Hasil “Manado Bakobong” ditengah pandemi, Walikota dan Kapolres panen jagung dan kacang hijau

manado bakobong
Walikota GS Vicky Lumentut mengarap kembali lahan yang siap untuk ditanami komoditi.

Awal Maret 2020 lalu, Pemerintah Kota Manado telah mencanangkan program “Manado Bakobong”, yang tujuannya, untuk ketahanan pangan. Alhasil, Jagung dan Kacang Hijau tersebut, telah membuahkan hasil dan mulai dipanen oleh Walikota GS Vicky Lumentut dan Kapolres Manado AKBP Elvianus Laoli SIK, , Jumat (26/06/2020) kemarin di Ringroad II, Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget.

Saat melanching Manado Bakobong lalu oleh GSVL, berbagai komoditi di tanam di lokasi perkebunan Pemkot Manado. Dan kini hasilnya bisa dinikmati kelompok tani binaan Pemkot Maando melalui Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DPKP).

“Puji syukur kepada Tuhan, program Manado Bakobong yang sudah mulai dilakukan sebelum pandemi ini ada di Manado, telah membuahkan dan saat ini kita panen bersama,” ujar Walikota GSVL di lokasi perkebunan.

Usai memanen, kemudian lanjutkan dengan penanaman kembali bibit jagung dan bibit kelapa.

 

GSVL ajak manfaatkan lahan kosong dan halaman rumah

 

manado bakobong
Walikota GS Vicky Lumentut dan Kapolresta AKBP Elvianus Laoli menyiram jagung di perkebunan Pemkot Manado di Buha yang tak lama lagi dipanen.

Upaya ketahanan pangan di masa pandemi terus digalakkan Pemkot Manado. Walikota Manado GS Vicky Lumentut mengajak warga agar manfaatkan lahan kosong dan halaman rumah untuk bercocok tanam.

“Mari kita manfaatkan lahan kosong dan halaman rumah kita, untuk bercocok tanam sebagai upaya ketahanan pangan di masa pandemi. Karena dalam menjaga ketahanan pangan di masa pandemi ini, sektor pertanian menjadi harapan, tulang punggung di tengah upaya pemerintah dalam menanggulangi Covid-19,” ajak Walikota GSVL.

Dijelaskannya, untuk perkebunan Pemkot Manado di Kelurahan Buha ini akan terus menjadi percontohan bagi petani. Dimana ada berbagai komoditi yang ditanam, antara lain rica, tomat, bawang, ubi, jagung, kacang hijau dan lain sebagainya.

gsvl“Lahan ini akan terus menjadi percontohan bagi petani di Kota Manado. Karena komoditi yang akan ditanam ini diproses ramah lingkungan dengan menggunakan teknologi pertanian,” ujar Walikota GSVL.

Hadir juga dalam kesempatan tersebut sejumlah pejabat Pemkot Manado, diantaranya Staf Ahli Walikota Hans Tinangon, Asisten II Philips Sondakh, Asisten III Peter KB Assa, Kadis PKP Muh Sofyan, Kadis Pariwisata Lenda Pelealu, Kalak BPBD Donald Sambuaga, dan Kabag Pemhumas Sonny Takumansang.

Juga ada sejumlah personil Polresta Manado, Ketua FKUB Pdt Renata Ticonuwu dan sejumlah kelompok tani.

 

“Manado Bakobong”, upaya ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19

 

manado bakobong
Walikota GS Vicky Lumentut bersama Kadis PKP M Sofyan

Pemerintah Kota Manado memang terus menggalakan kegiatan program “Manado Bakobong” sebagai salah satu upaya ketahanan pangan di tengah masa pandemi Covid-19.

Program ketahanan pangan keluarga ini diketahui sudah digiatkan Walikota GSVL sejak awal tahun 2020, dan ia sudah memprediksi bahwa pandemi Covid-19 akan mewabah ke seluruh dunia, tak terkecuali Kota Manado.

“Mengingat saat itu ada penerbangan direct langsung Manado ke China, dan sebaliknya. Saya sudah memperkirakan, wabah ini akan berdampak luas ke seluruh dunia, mengingat penyebarannya sangat cepat,” ujar Walikota GSVL.

Karena itu, ia mengajak warga Kota Manado untuk memanfaatkan lahan tidur, pekarangan rumah untuk ditanami kebutuhan dapur. Dan hal itu sudah dilakukannya di pekarangan rumahnya di Godblessn Hill Malalayang.

manado bakobong
Walikota GS Vicky Lumentut bersama Kadis PKP M Sofyan

Beberapa hari lalu juga, bagian dari kegiatan Manado Bakobong, Walikota GSVL didampingi Ketua TP-PKK Prof DR Julyeta PA Runtuwene (JPAR), mengikuti giat tanam rica bersama Kelompok Tani Solagratia Tongkaina, Kelurahan Tongkaina.

“Ayo tetap sosialisasikan serta kerja Manado Bakobong untuk ketahanan pangan keluarga dan ketahanan imun,” ajak Walikota GSVL.

Pengertian ketahanan pangan, tidak lepas dari UU No. 18/2012 tentang Pangan. Disebutkan dalam UU tersebut bahwa Ketahanan Pangan adalah “kondisi terpenuhinya Pangan bagi negara sampai dengan perseorangan, yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata, dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat, untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan”. (LIPSUS)

Kapabilitas APIP dari BPKP, Pemkot Manado Raih Level 3

manadomanadoterkini.com, MANADO – Kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Level 3 dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut), akhirnya bisa diraih Pemkot Manado melalui Inspektorat.

