Manado, Drs Sonny M. Takumansang, M.Si dan jajaran pejabat dilingkungan Inspektorat Kota Manado.

(LiputanKhusus)

PDP Covid-19 Asal Manado Dimakamkan di Minahasa

minahasamanadoterkini.com, MINAHASA – Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui gugus tugas penanggulangan percepatan pencegahan Covid-19 kembali memakamkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di Rumah Sakit Daerah Noongan.

“Hari ini tim gugus tugas memakamkan PDP asal Manado yang dirawat dirumah sakit Noongan Langowan dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, ungkap Tim Gugus Tugas Pemkab Minahasa Dr Denny Mangala, kepada sejumlah awak media, Senin (08/06/20) siang tadi.

Mangala yang juga sebagai Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdakab mengungkapkan bahwa sampai saat ini pihaknya sudah memakamkan 14 PDP Covid-19 warga dari luar Minahasa.

“Jika ditambah dengan warga Minahasa, sudah mencapai 38 PDP dan positif Covid-19 yang dimakamkan di wilayah Minahasa, jadi Pemkab Minahasa tidak pernah menolak jika ada yang akan dimakamkan di Minahasa.

‘Apalagi kami telah menyiapkan lahan pekuburan khusus Covid-19 di tiga wilayah. Masing-masing Tondano Barat, Kakas, dan Kalasey,” pungkasnya. (fis)

Penanaman Nilai-Nilai Bela Negara Untuk Menangkal Ancaman Degradasi Terhadap Pancasila

Sulut hebatmanadoterkini.com, SULUT – Gerakan Kader Bela Negara menjadi kebutuhan mendesak saat ini sering maraknya ancaman terhadap kelestarian Pancasila sebagai ideologi negara.

Nilai-nilai Kader bela negara yang berbasis Pancasila, merupakan sumber kekuatan bangsa yang harus terus dilestarikan sebagai cerminan identitas karakter bangsa Indonesia.

Bela negara ini bukan pilihan, tapi kewajiban kita semua bersama seluruh komponen bangsa. Bela negara ini adalah sebuah konsep solusi terhadap semua persoalan bangsa.

Pancasila merupakan ideologi bangsa yang terbukti ampuh mempersatukan beragam perbedaan mulai dari suku, ras, budaya, dan agama di Indonesia. Oleh sebab itu, cara untuk menghancurkan Indonesia adalah dengan menjauhkan bangsa dari Pancasila.

Tanpa Pancasila, Indonesia berpotensi terpecah belah. Sehingga Pancasila itu sebagai alat pemersatu bangsa, alat perekat bangsa. Harus kita bela dengan kita semua menjadi kader bela negara.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Wagub Drs Steven Kandouw mengamanatkan kepada Kaban Kesbangpolda Sulut dan jajarannya untuk mencetak 25.000 kader bela negara di Provinsi Sulawesi Utara pada 2020. Penanaman nilai-nilai bela negara dipercaya ampuh untuk menangkal ancaman degradasi terhadap Pancasila.

Upaya ini dapat mewujudkan SDM Indonesia unggul Sulut Hebat yang memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara, yakin akan Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban, taat pada aturan hukum, disiplin, serta bekerja profesional sesuai bidang pengabdiannya.

SDM Unggul adalah manusia Indonesia yang lahir dan tumbuh dalam kondisi kesehatan yang baik, mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan memiliki karakter kuat. Dengan begitu, mereka siap bersaing di tengah situasi global yang kompetitif.

Dalam rangka meningkatkan program pembangunan SDM dengan perekrutan kader Bela Negara melalui Live Event dalam rangka Peringatan Hari Lahir Pancasila Ke 75 Tanggal 1 Juni 2020.

Penanaman nilai-nilai bela negara dan pemberian pendidikan Kader Bela Negara kepada seluruh ASN Dan THL Pemerintahan Provinsi Sulut. Hal ini dilakukan untuk membentuk generasi Smart ASN dan THL demi terwujudnya birokrasi yang mampu menjaga loyalitas dan profesionalitas kerja yang didasari pemahaman nilai nilai Pancasila.

Kader Bela Negara yang akan direkrut nantinya harus memiliki delapan karakteristik, yaitu integritas, nasionalisme, profesionalisme, wawasan global, memiliki kemampuan IT, dan bahasa asing, hospitality, networking, serta entrepreneurship.
Selain itu Kader Bela Negara harus mempunyai sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara.

Esensi nilai-nilai Bela Negara terdiri dari cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, setia pada Pancasila sebagai Ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara serta memiliki kemampuan awal bela negara baik psikis maupun fisik.

Dengan demikian, semangat membangun SDM Indonesia Unggul Sulut Hebat yang kita lakukan bersama dengan masyarkat akan dapat mewujudkan keberhasilan berupa prestasi-prestasi kerja yang profesional dan menjadikan Sulut Hebat di mata Dunia.

