Jadi Pembina Apel, Sumendap Ingatkan Perencanaan Matang

mitra hebat
Bupati Mitra James Sumendap SH memberikan arahan pada Apel Kerja Perdana 2018 kepada jajaran ASN Pemkab Mitra.(ist)

manadoterkini.com, RATAHAN – Pasca libur Natal dan Tahun Baru, jajaran Pemkab Mitra melaksanakan Apel Kerja Perdana tahun 2018, Rabu (3/1/2018). Dimana Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap SH menjadi pembina apel.

Dalam arahannya, Sumendap mengatakan, Tahun 2018 adalah tahun pengharapan dan kepastian, karena dimana ada harapan disitu ada kepastian dan yang kita yakini disitu semua harapan mempunyai kepastian.

“Menapaki tahun 2018 ini hendaklah kita bersama mengintropeksi diri serta merefleksikan diri kita apa yang telah lakukan di tahun 2017 dan membuat perencanaan apa yang hendak kita lakukan di tahun 2018 ini. Saya yakin dan percaya di tahun 2018 ini saudara saudara tidak akan mengalami masa sulit tidak akan mengalami problem karena semua yang saudara hadapi dan kerjakan sudah melalui sebuah perencanaan yang matang,” kata Sumendap.

Sumendap kumudian meminta jajarannya lebih khusus kepala perangkat daerah harus segera membedah perencanaan yang dibuat melalui RKPD supaya tidak bertanya lagi apa program yang akan di jalankan.

“Mari sama-sama belajar agar program dapat dijalankan dengan baik dan benar. Khusus untuk APBD 2018 harus dibuka, dibicarakan, dirapatkan serta memberi kesempatan kepada bawahan untuk memberikan masukan,” pesan Sumendap.

Diakhir sambutan Sumendap menyampaikan terima kasih bagi jajarannya yang terus menunjukan loyalitas dan dedikasi yang luar biasa.

“Kalian semua adalah orang-orang terbaik saya, orang-orang hebat, karena prestasi dan pengharggaan yang saya raih selama ini serta pencapaian Mitra sehingga disegani tak lepas dari peran saudara-saudara serta doa masyarakat Minahasa tenggara,” tutup Sumendap.

Apel perdana tahun 2018 juga dihadiri Wakil Bupati Ronald Kandoli, Sekda Ir Farry Liwe, Para Asisten, Pejabat serta seluruh ASN.(*/tim)

Bupati Dilarang Ganti Jabatan Struktural Jelang Pilkada

KPU Mitramanadoterkini.com, RATAHAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah menyurat ke Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) dengan Nomor 65/KPU-MT/023.964/83/VIII/2017, yang ditandatangani Ketua KPU Mitra, Ascke Benu tertanggal 14 Agustus 2017, telah menyampaikan hal ke Bupati Mitra, James Sumendap SH terkait aturan bahwa petahana dilarang melakukan pergantian pejabat struktural.

“Undang-undang Nomor 10 tahun 2016 memang sudah menegaskan larangan bagi petahana untuk melakukan penggantian pejabat,” kata Ketua KPUD Mitra Drs Ascke Benu MSi melalui Komisioner Vivi Massie kepada wartawan.

Larangan bagi petahana untuk mengutak-atik jabatan struktural, lanjutnya, mulai diberlakukan jelang tahapan Pemilihan Umum kepala daerah atau Pilkada. Seperti halnya di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) yang pada 2018 mendatang akan melaksanakan Pilkada.

Menurutnya, pasal 71 ayat 2 menyebutkan, Gubernur atau Wakil Gubernur, Bupati atau Wakil Bupati, dan Walikota atau Wakil Walikota dilarang melakukan penggantian pejabat enam bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai dengan akhir masa jabatan, kecuali mendapat persetujuan tertulis dari Menteri.

“Dalam PKPU No 3 tahun 2017 pasal 89 juga menyebutkan, bakal calon selaku petahana dilarang melakukan pergantian pejabat 6 (enam) bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai dengan akhir masa jabatan,” tandasnya.