Prestasi yang membanggakan tersebut diterima langsung Walikota DR. Ir. G.S Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, di kantor BPKP Perwakilan Sulut, Rabu (10/6/2020).

manadoWalikota Manado pilihan rakyat dua periode ini mengatakan tahun 2020 ini Pemkot Manado telah menerima beberapa penghargaan, antara lain WTP dari BPK-RI, kemudian nilai SAKIP BB dari Kementerian PAN-RB dan hari ini penghargaan Kapabilitas APIP Level 3 dari BPKP.

“Sebelumnya kita mendapatkan penghargaan level 1, saya kira itu tertinggi ternyata paling rendah. Kemudian saya instruksikan Inspektorat, saya tidak mau tahu di ujung kepemerintahan saya pokoknya kita harus dapat level 3. Akhirnya lewat kerja keras pihak Inspektorat dan bimbingan dari BPKP kita bisa mewujudkan itu,” ucap Walikota GSVL.

GSVL apresiasi bimbingan dan dorongan BPKP

Walikota Manado yang adalah Ketua Dewan Pengawas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ini mengapresiasi pihak BPKP yang terus memberikan bimbingan dan dorongan kepada Inspektorat Kota Manado untuk mendapat hasil yang lebih baik.

“Terima kasih BPKP yang terus mendukung meng-asistensi kami. Saya juga harap BPKP tetap mengawal setiap kegiatan kami di masa pandemi covid-19 saat ini,” ujar GSVL, seraya memberikan apresiasi kepada jajaran Inspektorat kota Manado yang telah bekerja keras sehingga ada di level sekarang ini.

 

Nugraha : APIP level 3 di Sulut baru 7 daerah

manadoKepala BPKP Perwakilan Sulut, DR. Setya Nugraha menyebut, dari 16 kabupaten/kota di Sulut baru 7 daerah yang mendapat APIP level 3 termasuk Pemkot Manado.

“Inspektorat Kota Manado perlu diapresiasi karena begitu gigih untuk menaikan level APIP, bekerja keras sehingga hanya perlu tiga bulan untuk menyelesaikan laporan untuk penilaian,”ungkap Nugraha

Lanjutnya menjelaskan, Level APIP itu dari 1-5, secara nasional kurang dari 50 persen yang mendapat level 3, yang dapat level 4 baru dua instansi. Artinya, memang tidak mudah untuk sampai ke titik ini.

“Saya harap pemerintah kota tidak cepat bangga dengan capaian ini. Jangan cepat puas, tanggung jawab lebih berat karena menyandang level 3. Terus beri value, ibaratnya Inspektorat ini jadi mata dan telinga pemerintah, jadi tempat bertanya, tempat meminta saran. Jadi teruslah berkarya, sekali lagi selamat,” imbu Kepala BPKP Perwakilan Sulut ini.

 

Bulo : Level 3 APIP atas arahan dan petunjuk Walikota

manadoInspektur Kota Manado, Atto Bulo, SH, MH menambahkan apa yang diraih oleh Inspektorat Pemkot Manado dengan meraih level 3 ini, adalah semua atas arahan dari dan petunjuk dari Bapak Walikota, Bapak Wakil Walikota dan Bapak Sekretaris Daerah Kota Manado, yang didukung oleh semua Perangkat Daerah di lingkungan pemerintahan kota Manado,.

manado“Selain arahan dan petunjuk Walikota GSVL, juga dibawah bimbingan BPKP Perwakilan Sulut, Bapak, DR, Setya Nugraha bersama Tim yang ada,” tutur Bulo.

Hadir juga dalam kesempatan itu, Kaban Keuangan dan Aset Daerah Kota Manado, Johnly Evans Tamaka, SE, Kabag Pem-Humas Kota Manado, Drs Sonny M. Takumansang, M.Si dan jajaran pejabat dilingkungan Inspektorat Kota Manado.

(LiputanKhusus)

Terus Perangi Covid-19, Bupati VAP Pimpin Penyemprotan Disinfektan di Pemukiman Warga

Minutmanadoterkini.com, AIRMADIDI-Komitmen untuk memerangi Corona Virus Disease (Covid-19), terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) dibawah kepemimpinan Bupati DR (HC) Vonnie Anneke Panambunan STh.

Buktinya, orang nomor satu di tanah Tonsea ini, kembali memimpin penyemprotan disinfektan sebagai bagian dari upaya antisipasi perkembangan pandemik Covid-19, yang dilakukan di pemukiman warga Kecamatan Kalawat, Senin (8/6/2020).

“Penyemprotan disinfektan ini kembali dilakukan untuk mencegah dan memerangi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Minahasa Utara. Tentunya kita harus bahu-membahu dalam memerangi wabah ini. Penyemprotan disinfektan ini sebagai langkah serius, tindakan preventif, pencegahan terhadap virus Corona. Dalam menghadapi Covid-19 ini, kita akan terus tetap konsisten memutus rantai penularan virus Covid-19,” ujar Bupati VAP.

Lebih lanjut, Bupati VAP-sebutan akrab DR (HC) Vonnie Panambunan STh, usai memimpin langsung penyemprotan disinfektan, juga berbagi kasih dengan memberikan bantuan langsung kepada masyarakat berupa masker dan uang tunai.

Minut“Menghadapi pandemi Covid-19, menghimbau masyarakat agar jangan resah dan jangan panik, tetapi tetap tenang dan tetap waspada, tetap mengikuti protokol kesehatan dan patuhi aturan pemerintah, bekerja dari rumah, jangan keluar rumah kecuali ada keperluan dan harus selalu menggunakan masker saat berada di luar rumah, jaga jarak minimal satu meter, mencuci tangan sesering mungkin pakai sabun dengan air mengalir minimal 20 detik, semua ini untuk memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease dan yang terpenting tetap berdoa memohon kepada Tuhan agar pandemi Covid-19 ini cepat berlalu sehingga kita bisa beraktivitas seperti biasa,” imbau Bupati VAP.