Penanaman lima nilai bela negara bagi ASN dan THL serta masyarakat akan meningkatkan kesadaran bela negara dengan ditandai munculnya esensi nilai-nilai Bela Negara yang terdiri dari cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, setia pada Pancasila sebagai Ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara serta memiliki kemampuan awal bela negara baik psikis maupun fisik.

Sehingga Kader Bela Negara yang memiliki fondasi dasar pancasila tentunya berpengaruh terhadap kesadaran masyarakat Sulawesi Utara dalam mendukung pembangunan nasional dalam membangun SDM yang unggul untuk Indonesia maju Sulut Hebat. (Rizath)

Manado, Kamis, 28 Mei 2020
Kaban Kesbangpolda Sulut
Evans Steven Liow, SSos

Dalam rangka peringatan Hari Lahirnya Pancasila Ke 75 (01 Juni 2020).

Langgar Maklumat Walikota, Siap-siap Izin Usaha Retail Dicabut Dinas PM-PTSP

manado
Wali Kota GS Vicky Lumentut saat mengunjungi salah satu pusat retail di Kota Manado belum lama ini.

manadoterkini.com, MANADO –  Maklumat Walikota Manado GS Vicky Lumentut terkait pembatasan jam operasional sejumlah retail atau toko modern yang tersebar di Kota Manado mulai pukul 09.00 pagi sampai pukul 21.00 atau jam 9 malam, telah disepakiti bersama melalui meeting vidcom yang diikuti perwakilan retail seperti  Fresh Mart, Galaxy Mart, Multimart, Smart Store, Golden Swalayan, Transmart, Lotte Mart, Alfamart, Indomaret, Paniki Jaya, Fiesta Ria, Alfamidi, Jumbo Swalayan, Indo Grosir dan Hypermart disaksikan DPD Aprindo Sulut, Rabu (13/5/2020) sore tadi.

Pembatasan jam operasional ini diberlakukan mulai Kamis (14/5/2020) besok. Dinas PM-PSTP (Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Kota Manado sendiri siap mengedarkan dan mensosialisasi maklumat tersebut ke masyarakat luas setelah ditanda tangani wali kota.

“Diharapkan pemilik retail ikut mensosialisasi maklumat Wali Kota ini, ditempel sejumlah retail. Jangan ada lagi bilang tidak tahu soal ini maklumat itu,” tegas Kadis PM-PSTP Kota Manado, Charles Rotinsulu.

Isi maklumat wali kota terkait social dan physical distancing tersebut antara lain, tidak memperbolehkan pembeli atau pengunjung yang tidak memakai masker melakukan transaksi jual beli dalam retail.

Ada petugas khusus setiap retail untuk melakukan alat pengukuran suhu tubuh terhadap pengunjung. Dalam melakukan transaksi, memperhatikan jarak 1 meter antar pengunjung maupun kasir.

“Jadi sirkulasi udara diperhatikan. Jangan paksakan pengunjung terkumpul berlebihan dalam ruangan yang kapasitas hanya mampu melayani beberapa orang saja, karena memperhatikan jarak. Dan pastikan pengunjung memakai masker, jika tidak jangan dilayani,” pesan Wali Kota GSVL.

Ada sanksi menanti jika ditemukan toko-toko modern tersebut tidak memperhatikan maklumat wali kota tersebut. “Sanksinya ditutup, atau bisa sampai pencabutan izin usaha oleh PTSP. Maklumat ini nanti ditaruh di tempat-tempat strategis,” tegas GSVL.

Maklumat wali kota ini berlaku selama masa tanggap darurat hingga 29 Mei nanti sambil melihat perkembangan pasca pandemic covic-19. “Kasat Pol PP saya minta dikawal maklumat ini,” pesan Wali Kota dua periode.(*aldi)

DNA Sosial IWO Manado tergerak ditengah Pandemik Covid-19

IWO manado
Ketua IWO Manado Agryanto Reppy memberkan bantuan bapok kepada tuna netra di salah satu gang di Manado

MANADO, manadoterkini.com – Wabah virus corona atau covid-19 sangat berdampak terhadap semua lapisan masyarakat dunia, termasuk di Kota Manado. Akal hal itu Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Manado tergerak hati untuk berbagi berkat berupa bahan pokok (Bapok) kepada Tuna Netra dan kaum difabel yang mangkal di gang-gang dan depan pusat perbelanjaan, Rabu (29/04/2020).