Dia mengakui, aturan ini mulai berlaku sejak tanggal 12 Agustus 2107 atau enam bulan hitungan mundur dari penetapan calon. “Sesuai jadwal, penetapan calon akan dilaksanakan pada 12 Februari 2018,” tukasnya.

Ditanya soal pengisian kekosongan jabatan mengingat adanya jabatan struktural di Mitra yang belum terisi, Vivi mengaku jika hal tersebut merupakan prerogatif Bupati. Yang tidak dibolehkan adalah melakukan rolling jabatan. Kalau pengisian kekosongan, itukan dalam rangka memaksimalkan kinerja pemerintahan. “Itu haknya Bupati untuk lakukan pengisian,” pungkasnya.(Jay)

Kerja Nyata Sumendap, Minahasa Tenggara Kembali Raih WTP

manadoterkini.com, James Sumendapmanadoterkini.com, MANADO – Keberhasilan pengelolaan keuangan dikabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) untuk tahun 2016, serta meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pengelola Keuangan (BPK) Republik Indonesia merupakan keberhasilan kedua kalinya dibawah kepemimpinan bupati James Sumendap.

Penghargaan ini diterima bupati di kantor BPK RI Manado Jumat (09/06). “Ini merupakan keberhasilan kerja tim dan saya hanya menejernya,”ujar Sumedap.

Ditambahkannya juga, dengan keberhasilan ini kiranya akan menambah integritas, kinerja, akuntibilitas. “Tidaklah ada arti bagi seorang pemimpin jika tidak dapat meraih prestasi seperti ini,” kata Sumendap.

Keberhasilan ini juga merupakan hadiah bupati Sumendap kepada istri tercinta Ny Leonora Jein Rende Semendap.(Jay)

Infrastruktur Terus Dibenahi, Sumendap Makin Disegani Masyarakat Mitra

PEMERINTAH Kabupaten Minahasa Tenggara melalui Bupati James Sumendap SH dan Wakil Bupati Ronald Kandoli memberi perhatian lebih terhadap pembangunan infrastruktur jalan.

Mitra hebat

Dua tahun belakangan tidak kurang dari Rp 262 milar dari APBD Mitra digunakan untuk memantapkan jalan. Bahkan menurut Bupati Mitra James Sumendap SH, lebih dari 90 persen jalan perkotaan yang menjadi tanggungjawab pemerintah daerah sudah teraspal.

Terkecuali menurut Sumendap ada beberapa ruas jalan yang menjadi tanggungjawab Pemerintah Provinsi dan Balai Jalan Nasional. Lanjut dikatakan, melihat kondisi jalan wilayah pusat kota dan pedesaan yang sudah layak, maka Pemkab Mitra pun berkomitmen untuk membangun infrastruktur jalan perkebunan.

Tak lain dikatakan Sumendap, sebagai upaya pemerintah memudahkan aktivitas pertanian.

“Jalan pertanian yang bagus pastinya mampu mendorong efektifitas perekonomian petani Mitra,” tutur Sumendap dibenarkan Kepala Dinas PU Welly Munaiseche.

Sejumlah masyarakat memberikan apresiasi gebrakan Pemkab Mitra dalam hal ini Bupati James Sumendap SH, karena infrastruktur jalan sampai dilorong-lorong sudah mantap.

“Jalan-jalan perkebunan sudah bisa dilalui kendaraan roda empat. Ini bisa dikatakan kemajuan dibanding tahun-tahun sebelumnya,” ungkap sejumlah warga Desa Mundung Kecamatan Tomabatu Timur. (Advetorial)

Mitra hebat

*Anggaran Infrastruktur Jalan Tahun 2016:

Peningkatan Jalan Rp 124.271.076.500

Pembangunan Jalan Rp 43. 677.071.500

Rehabilitasi Jalan Rp 20. 594.157.000

Total Rp 188 542 305 000

*Anggaran Infrastruktur Jalan Tahun 2017:

Peningkatan Jalan Rp 13.408.966.000

Pembangunan Jalan Rp 44.217.434.000

Rehabilitasi Jalan Rp 17.177.786.000

Total Rp 74 804 186 000

*Jalan Akses Perkebunan yang Segera Dikerjakan Tahun 2017:

Wilayah-Anggaran:

Jalan Papas-Kakemaha Rp 500 juta

Jalan Lowu-Sahombol Rp 500 juta

Jalan Wawali Watuliney Rp 1 miliar

Jalan Abuang-Nazareth Rp 4,2 miliar

Jalan Wawali Pasan-Maulit Rp 6,5 miliar

Jalan Tambelang-Suhuyon Rp 7,86 miliar

Jalan Perkebunan Desa Ratatotok Utara Rp 200 juta

Jalan Desa Menuju Kolam Kinawakan Rp 200 juta

Jalan Desa Pangu Perkebunan Oi Rp 400 juta

Jalan Perkebunan Swat Rp 200 juta

Jalan Perkebunan Suhuyon Rp 300 juta

Jalan Belang Morea Rp 500 juta

Jalan Tambelang Kalait Rp 3,67 miliar

Sumber: Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Minahasa Tenggara.

Ditugaskan OD, Sumendap Pimpin Rapat Pemenangan Ahok-Djarot

sumendapmanadoterkini.com, JAKARTA — Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap SH, mendapat tugas dari Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P Olly Dondokambey SE.

Tugas yang diterima Sumendap yakni memimpin rapat tim pemenangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 2, Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta pasangan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat atau yang lebih dikenal Ahok-Djarot.

Sumendap mengakui, sebagai petugas partai harus menjalankan dan menaati tugas yang diberikan.

“Selaku petugas partai, sudah pasti kita akan menjalankan apa yang ditugaskan oleh pimpinan partai,” jelas Sumendap yang akarab disapa JS.

Dirinya mengakui tugas yang diberikan ini cukup menantang karena untuk memenangkan calon pemimpin Ibukota Negara Indonesia.

“Tugas ini cukup menantang karena terkait strategi memenangkan calon pemimpin Ibukota di negara kita,” ujarnya.

Saat memimpin rapat, JS bertukar pikiran dan memberi arahan kepada tim pemenang Paslon nomor urut 2, juga kepada PAC PDIP wilayah Menteng Jakarta Pusat.

Pada kesempatan tersebut, JS didampingi Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Ketua DPRD Mitra Tavif Watuseke dan Ketua Komisi B DPRD Mitra Sammy Pongilatan.(jay)

Bupati : Pelestarian Budaya Merupakan Prioritas dan Tanggung Jawab Bersama

sumendap
Bupati Mitra James Sumendap SH Saat Memberikan Sambutan di acara Seminar Budaya

manadoterkini.com,RATAHAN-Acara Seminar Budaya Minahasa Tenggara dilaksanakan di Green Garden Ratahan,Senin (10/04).Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Mitra James Sumendap SH.

Kadis Parbud Desten Katiandago SH dalam laporannya mengatakan kegiatan seminar budaya sangat penting dan strategis,lebih mengenal budaya Mitra dan bisa mengerti adat budaya.

”Kegiatan ini akan dijadikan agenda tahunan dengan maksud kekayaan budaya Mitra dapat dilestarikan dan tidak punah.Seminar budaya ini juga bisa menyatukan persepsi etnis di Mitra terutama bahasa daerah yang mulai terkikis dewasa ini di Mitra,”tutur Katiandago.

Bupati dalam sambutan berharap Seminar Budaya yang dilaksanakan ini jangan hanya sekedar seremonial, tetapi dapat menjadi momentum memurnikan pemahaman tentang budaya Mitra sekaligus menggali potensi-potensi budaya yang ada di Mitra.

”Seminar ini diharapkan dapat menjadi tonggak awal dalam pelestarian adat budaya Mitra agar tidak hilang oleh modernisasi dan dijadikan sarana untuk menggali secara mendalam kendala-kendala dalam melestarikan adat istiadat Mitra sesungguhnya,”terang Bupati.