Sementara itu, penyemprotan tersebut diketahui melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) dan Damkar yang dipimpin oleh Kasat Robby Parengkuan SH, personel Polres serta sejumlah Ormas dan LSM. Diungkapkan Parengkuan.

“Untuk penyemprotan disinfektan ini kami mengerahkan dua unit mobil Damkar. Selain dengan mobil Damkar, penyemprotan disinfektan juga dilakukan dengan alat handspray untuk ruangan di perkantoran pelayanan publik,” terang Kasat Pol PP Robby Parengkuan SH.(ADVETORIAL)

“Dirgahayu Sang Kreator Manado”

Karena Kasih dan Anugerah Tuhan, Senin (08/06/2020) hari ini, Walikota Manado, Pnt. DR. Ir. GS Vicky Lumentut,SH, M.Si, DEA, bersukacita bersama keluarga Lumentut Runtuwene, dengan ditambahkan usia satu tahun sehingga membilang 61 tahun.

Suami tercinta dari Rektor Unima, Prof. DR. Julyeta PA Lumentut-Runtuwene, MS, DEA, ini adalah salah satu tokoh pemimpin yang popular di ranah pemerintahan maupun diaras pelayanan Sinode GMIM.

Capaian tersebut bukan sekadar momentum dan eksistensi kejutan, namun hasil dari perjuangan panjang seorang anak yang lahir pada 8 Juni 1959, di sebuah desa terpencil di pinggir Danau Tondano, Remboken, Kabupaten Minahasa.

Seperti yang dinarasikan dalam buku “GSVL Kreator Manado Fantastis”. Dimana GSVL melewati masa kecilnya tidak gampang, benar-benar memulai dari bawah. Terbiasa kerja mandiri dari kecil, mencari biaya sekolah bahkan studi lewat kerja keras yang dilakukan dengan sabar.

Lumentut runtuwene
Foto bersama Keluarga Lumentut – Runtutwene

Terlatih sejak masa kecil dan tertempa di kegiatan pelayanan, Kebiasaan ini membentuk mental dan kepribadian GSVL, sebagaimana yang kemudian dikenal publik saat ini.

“Di waktu saya kecil, saat Minggu pagi saya sudah bersiap ke gereja untuk beribadah, ini rutin saya jalani,” ucap GSVL.

 

manadoSelama memimpim Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara, banyak aral dan tantangan yang menghadang, namun dengan keteguhan tekad dan dilandasi oleh kerendahan hatinya, GSVL mampu melewati satu demi satu kemelut, dan kemudian menjawab dengan prestasi yang diraih, meneguhkan performa Manado sekaligus menahbiskan kepiawaiannya meramu kota ini.

Lumentut runtuweneGSVL menjadi kreator Manado yang handal. Berbagai penghargaan diraih dengan bahan kerja seputar pelayanan publik menunjukan komitmen dan konsistensi GSVL dalam mengemban amanat rakyat, Ia layak terlontar ke titik tinggi dan menepuk dada, namun kenyataannya tak ada yang berubah dari keseharian Walikota terbaik di Indonesia itu.

Masih banyak pekerjaan yang akan diwujudkan kedepan oleh GSVL, dan ia tahu cara untuk mewujudnyatakan itu.

gsvlgsvl

“Berseru dan tetap senantiasa Berserah kepada Tuhan, sebagai yang empunya kehidupan kita,dan tetap menjaga fokus serta irama kerja, disiplin dan berfokus pada kepentingan warga niscaya kita meraih yang terbaik,” ucap GSVL

 

Selamat HUT Walikota Manado ke 61, Tuhan Yesus Memberkati bersama keluarga, diberikan kesabaran,kekuatan dan kesehatan dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab, lebih khusus lagi dalam menghadapi pandemi covid-19 di Kota Manado.

Mazmur 90 : 12 “Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana”.

 

(Pem-hum-kotamanado/***)

Kota Manado Jemput Era Normal Baru

Hari Kedua Uji Coba,  Walikota GSVL Pantau Pos Konstrol Kesehatan

manado cerdas
Walikota GS Vicky Lumentut memberikan penjelasan kepada wartawan terkait uji coba masuk keluar menyambut era normal baru

MANADO sebagai ibukota Provinsi Sulawesi Utara bersiap menyambut Era Normal Baru. Langkah antisipasi memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Walikota Manado GS Vicky Lumentut, memperketat pergerakan masuk keluar barang dan perseorangan di Kota Manado.

Dijelaskan GSVL, langkah ini merupakan pengenalan menuju normal baru di pintu pos masuk, untuk setiap orang yang akan masuk Kota Manado.

manado cerdas
Walikota GS Vicky Lumentut didampingi drg Sanil Marentek

“Terima kasih atas pengertian warga yang masuk kota Manado, tahap pengenalan / sosialisasi ini dilakukan untuk bahan evaluasi tentang kesiapan petugas kesehatan dan kebutuhan Alat ukur panas disetiap pintu Pos, agar nanti saat dimulai pelaksanaannya tidak menimbulkan antrian kendaraan yang panjang,” ujar Walikota dua periode itu saat memantau langsung uji coba hari kedua, Sabtu (30/5/2020) di pos kontrol kesehatan perbatasan tugu boboca Malalayang, didampingi Ketua TP PKK, Prof. DR. Julyeta PA Lumentut, didampingi Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kota Manado, drg. Sanil Marentek.

manado cerdas
Apresiasi warga kepada Walikota GSVL yang turun langsung memantau aktivitas keluar masuk Kota Manado

Setiap kendaraan yang masuk baik roda dua dan roda empat, mulai diperiksa suhu tubuh penumpang, wajib pakai masker serta mengsosialisasikan 50 % penumpang dari kapasitas kendaraan.