“Sudah menjadi tanggung jawab kita saling membantu, apalagi dalam menghadapi siatuasi saat ini. Jangan dilihat dari besar kecilnya maupun banyak atau sedikitnya pemberian, tapi ini murni niat tulus pengurus dan anggota IWO Kota Manado untuk berbagi ditengah pandemic covid-19,” ujar Ketua IWO Kota Manado Agryanto Reppy.

manado
Ketua Agryanto dan Waket Donny Wungow membagikan bapok kepada seorang bapak tuna netra di depan toko swalayan di Manado

Aksi sosial IWO Manado ini tanpa pesan sponsor. Pasalnya, bantuan bahan pokok yang diberikan merupakan patungan uang dari pengurus dan anggota ditambah uang kas organisasi yang masih tersedia.

“Jadi bantuan ini tidak ada pesan sponsor, ini murni dari patungan serta uang kas IWO Kota Manado,” tegas Anto sapaan akrab Pemred manadoline.com.

Manado
Bendahara IWO Manado Rosita Karim memberikan bantuan bapk kepada bapak tuna netra yang mangkal di salah satu gang di Manado

Selain membangikan bapok, IWO Manado juga mengedukasi warga dengan menjalankan protocol kesehatan, yang dianjurkan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19.

“Selain membagikan bantuan, Kami IWO Kota Manado juga mengingatkan kepada para tuna netra untuk menjaga pola hidup sehat. Dengan mencuci tangan bersih dengan sabun, memakai masker,” ujar Bendahara IWO Manado Rosita Karim.

manado
Sebelum turun menyalurkan bantuan bahan pokok kepada tuna netra dan kaum difabel pengurus dan anggota IWO Manado foto bersama

Diketahui aksi social IWO Manado akan dilanjutkan, Kamis (30/04/2020) hari ini. “Untuk hari kemarin adalah tahap pertama. Rencananya hari ini IWO Manado akan turun kembali menyalurkan bantuan susai protap jaga jarak dan memakai masker,” Wakil Ketua Donny Wungow.(aldi)

GSVL : Hasil donasi pejabat Pemkot Manado disalurkan ke Puskesmas di Manado

manadomanadoterkini.com, MANADO – Walikota DR. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) hasil donasi dari para Pejabat di lingkungan Pemerintaha Kota (Pemkot) Manado tahap kedua, untuk tenaga medis yang ada di seluruh Puskesmas yang di Kota Manado sehubungan dengan penanganan covid-19, Kamis (23/04) Sore tadi. Diwakili Kepala Puskesmas Tikala, bertempat di kediaman pribadi Walikota, puncak Malalayang Manado.

Walikota mengatakan bantuan ini adalah bentuk konkret kepedulian kita bersama para Pejabat Pemkot Manado, guna memenuhi kebutuhan APD yang sangat dibutuhkan oleh para dokter dan tenaga medis di seluruh Puskesmas yang ada di Manado sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

”Sore tadi menyerahkan APD ke semua Puskesmas diterima (diwakili) oleh Kepala Puskesmas Tikala, sebanyak 320 lembar, dilanjutkan dengan penyerahan Alat tempat tisue dan hand towel bantuan donatur. Ayo tetap semangat kawan-kawan di Puskemas se-kota Manado. Salam sehat,” ujar Walikota. (dar)

Bantu APD, Pemkot dan Dinkes Manado Apresiasi Ketua PDUI

manadomanadoterkini.com, MANADO – Sebagai garda terdepan di dalam menangani pandemi virus Covid 19, petugas kesehatan harus dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD).

Pemerintah Kota Manado & Dinas Kesehatan Manado memberikan apresiasi kepada ibu Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Utara dr. Kartika Devi Tanos yang juga sebagai Ketua PDUI (Perhimpunan dokter umum Indonesia) & kepada Pemerintah Provinsi lewat Dinas Kesehatan Provinsi Sulut atas bantuan-bantuannya kepada seluruh Puskesmas di Kota Manado selama ini, untuk penanggulangan Covid19.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada petugas kesehatan dalam hal ini pihak Puskesmas. Karena dengan bantuan APD ini bisa membantu kami di dalam melindungi para petugas kesehatan di dalam menangani penyebaran virus covid 19, Tuhan Yesus memberkati selalu dalam tugas dan pelayanan,” tandas Kadis Kesehatan dr Ivan melalui Sekretaris Dinas Kesehatan dr Marini Kapojos. (*/aldi)

manadomanadoterkini.com, MANADO – Dalam rangka menjaga dan melindungi serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat Manado dari penyebaran covid-19. Pemerintah Kota Manado telah menyiapkan hotline untuk komunikasi dan koordinasi penanganan corona virus disease 2019 atau Covid-19, yakni Call Center Manado Siaga 112 sebagai pusat komunikasi dan koordinasi.

Setiap hari, petugas call center yang ada di ruang Cerdas Command Center (C3) Kantor Walikota Manado ini, ramai menerima laporan, pengaduhan maupun keluhan terkait Covid-19, di samping beberapa laporan lainnya.

