Bapelitbangda Manado Gelar FGD Rencana Aksi Daerah Kota Layak Anak

manadomanadoterkini.com, MANADO – Pemerintah Kota (Pemkot) manado melalui Badan Perencanaan Penelitian Pengembangan Daerah (Bapelitbangda), menggelar Focus Group Discussion (FGD) Rencana Aksi Daerah Kota Layak Anak (RAD-KLA), bekerjasama dengan Tim Ahli yang membidangi Pelayanan Dasar, Gender dan Pengarusutamaan Hak Anak, pada Rabu,(30/10/2019).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Bapelitbangda Manado, Dr Liny Tambayong, melalui Kepala Bidang Sosbudpem Bapelitbangda, Leidy Sekeon, SPi, MSi.

Menurut Sekeon, rencana Aksi Daerah Kota Layak Anak (RAD-KLA) ini harus diadakan karena Kota Manado memiliki kewajiban untuk memenuhi hak anak, dan masalah RAD-KLA ini menjadi salah satu syarat dalam penilaian Kota Layak Anak.

Dalam pembahasan Laporan Pendahuluan RAD-KLA ini dihadiri oleh beberapa Perangkat Daerah terkait seperti Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Tenaga Kerja dan Bagian Kesejahteraan Rakyat. Banyak saran dan masukan yang disampaikan dalam kegiatan ini yang berhubungan dengan Kota Layak Anak.

Dalam kesempatan ini, Bapak Boaz Wilar selaku tenaga ahli mengatakan bahwa tujuan RAD-KLA adalah pembangunan berbasis dan berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak, karena hak anak merupakan bagian dari HAM yang wajib dijamin, dilindungi dan dipenuhi oleh orang tua, keluarga, masyarakat, Pemerintah dan Negara. Pembentukan KLA bertujuan untuk membangun inisiatif Pemerintah Kabupaten/Kota. Matriks RAD-KLA akan disinkronisasikan dengan target kinerja dalam dokumen RPJMD.

“Setiap saran dan masukan dari beberapa perangkat daerah dan kepala sekolah terkait dengan RAD-KLA, akan dirangkum oleh Tim Ahli dan kemudian dipaparkan kembali pada akhir bulan November,”ujarnya.(*/tim)

Posting Terkait

Tinggalkan pesan