“Ayo mari kita jemput bersama era normal baru dengan tetap jaga jarak, pakai masker. Cuci tangan pakai sabun diair mengalir atau hand sanitizer, jangan suka berkumpul, Salam Sehat, ” ujar Walikota.

 

Walikota GSVL turun langsung ukur suhu tubuh

manado cerdas
Walikota GSVL turun langsung menggunakan thermogun mengukur suhu tubuh salah satu warga yang mengunakan kendaraan roda dua akan masuk ke Kota Manado

Dalam kegiatan tersebut terpantau Walikota dua periode pilihan rakyat ini turun tangan dengan membantu petugas kesehatan di pos kontrol batas kota Malalayang mengukur suhu tubuh orang yang masuk dari luar Kota Manado dengan menggunakan thermogun.

“Selamat sore bapak/ibu maaf menganggu sedikit berjalanan, dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 dan menyambut era normal baru masuk manado, suhu tubuh bapak/ibu akan diukur terlebih dahulu, ” ujar Ketua Apeksi ini.

 

 

Uji Coba Pos Kontrol Kesehatan di Perbatasan, Walikota Pastikan Camat dan Lurah Siap

manado cerdas
Walikota GSVL tak luput dari pengukuran suhu tubuh dengan menggunakan thermogun

Pos Kontrol Kesehatan di pintu masuk wilayah Kota Manado akan mulai beroperasi pada Jumat (29/05). Meski baru pelaksanaan uji coba, tapi Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut, meminta para Camat dan Lurah untuk menaruh perhatian dan memastikan bahwa semua pos tersebut sudah siap.

“Siap di pos baik itu alat ukur suhu tubuh, dipasang baliho yang mudah terbaca, isinya adalah tentang pemeriksaan suhu, pakai masker dan pembatasan jumlah penumpang dalam mobil maksimal 50 persen supaya jarak antar penumpang sesuai protokol kesehatan,” ujar Vicky Lumentut.

manado cerdas
Ketua TP-PKK memberikan hand sanitizer kepada petugas pos jaga di Batas Kota Malalayang

Vicky menjelaskan, uji coba tersebut dilakukan untuk melihat kebutuhan alat ukur panas di masing-masing pos berdasarkan banyaknya orang dan kendaraan yang masuk keluar Kota Manado.

“Itu agar tidak terjadi antrian yang panjang di pos. Setelah ada petunjuk dari Pak Gubernur sebagai Ketua Gugus Tugas Sulut tentang Pos Kontrol Kesehatan ini maka saya akan umumkan secara resmi dimulainya pemeriksaan di Pos Kontrol Kesehatan Manado,” kata Walikota

Wali Kota dua periode ini berharap, hal ini dapat menjadi perhatian semua oihak terkait dan segera melengkapi kelengkapan di pos untuk pelaksanakan uji coba.

“Sukses untuk upaya memutus mata rantai COVID-19 di Manado,” tutup Walikota

 

Hasil rapat Vicon, Ini Tiga Syarat Masuk Manado

manado cerdas
Walikota GS Vicky Lumentut memimpin rapat lewat vicom bersama Forkopimda serta instansi terkait Pemkot Manado

Walikota, DR. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, menggelar rapat melalui video conference (Vicon) bersama dengan Forkopimda Kota Manado, sehubungan dengan percepatan penanganan wabah pandemi covid-19 di ibukota provinsi Sulawesi Utara ini, Selasa (26/05).

Ditegaskan Walikota, dalam rapat tersebut, diputuskan beberapa hal terkait pengawasan orang masuk keluar Manado, yakni 1. pengukuran suhu tubuh bagi setiap orang masuk, oleh petugas di pos kontrol kesehatan, 2. wajib setiap orang yang masuk kota Manado menggunakan masker, 3. Untuk kendaraan dibatasi jumlah penumpangnya 50% dari kapasitas jumlah tempat duduk.

“Hasil rapat via Vicon bersama Forkopimda, disepakati tiga point diatas, diantaranya, pengukuran suhu tubuh, apabila ada yang suhunya diatas 38°C, maka petugas langsung akan mengarahkan dan mengantar ke Puskemas atau ke Rumah Sakit terdekat. Wajib pakai masker apabila masuk Manado, dan untuk batasan jumlah penumpang kendaraan 50 % dari kapasitas kendaraan yang tersedia,” ujar Walikota.

manado cerdas
Rapat Forkopimda bersama instansi terkait Pemkot Manado

Lanjut Walikota, untuk efektifnya pemberlakuan pemeriksaan orang masuk keluar Manado ini, mulai berlaku pada Jumat 29 Mei. ” Maka dua hari ini 27-28/05, akan dilakukan sosialisasi sambil menyiapkan pos kontrol kesehatan di pintu masuk kota Manado.

Selain itu, tak lupa Walikota yang juga ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kota Manado, mengingat agar masyarakat untuk tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, pola hidup sehat dan bersih, tetap pakai masker, hindari kerumunan orang, rajin cuci tangan pakai sabun di air yang mengalir, olahraga secukupnya.

Hadir mengikuti rapat tersebut, Wakil Walikota, Mor D. Bastiaan, SE, Sekretaris Daerah Kota Manado, Micler CS Lakat, SH, MH, Asisten I Setda Kota Manado, Drs Heri Saptono, Kadis Kesehatan Kota Manado, dr. Ivan Marthin, Kaban BPBD Kota Manado, Donald Sambuaga, M.Si, Kasat Pol-PP Kota Manado, Johanis Waworuntu, Kakan Kesbang Kota Manado, Hanny Solang, Jubir Gugus Tugas Covid-19 Kota Manado, drg. Sanil Marentek, Kabag Hukum Kota Manado, Yanti Putri, SH, MH, Kabag Pem-Humas Kota Manado, Drs Sonny M. Takumansang, M.Si, serta para Camat di Kota Manado.