Lanjut Bupati, ”Penting bagi kita untuk mengingatkan kembali kepada generasi muda untuk tetap melestarikan adat budaya sebagai jati diri Mitra yang beragam.Pelestarian Budaya merupakan prioritas dan tanggung jawab bersama,jangan abaikan budaya hanya karena kepentingan tertentu,pererat tali persaudaraan antara etnis yang ada di Mitra,dan hasilkan tokoh-tokoh budaya sehingga dapat mengeluarkan keputusan gelar adat kepada seseorang,”harap Bupati.

Bupati juga mengusulkan agar hasil dari seminar ini untuk dapat lokakaryakan sehingga terbentuk wadah resmi suku yang ada di Mitra, yang nantinya bisa melahirkan tokoh-tokoh pemangku adat dan berkesinambungan sampai generasi seterusnya yang tujuannya adat budaya tidak akan punah.

Kegiatan seminar budaya diikuti oleh para tokoh masyarakat dan tokoh adat Tonsawang, pasan dan ponosakan yang mengambil tema Menapaki adat dan budaya Minahasa Tenggara (Tonsawang,Pasan dan Ponosakan).Hadir pula asisten III Drs Piether Owu, ME dan sejumlah Pejabat Pemkab Mitra lainnya.(Jay)

Ketua DPRD Pimpin Rapat Paripurna Penyampaian LKPJ Tahun 2016

Sumendap, minahasa tenggaramanadoterkini.com, RATAHAN – Ketua DPRD Minahasa Tenggara (Mitra) Drs Tavif Watuseke pimpin Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Minahasa Tenggara dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) kepala Daerah Tahun 2016.

Bertempat di Ruang Sidang DPRD Mitra, Senin (27/03),Bupati menyampaikan LKPJ Bupati Minahasa Tenggara tahun 2016.

Dalam sambutannya Bupati menjelaskan bahwa ini sebagai ringkasan dokumen yang telah disusun oleh pemda dan telah diserahkan kepada pimpinan DPRD.”Penyampaian laporan ini merupakan kewajiban pemerintah serta wujud transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah, yang sesuai amanat konstitusional dalam UU nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah dan Peraturan pemerintah nomor 3 tahun 2007, tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah(LPPD) kepada pemerintah, LKPJ kepada DPRD dan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (ILPPD) kepada masyarakat,”jelas Bupati.

Lanjut Bupati.”Hal ini sesuai kebijakan tehnis operasional di bidang pendapatan daerah yang meliputi kegiatan yang bersifat intensifikasi dan ekstensifikasi, maka telah dilakukan upaya peningkatan pendapatan daerah untuk setiap jenis pendapatan,”terang Bupati.

Bupati juga menerangkan bahwa saat ini pemerintah memberikan perhatian serius dalam melihat pencapaian yang belum mencapai target, pembenahan penyelenggaraan akan terus dilakukan untuk mencapai hasil terbaik.

Hadir dalam rapat paripurna ini Wakil Bupati Mitra Ronald Kandoli dan seluruh jajaran pemkab Mitra dan para undangan rapat.(Jay)

Resmi Nahkodai IMI Sulut, Ini Target James Sumendap

manadoterkini.com, MANADO – James Sumendap resmi menahkodai IMI Sulut, setelah dilantik  Ketua IMI Pusat Sadikin Aksa di Hotel Aryaduta.

Sumendap
james sumendap ketika menerima petaka IMI Sulut

Dalam kesempatan tersebut Sumendap yang adalah Bupati Minahasa Tenggara ini bertekad mengharumkan dunia otomotif Sulawesi Utara pada ajang PON ke- XX tahun 2020 di Papua.

”Pebalap Otomotif di Sulut belum meraih emas pada di PON sebelumnya, untuk itu medali emas di PON Papua menjadi target IMI Sulut. Dengan dipercayakan memimpin IMI Sulut diharapkan bisa memberikan subangsi positif untuk Sulawesi Utara,” ujar Sumendap.

Sumendap tak lupa memberikan ucapan terima kasih kepada mantap Ketua IMI Sulut Ronny Eman yang telah menyerahkan jabatan Ketua Pemprov IMI Sulut kepadanya.

