Ketum HIPMI Sulut Natanael Pepah Diundang Jokowi ke Istana Negara

Ketum HIPMI Sulut Natanael Pepah Diundang Jokowi ke Istana Negara

natanael pepahmanadoterkini.com, JAKARTA – Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulawesi Utara, Natanael Pepah, salah satu yang masuk dalam daftar undangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Istana Negara, Senin (11/4/2022).

“Pertemuan yang dilaksanakan di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta itu berlangsung tertutup, dimana terlihat awak media tidak dapat meliput acara secara langsung,” kata Natanael yang terundang bersama Ketua-ketua HIPMI seluruh Indonesia.

Selesai pertemuan tersebut, Ketua Umum HIPMI Sulut, Natanael Pepah menyampaikan, bahwa Presiden Jokowi memberikan sejumlah pesan kepada pengurus HIPMI yang berasal di 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Presiden mengatakan, yang paling penting pembangunan inovasi untuk anak muda harus terus berkelanjutan dan konsisten, seperti yang telah terlaksana selama ini. Presiden Joko Widodo meminta kalangan pengusaha muda seluruh Indonesia untuk ikut serta dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan. Selain itu, Presiden meminta untuk membantu pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), dengan membeli dan mengoptimalkan produk dalam negeri.

undangan khusus“Saya mempunyai keyakinan bahwa HIPMI Sulut dapat menjalankan apa keinginan Bapak Presiden Jokowi, sebab hal tersebut juga sudah menjadi kebijakakan dan arahan dari Bapak Olly Dondokambey sebagai Gubernur Provinsi Sulawes Utara,” jelasnya.

Ketua Umum BPP HIPMI Mardani H. Maming juga mengungkapkan pengusaha muda siap mengawal program-program yang telah disampaikan Presiden Jokowi.

Khususnya mengenai dunia usaha akan tetap berjalan. Dalam pertemuan itu, Mardani Maming menerangkan, memang tidak semua kebijakan membuat senang masyarakat, namun yang penting Presiden Jokowi ingin mensejahterakan masyarakat Indonesia melalui program membantu UMKM secara Nasional.

Turut pula mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan tersebut yaitu, Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.