(Liputan Khusus/Advetorial)

Cegah COVID-19, Pemprov Sulut Konsisten, Kerja Profesional, Terprogram dan Terukur

Sulutmanadoterkini.com, SULUT – Konsisten dan keseriusan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 tak perlu diragukan lagi, kerja profesional, terprogram dan terukur hal penting yang dilakukan.

Aktifitas sebagai Gubernur dan sebagai gugus depan, mampu berjalan seiring, seirama, baik bersama
Jajaran dengan tugas rutin, maupun bersama Tim gugus depan dengan tugas penanganan pandemi.

Sulut hebatSejak awal penyebaran COVID-19 terdeteksi di Sulut, Pemprov secara gencar melakukan sosialisasi baik melalui baliho, media cetak, media elektronik dan televisi terhadap pencegahan dan penanganan COVID-19 dan mengajak masyarakat agar mematuhi himbauan pemerintah untuk tetap di rumah, memakai masker, cuci tangan, menyediakan tempat cuci tangan, makan makanan bergizi, physical distancing, tidak berkerumun dan berkumpul ditempat tempat ramai atau tempat umum terus dilakukan.

Disamping itu juga Pemprov melakukan penyemprotan disinfektan dan pemasangan bilik disinfektan serta tempat cuci tangan di kantor-kantor, rumah ibadah, pasar, terminal dan tempat-tempat umum lainnya.

MinselPemprov Sulut secara rutin melakukan konferensi pers yang disiarkan secara langsung melalui Channel YouTube untuk menyampaikan perkembangan terkini perihal perkembangan COVID-19, di samping memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat perihal sejauh mana penanganan COVID-19 di Sulawesi Utara yang dilakukan Pemprov melalui Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Sulut.

Bahkan Gubernur Olly Dondokambey bersama Wakil Gubernur Steven Kandouw dan jajaran turun langsung menyisir daerah kepulauan untuk memberikan bantuan paket bahan pokok berupa 5 kilogram beras, 10 bungkus mie instan, 1 liter minyak goreng, 3 kaleng ikan siap saji dan 5 buah masker.

MinselRombongan menggunakan jet ski dan kapal menyeberangi lautan untuk membagikan bantuan di Pulau Gangga, Talise, Kinabuhutan dan Bangka serta pulau-pulau lainnya.

Selain itu, ada beberapa poin penting lainnya yang dibahas dalam rapat koordinasi percepatan penanganan COVID-19 diantaranya penambahan kapasitas perlengkapan kesehatan, optimalisasi alur rujukan ditingkat pelayanan kesehatan dan peningkatan pengawasan penumpang di bandara.

MinselPerkembangan kasus Covid-19, maka beberapa hal yang perlu disikapi oleh Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota yaitu :

1. penambahan kapasitas:
a. Perlengkapan Kesehatan seperti Ventilator, APD, Mobile X-Ray;
b. Ruangan Perawatan;
c. Ruangan Isolasi;
d. Rumah Singgah.

Minsel2. Untuk Rumah Singgah harus ada pemisahan sesuai tingkatan pemeriksaan (Reaktif, ODP, PDP, Positif). Ini untuk mencegah berjangkitnya virus dari yang sudah positif atau potensi positif.

3. Memaksimalkan Alur Koordinasi dan Alur Rujukan di Tingkat Pelayanan Kesehatan antar Provinsi dan Kabupaten/Kota (Rumah Sakit, Puskesmas dan lainnya)

Sulut4. Meningkatkan Koordinasi antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota dengan melaksanakan rapat secara Virtual pada kesempatan pertama peserta rapat:

5. Meningkatkan pengawasan terhadap penumpang yang akan berangkat keluar daerah dengan membuat SOP yang jelas (dikoordinasi oleh BPBD) dan diterapkan secara maksimal oleh gabungan petugas posko yang ada di Bandara.

Begitu juga diberlakukan untuk penumpang yang masuk wilayah Sulawesi Utara.

6. Membentuk Tim Kecil dalam hal merumuskan kajian-kajian terkait penanganan COVID-19 sebagai alat pertimbangan pimpinan dalam pengambilan keputusan,

Tim Kecil dimaksud terdiri dari unsur: Dinas Kesehatan, BPBD, Dinas Perhubungan dan Biro Hukum

7. Dinas Kesehatan akan berupaya meningkatkan kapasitas pemeriksaan untuk mempercepat hasil pemeriksaan swab di laboratorium yang ada sebagai penentu langkah penanganan medis selanjutnya bagi pasien COVID-19.

8. Segera melaksanakan rapat terbatas dengan Pemerintah Kota Manado yang akan dimotori oleh Sekretaris Gugus Tugas COVID-19 terkait rencana penerapan “pembatasan orang keluar masuk Manado” yang rencananya akan dimulai tanggal 27 Mei 2020, hendaknya mempertimbangkan kajian Epidemiologi, diantaranya tempat tinggal pekerja (ASN/THL/Swasta) yang berada diluar wilayah Kota Manado. (Adv/Rizath)

Pemprov Sulut Ambil Kebijakan dan Langkah-Langkah Terupdate dan Terupgrade

Sulutmanadoterkini.com, SULUT – Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Sulawesi Utara bahkan di seluruh dunia masih berlanjut.

Sehingga Pemerintah Provinsi Sulut dibawah pemerintahan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw terus melakukan kebijakan dan langkah-langkah yang terupdate dan terupgrade, dengan melihat perkembangan, yang setiap langkah dikoordinasikan dengan pemerintah Pusat.

SulutPemprov Sulawesi Utara Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw, dalam memutus mata rantai pandemi, tetap konsisten, bekerja secara profesional, terprogram dan terukur.

Kebijakan yang diambil selalu melibatkan semua yang terkait, dan yang ber kompeten di bidangnya.