“Silahkan hubungi call center Manado Siaga 112 kalau ada laporan, termasuk penanganan Covid-19. Bebas pulsa, dan bisa juga menghubungi meskipun kalian tidak punya pulsa. Akan tersambung,” ujar Walikota Manado, DR. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, Rabu (15/04/2020).

manadoGuna lebih menjangkau pelayanan publik, maka Walikota mengintruksikan semua Puskesmas di Manado untuk membuka hotline atau nomor kontak surveilence yang ditugaskan khusus untuk menangani Covid-19.

Berikut ini daftar nomor kontak surveilence di 16 Puskesmas di Kota Manado yang ditugaskan khusus untuk menangani Covid-19 di lingkungan pelayanan Puskesmas. (aldi)

JPAR ajak warga Manado Ikuti Anjuran Pemerintah

manadomanadoterkini.com, MANADO – Imbauan dan ajakan terus dilakukan oleh pemerintah agar terhindar dari virus Corona. Ketua TP-PKK Kota Manado Prof DR Julyeta PA Runtuwene (JPAR) terus mengingatkan serta tak henti-hentinya mengajak warga Kota Manado agar menjaga diri agar tidak diserang corona virus disease 2019 atau Covid-19.

Apalagi saat ini Walikota DR GS Vicky Lumentut (GSVL) telah menetapkan status Kota Manado menjadi Darurat Bencana Non Alam, merujuk surat yang dikeluarkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

“Mari kita semakin bersatu tanggap terhadap Darurat Bencana Corona ini,” ujar JPAR, Senin (06/04/2020) hari ini.

Isteri Walikota GSVL ini yakin Covid-19 dapat dicegah, dapat dihindari, dan dapat ditangani.

“Asal kita semua bersatu lawan corona. Patuhi anjuran pemerintah dan tenaga kesehatan untuk berprilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Jaga daya tahan tubuh agar selalu dalam kondisi sehat, menjauhi sumber penularan, menjauhi kerumunan, saling menjaga jarak, saling mengingatkan dan saling mendoakan. Sayangi keluarga kita,” ujar Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Manado ini.

Diketahui, Jumat (03/04/2020) pekan lalu Walikota GSVL telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) Walikota Nomor 46/Kep/Setdako tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Non Alam Covid-19 di Kota Manado.

“Status Tanggap Darurat ini berlaku selama 30 hari, yakni sejak Jumat 3 April 2020 sampai dengan 2 Mei 2020,” demikian bunyi poin pertama keputusan tersebut.(

Kumandangkan #Marijo Bakobong, GSVL ajak warga manfaatkan lahan tidur

manadoterkini.com, MANADO – Gerakan Manado #Marijobakobong yang belakangan dikumandangkan Walikota Manado GS Vicky Lumentut langkah cerdas mengantisipasi aspek ekonomi dunia yang diakibatkan oleh dampak penyebaran virus corona. Makanya ketahanan pangan harus diantisipasi pemerintah, karena tidak hanya aspek kesehatan, tetapi juga berpengaru terhadap aspek ekonomi.

manadoUntuk itu, ajakan Walikota GSVL untuk memanfaatkan lahan tidur diharapkan tidak hanya merangsang ASN – THL dan kelompok tani, tapi semua lapisan masyarakat.

“#Marijobakobong… dengan kegiatan menanam. Ayo rakyatku, mari kita manfaatkan lahan tidur yang ada dengan bakobong (menanam,red),” ajak Walikota GSVL, sembari menanam jagung, kacang, cabe, singkong di kompleks Pentacostal Center, Jalan Ringroad II, Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget, Kamis (05/03/2020

Lanjut Ketua Dewan Pengawas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari launching ‘Gerakan Manado Ba Kobong’.GSVL

”Saya yakin program pertanian tanaman pangan ini mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan pada daerah lain untuk memenuhi kebutuhan komoditas pangan daerah termasuk komoditas jagung,” kata Walikota yang juga selaku Ketua P/KB Sinode GMIM.

Di Kota Manado, potensi lahan tidur cukup luas dan sangat baik digunakan untuk ditanami bahan pangan dengan harapan mampu memenuhi kebutuhan keluarga maupun masyarakat di Kota Manado ini.GSVL

“Ayo kawan – kawan ASN – THL dan kelompok tani bahkan masyarakat, kita galakkan dan sukseskan gerakan Manado Ba Kobong, sehingga Kota Manado mampu memenuhi kebutuhan pangan sendiri , juga mampu berkontribusi untuk medukung program nasional dalam bidang pertanian yakni Kostra Tani,” ajak Walikota pilihan rakyat ini.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Manado, Micler CS Lakat, SH, MH, Para Pejabat Eselon II dan III, ASN dan THL di lingkup Kota Manado. Bersama Walikota, para pejabat ini mendemonstrasikan cara mengupas kelapa menggunakan ‘lewang’ (besi lancip pengupas sabuk kelapa). (aldi)