Senin, 1 Juni 2020

Dikunjungi Tim Kementerian, Mantiri : Industri Perikanan Bitung Alami Penurunan

Perikanan Perikanan

Wawali Bttung Maurits Mantiri ketika menerima kunjungan tim dua kementerian

manadoterkini.com, BITUNG – Wakil Walikota Ir Maurits Mantiri menuturkan produksi di bidang industri perikanan di Kota Bitung semantara ini mengalami penurunan. Diantaranya, produksi ikan kaleng.

“Hal ini dikarenakan kehabisan bahan baku, mengalami penurunan yang signifikan akibat dampak dari adanya aturan – aturan yang baru atau moratorium dari Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP,red),” ungkap Mantiri saat menerima Tim Kementerian.

Pelak saja, kata Mantiri persoalan Industri Perikanan di Kota Bitung akan berpengaru terhadap jalur perdaganggan baru diresmikan Presiden Joko Widodo.

“Ini nantinya berdampak pada jalur perdagangan yang baru diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo antara Davao – General Santos – Bitung yang membutuhkan suplay bahan baku ikan yang mencapai 400 Kontainer per 2 minggu,” katanya.

‎Dijelaskan Mantiri, Kota Bitung memiliki tujuh perusahan dari sepuluh perusahan pengalengan ikan di Indonesia.

“Beberapa perusahan terpaksa berhenti berproses dikarenakan kurangnya bahan baku,” ujar Mantiri.

Sebelum diberlakukan moratorium oleh KKP, kata Mantiri dapat mencukupi kebutuhan expor ke Eropa, Negara Bagian Amerika dan pasar Asia.

“Dampaknya juga dirasakan oleh masyarakat dimana puluhan ribu tenaga kerja harus kehilangan pekerjaan,” tandasnya.

‎Dia pun menambahkan adanya perbedaan data antara Pemkot Bitung dengan Kementerian terkait sector perikanan.

“KKP mempunyai data yang berbeda dengan kami disini. KKP menilai pertumbuhan di sektor perikanan yang ada di Kota Bitung meningkat hingga 70 persen, sehingga apa yang sudah menjadi keputusan KKP mengenai moratorium adalah keputusan yang tepat, namun pada kenyataanya berbeda,” jelas Mantiri.

Untuk diketahui kunjungan dua Kementerian tersebut untuk mendapatkan dan mengumpulkan informasi mengenai potensi dan peningkatan yang di Kota Bitung dalam hal industri dan perdagangan. Terlebih untuk industri perikanan di Kota Bitung.

Seperti yang disampaikan oleh ‎ Direktorat Pengamanan Perdagangan Erika Maria, Direktorat Pengembangan Produk Ekspor Affan Renaldy‎ didampingi Konsultan Bimo Suharyanto.(refly)

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*