SulutKarena gubernur dan wakil gubernur merasa koordinasi itu penting, sehingga ketika ada aturan yang di berlakukan tidak ada yang merasa ter pinggirkan apalagi merusak tatanan.

Penerapan setiap Kebijakan terupdate dan terupgrade, dengan melihat perkembangan, yang setiap langkah dikoordinasikan dengan pemerintah Pusat.

SulutAda beberapa Kebijakan dan langkah-langkah yang ditempuh Pemprov Sulut sebagai usaha memutus mata rantai penyebaran COVID-19 tanpa menyampingkan Koordinasi dengan pemerintah pusat.

Menurut Olly, koordinasi itu penting, sehingga ketika ada aturan yang di berlakukan tidak ada yang merasa ter pinggirkan apalagi merusak tatanan.

SulutPemerintah Provinsi Sulawesi Utara dibawah komando Gubernur Olly Dondokambey terus melakukan berbagai strategi dan kebijakan untuk mempercepat penanganan pandemi COVID-19 di Sulut.

Adapun strategi dan kebijakan dari Pemprov Sulut tersebut dijalankan diantaranya dengan membentuk gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 di Sulut melalui SK Gubernur Sulut Nomor 126 tahun 2020, recofusing anggaran untuk penanganan kesehatan dan jaring pengaman sosial, menyiapkan rumah singgah untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan laboratorium PCR untuk memeriksa swab tes pasien COVID-19.

MinselPemprov Sulut juga menerbitkan Peraturan Gubernur Nomor 8 Tahun 2020 tentang Optimalisasi Pencegahan Penyebaran (OPP) COVID-19, sosialisasi pencegahan dan penanganan COVID-19 baik melalui media cetak dan elektronik serta menyampaikan perkembangan penanganan pasien COVID-19 melalui konferensi pers yang juga disiarkan melalui channel YouTube Pemprov Sulut.

Melakukan refocusing anggaran sebesar 96 Miliar yang terdiri dari :
1). 50,5 Miliar untuk penanganan kesehatan, yang diperuntukan bagi pengadaan ventilator, tandu darurat, bilik disinfektan, Alat Pelindung Diri (APD), Rapid Tes, Ruang Isolasi, disinfektan, alkohol, vitamin, obat-obatan dan penunjang satuan tugas di bidang kesehatan.

2). 45,5 Miliar untuk Bantuan Sosial dan Jaring Pengaman Sosial sebanyak 250.000 paket.

Menyiapkan Rumah Singgah
1). Kantor Penanggulangan Krisis Kesehatan di Teterusan Mapanget (30 bed/tempat tidur)
2). Kantor Bandiklat Maumbi (100 bed)
3). Kantor Bapelkes di Malalayang (270 bed)
4). Asrama Haji di Tuminting (300 bed)
5). RSUD Bitung (20 bed ruang khusus isolasi)
6). Lembaga Pengembangan Mutu Pendidikan (eks BPG) di Pineleng (40 bed blm termasuk kamar ber AC)
7). RSUD Noongan (6 bed ruang khusus isolasi)
8). Gedung P3C di Kairagi Manado.

Menyiapkan laboratorium untuk pemeriksaan SWAB COVID-19 di 2 lokasi yaitu:
1). Laboratorium Covid-19 di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pencegahan Penyakit (BTKLPP) di Mapanget Kota Manado (beroperasi mulai 4 Mei 2020)
2). Laboratorium RSUP Prof. Kandou Manado.

Menerbitkan Peraturan Gubernur Sulut Nomor 8 Tahun 2020 Tentang Optimalisasi Pencegahan Penyebaran COVID-19 di Wilayah Provinsi Sulawesi Utara, dimana dalam Pergub ini diatur tentang Pembatasan sebagai berikut :
1). Pembatasan Pelaksanaan Pembelajaran di sekolah dan atau instansi Pendidikan lainnya;
2). Pembatasan aktivitas bekerja di tempat kerja;
3). Pembatasan kegiatan keagamaan di rumah ibadah;
4). Kegiatan di tempat atau fasilitas umum;
5). Pembatasan Moda Transportasi.

Menyiapkan lahan pekuburan untuk jenazah pasien covid-19 di lokasi :
1). Ilo-Ilo Desa Wori Minahasa Utara (masih belum disetujui Pemkab Minahasa Utara)
2). Desa Kalasey Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga mendorong Pemerintah Kabupaten Kota agar menyiapkan lahan pemakaman bagi korban positif COVID-19. (Adv/Rizath)

Momentun Idul Fitri 1441 H, Wali Kota Bitung Berharap Covid-19 Segera Berakhir

Idul fitri bitung
Caption : Keluarga Wali Kota Bitung Lomban -Rawung

manadoterkini.com, BITUNG – Pemerintah Kota Bitung dibawah kepemimpinan Wali Kota Maximilian Jonas Lomban, SE MSi dan Wakil Wali Kota Bitung Ir. Maurits Mantiri, MM serta Sekretaris kota Bitung Dr. Audy Pangemanan mengucapkan selamat merayakan hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah Minal Aidzin Wal Faidzin. Senin (25/05/2020)

Melalui Momentum Idul Fitri tahun ini, Wali Kota Max J Lomban berharap seluruh masyarakat diberi kekuatan ditengah-tengah upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan kita semua dalam keadaan sehat-sehat dan semoga Pandemi ini pula cepat berkahir.

“Tetap jaga jarak, pakai masker, rajin cuci tangan dan terus berdoa,” ujar Lomban.

Idul fitri bitung
Caption : Keluarga Wakil Wali Kota Bitung Mantiri – Tangkudung

Lanjutnya, Atas nama pemerintah Kota Bitung dan Keluarga Besar Lomban-Rawung mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriyah Minal Aidzin Wal Faidzin Mohon maaf lahir dan batin.