IMI Sulut
usai dilantik pengurus IMI Sulut foto bersama

”Begitu juga dengan tujuh clup peserta Musprov yang telah memilih saya menjadi Ketua IMI Sulut,”tandasnya.

Sementara Ketua IMI Pusat Sadikin Aksa, meminta pengurus IMI yang dilantik untuk bisa melaksanakan kejuaraan Nasional di Sulut.

“Banyak pembalap yang berpotensial di Sulut bisa berkanca di tingkat Nasional seperti Andre Sondak, untuk itu saya minta agar Ketua Pemprov IMI Sulut James Sumendap dapat menggelar Kejurnas Motorcross,” kata Aksa.

Turut hadir pada pelantikan tersebut, Pejabat Pemprov, Ketua Koni Sulut, Kolonel Theo Kawatu, Sekjen IMIM dan pembina IMIM Sulut.(jay)

Bupati Sumendap Resmikan Pasar Tombatu

mawitjeremanadoterkinu.com, RATAHAN – Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap SH meresmikan pasar Tombatu, Selasa (14/03). Pasar yang dibangun dalam tiga tahap dengan total anggaran sekira 5,8 miliar ini berdiri megah di jantung kota Tombatu.

Bupati dalam sambutannya mengatakan sekiranya dengan berdirinya pasar tipe modern ini,bisa berdampak positif bagi masyarakat yaitu dengan ikut bergeraknya perekonomian rakyat Tombatu raya terlebih masyarakat Mitra.

”Dengan dibangunnya pasar ini menjadi salah satu tujuan pemerintah untuk menggerakan perekonomian untuk lebih maju,agar kita tidak ketinggalan dengan daerah lain. Masyarakat Mitra harus terus maju dan tumbuh di semua bidang,”terang Bupati.

Dalam kesempatan ini Pemkab Mitra dan Bank BNI melaksanakan perjanjian bersama memorandum of understanding (MoU) BNI siap memasarkan produk-produk unggulan dari semua UMKM yang ada di Mitra melalui e-commers dan Disperindag selaku instansi terkait akan menyampaikan produk unggulan dari UMKM kepada BNI untuk kepentingan e-commers tersebut. (Jay)

Bupati Resmikan Pasar Rakyat di Pasan

mitramanadoterkini.com, RATAHAN – Kepedulian Bupati James Sumendap SH, untuk menggairahkan sektor Ekonomi Kerakyatan di Mitra sangatlah luar biasa. Hal ini terbukti dengan dibangunnya Pasar Rakyat Modern yang sudah dibangun di Kecamatan Tombatu dan Touluaan tahun 2016, dan sekarang di Pasan yang sudah diresmikan Kamis (23/02).

Pasar rakyat ini diresmikan langsung Bupati dan disaksikan oleh Ketua DPRD Mitra Drs Tavif Watuseke, anggota legislatif Vocke Ompi bersama para Pejabat Pemkab Mitra.

Bupati menegaskan bahwa dirinya sudah berkomitmen untuk memperhatikan kepentingan rakyat, terutama penyediaan infrastruktur secara lebih memadai, termasuk pembangunan pasar rakyat.

“Ini komitmen Saya untuk menggerakan secara maksimal sektor ekonomi berbasis kerakyatan di Mitra,” kata Sumendap.

Lebih lanjut Bupati menjelaskan, pihaknya akan berupaya agar setiap Wilayah Kecamatan di Kabupaten Minahasa Tenggara memiliki Pasar Rakyat, sehingga akses masyarakat dalam melakukan ativitas jual beli akan lebih mudah.

“Dalam waktu dekat ini akan diresmikan lagi Pasar di Kecamatan Ratatotok, Belang, Pusomaen,” tambahnya.

Dikatakannya lagi, sebagai langkah awal pengoperasian Pasar ini, tidak dipungut retribusi selama enam bulan.

“Saya harap padar ini dioperasikan setiap hari, kecuali hari minggu menyesuaikan dengan jam ibadah,” kata Bupati. (Jay)