“Kami sekeluarga mohon maaf jika selama ini muncul tindakan atau kata-kata yang tidak berkenan di Hati. Semoga Allah SWA Segera Mengangkat Pandemi Ini dan kita kembali berjabat tangan lagi,” tutur MJL. (Refly/Adve)

Momentum Harkitnas, Komitmen GSVL untuk rakyat Manado

Walikota : Tugas Utama Kita selamatkan rakyat Manado dari bahaya Covid 19

manado cerdas
Walikota Manado GS Vicky Lumentut

Bukan rahasia lagi makin meningkatnya angka terkonfirmasi positif Covid 19 di kota Manado. Karenanya, Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH M.Si DEA, kembali mengingatkan tugas kita semua “Selamatkan rakyat Manado dari bahaya Covid 19”.

“Untuk itu saya minta rekan – rekan semua bekerja Gotong Royong sesuai tupoksi,” kata Walikota

Ia pun menegaskan sebagai sebuah tim baiknya kita saling mengingatkan, saling menyemangati dan saling membantu agar tercapai tujuan utama yakni menyelamatkan rakyat kita.

“Mari Torang baku – baku bantu, sambil tetap berserah dan berdoa kepada Tuhan yang maha kuasa,” tukas Walikota kembali.

 

Walikota GSVL beri semangat kepada rakyat Manado agar bangkit dalam optimisme

manado cerdasDalam momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tahun 2020, Walikota Manado DR GS Vicky Lumentut (GSVL) berujar bahwa perlunya solidaritas sosial di tengah pandemi corona virus disease 2019 atau Covid-19.

“Lebih seabad lalu rakyat berjuang mewujudkan suatu bangsa yang besar, kuat, dan bersatu, yang ditandai dengan berdirinya Boedi Oetomo. Dan hari ini, 112 tahun kemudian, kita kembali ditantang untuk mewujudkan solidaritas sosial dan persaudaraan sejati mengatasi pandemi Covid-19,” ujarnya usai mengikuti Upacara Bendera Peringatan Harkitnas ke 12 di Lapangan Anantakupa Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Rabu (20/05/2020), secara virtual melalui link streaming https//komi.fo/Harkitnas2020, dari kediamannya, di Godbless Hill Malalayang.

Tak lupa ia menyampaikan selamat Hari Kebangkitan Nasional, dan memberi semangat kepada rakyat Kota Manado agar bangkit dalam optimisme baru.

“Jadikan life style kita menuju era normal baru ini dengan selalu memakai masker, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun di air yang mengalir, jangan suka berkumpul, bekerja tetap produktif, lebih tekun beribadah. Untuk warga Manado jangan lupa ‘bakobong’ untuk ketahanan pangan keluarga. Salam Sehat,” ucap Walikota GSVL.

Dilansir dari laman setkab.go.id, Menkominfo Johnny G Plate menyebutkan peringatan ke-112 Harkitnas 2020, yang berlangsung dalam situasi pandemi Covid-19, akan menjadi momentum bagi seluruh bangsa Indonesia untuk bangkit dalam optimisme normal baru.

Oleh karena itu, ia berharap agar kebangkitan nasional tidak sekadar diperingati sebagai ritual belaka. “Dalam setiap peringatan tentunya mengandung nilai-nilai afektif dan edukatif yang dapat dijadikan teladan untuk generasi masa kini dan yang akan datang,” ungkapnya.

GSVLPeringatan Harkitnas setiap tahun, menurutnya, menjadi titik awal membangun kesadaran bergerak bersama mengatasi permasalahan bangsa Indonesia. “Semangat Kebangkitan Nasional perlu ditanamkan dalam jati diri setiap warga negara Indonesia. Tujuannya dapat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia serta keutuhan NKRI dari berbagai bentuk ancaman serta memperbaiki kehidupan bangsa yang lebih baik ke depannya,” ujar Menteri Johnny.

Dengan semangat kebangkitan nasional, Menteri Johnny mengajak seluruh bangsa bergerak untuk menghadapi Covid-19. Targetnya agar masyarakat tidak terpapar sekaligus tidak terkapar karena dampak ekonomi dan sosial pandemi Covid-19.

manado“Pertama, memastikan agar protokol kesehatan dijalankan dengan menjaga jarak, cuci tangan pakai sabun dan menggunakan masker. Kedua, menjaga agar kepentingan rakyat secara khusus aspek perekonomian dan lapangan kerja tetap terjaga. Dan, ketiga sebagai bangsa, kita semua dipanggil untuk berkolaborasi dalam upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” jelasnya merinci langkah yang bisa dilakukan setiap orang.

Menurut Menteri Johnny, pemerintah telah mengambil berbagai langkah kebijakan untuk mencegah penularan sekaligus memastikan agar kehidupan ekonomi masyarakat tetap berjalan. “Presiden Joko Widodo telah menegaskan bahwa kedua pendekatan, ekonomi dan kesehatan, ini ditempuh sekaligus dalam takaran prioritas yang disesuaikan dengan data empiris dan kondisi Indonesia,” jelas Menteri Kominfo.

 

Pandemi Covid-19 mendorong percepatan memasuki era digital

manado

Sebagai tema pokok peringatan Harkitnas 2020, Menteri Johnny mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk membiasakan diri dengan cara hidup baru dan tetap produktif. “Saat ini bangsa sedang memanggil kita untuk bersatu padu untuk Bangkit dalam Optimisme Normal Baru. Kita harus membiasakan diri dengan cara hidup baru. Tetap produktif di tengah pandemi Covid-19. Terbiasa menerapkan protokol kesehatan, protokol transportasi dan protokol lainnya. Meskipun ada perubahan standar dalam mekanisme kerja, belajar maupun aktivitas lainnya,” ajaknya.

Menteri Johnny juga menilai kebangkitan nasional dalam masa pandemi Covid-19 harus dimaknai sebagai dorongan percepatan memasuki era digital. “Mari kita manfaatkan ruang digital secara tepat dan bijak. Katakan tidak pada segala jenis hoaks, ujaran kebencian dan berbagai jenis penyalahgunaan ruang digital yang mencederai semangat persatuan dan kesatuan sebagai bangsa. Selalu isi dengan hal bermanfaat untuk kemajuan ekonomi, secara khusus ekonomi digital yang berkembang dari waktu ke waktu,” ajaknya.

(LiputanKhusus/Advetorial)

Opini WTP Lima Kali Beruntun, ‘Tangan Dingin’ JS Jadikan Kabupaten Mitra Fenomenal

Opini WTP Lima Kali Beruntun, ‘Tangan Dingin’ JS Jadikan Kabupaten Mitra Fenomenal

 mitra hebat

Minahasa Tenggara (Mitra), kembali dianugerahi opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan mempercepat daerah tersebut terdepan di Sulawesi Utara.

Hasil ini, mengukuhkan Mitra meraih opini tertinggi dari BPK lima kali secara beruntun, dan nyaris tanpa ada catatan.

Capaian ini harus diakui tak terlepas dari ‘tangan dingin’ Bupati James Sumendap, yang sejak awal dirinya memimpin, menargetkan Minahasa Tenggara dapat keluar dari bayang-bayang opini disclaimer, sampai ke TW.

mitra hebat

Capaian fenomenal yang dipersembahkan Bupati James Sumendap untuk seluruh rakyat Minahasa Tenggara, tanpa terkecuali.

Perlu diingat, sebelum Bupati James Sumendap memimpin, atau sejak Minahasa Tenggara dimekarkan pada tahun 2007, daerah ini seakan ‘nyaman’ dengan opini disclaimer. Bahkan sempat dikatakan sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) yang nyaris gagal setelah dimekarkan.

Namun angin perubahan pun datang di tanah Tonsawang, Pasan, dan Ponosakan ini. Memimpin Minahasa Tenggara sejak  akhir 2013, salah satu perubahan paling ‘radikal’ yang diambil Bupati yakni perubahan sistem pengelolaan keuangan, dari sebelumnya amburadul, mulai diarahkan ke taat aturan, akuntabel, dan sesuai Standard Akuntansi Pemerintah (SAP).

mitra hebat

Hasilnya, LKPD tahun anggaran 2013, Minahasa Tenggara mendapatkan opini Tidak Wajar (TW), hasil terbaik sejak 2007.

Berlanjut LKPD 2014, Minahasa Tenggara naik satu peringkat dengan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

Upaya pembenahan yang terus dilakukan di segala sendi penyelenggara pemerintah di Minahasa Tenggara, akhirnya daerah ini mampu mencatat sejarah mendapatkan opini WTP untuk LKPD tahun anggaran 2015.

mitra hebat

Kerja tim yang digalakkan Bupati James Sumendap, terus memotivasi para jajarannya untuk terus berbuat lebih baik, dan Minahasa Tenggara terus meraih opini terbaik dari BPK sejak 2016, 2017, dan 2018. Sampai pada LKPD tahun anggaran 2019, Minahasa Tenggara mencatatkan rekor opini WTP kelima secara berturut-turut.

Hasil yang mensejajarkan bahkan menjadikan Minahasa Tenggara terdepan di antara kabupaten/kota di Sulawesi Utara.

mitra hebat

Hasil ini pun, menjadi harapan bersama bagi seluruh rakyat untuk terus mendukung dan menyukseskan setiap program pemerintah daerah, dalam upaya memajukan Kabupaten Minahasa Tenggara(*)

 

Apa kata mereka?

 

Olly Dondokambey (Gubernur Sulawesi Utara)

 mitra habat

“Bagi Seorang Pemimpin, Dirinya (Bupati-red) Pantas berbanga Atas Perestasinya”

 

Marty Ole (Ketua DPRD Mitra)

 manado

Apresiasi yang setinggi-tingginya buat Pemkab Mitra didalamnya bupati James Sumendap dan wakil bupati Jocke Legi, para pejabat, pegawai, serta pimpinan bersama seluruh anggota DPRD yang terus bersinergi dengan eksekutif”

 

Jermia Damongilala (Tokoh Masyarakat Mitra)

 mitra hebat

“Ini sangat Spesial, yang sangat menarik bagi saya ialah ketika prestasi 5 kali WTP dari BPK bersanding dengan capaian MCP (Monitoring Center of Prevention) 91% oleh KPK, tertinggi di Sulut dan menjadikan Mitra sebagai contoh dalam pencegahan korupsi oleh KPK”

 

 

Oding Rantung (Pegiat Anti Korupsi Mitra)

 mitra hebat

“Argument yang kami berikan cukup berdasar mengingat prestasi yang ditorehkan sosok James Sumendap sangat langka. Nantinya jika berkesempatan dan diminta kami akan mempresentasikan di depan panelis Hata Foundation. Kami akan membandingkan capaian Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) yang telah lebih dulu dianugerahi Hatta Awards dengan James Sumendap”

 

 

Artly Kountur (Pimpinan Ormas Islam Mitra)

Mitra hebat 

“Tidak dipungkiri, dan harus diakui Minahasa Tenggara lima kali mendapatkan WTP secara berturut-turut bukan urusan yang mudah. Bupati James Sumendap mampu membawa Minahasa Tenggara ke era emas yang diimpikan setiap rakyat, soliditas tim di jajaran Pemkab harus semakin baik sesuai slogan mitra hebat bergerak cepat”

—– Advetorial/Liputan Khusus ——