Lahan Stadion Duasudara, Ini Penjelasan Wali Kota Bitung

manadoterkini.com, BITUNG – Sempat menjadi perbincangan hangat ditengah masyarakat terkait status lahan stadion Duasudara, pemerintah kota (Pemkot) Bitung dalam hal ini Wali Kota Bitung Max J Lomban memberi penjelasan melalui press release yang diterima redaksi manadoterkini.com. Minggu (05/07/2020).

Berikut penjelasan Wali Kota Bitung : Berdasarkan catatan rekomendasi BPK atas Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Kota Bitung tahun 2017, Pemerintah Kota Bitung diminta untuk segera melakukan pendataan dan penelusuran aset-aset yang dikuasai tetapi belum memiliki kejelasan alas hak kepemilikannya. Pada tahun 2017, Pemerintah Kota Bitung membentuk Tim Penelusuran Aset berdasarkan SK Walikota Bitung Nomor 148.45/HKM/SK/268/2017 tanggal 6 Desember 2017. Tim tersebut tidak hanya terdiri dari unsur Pemerintah Kota Bitung, tetapi juga melibatkan pihak Kepolisian, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, dan terutama BPN. Hasil penelusuran menemukan salah satu aset yang hak kepemilikannya belum sepenuhnya berada pada Pemerintah Kota Bitung adalah lahan kompleks Stadion Dua Sudara.

Pada saat dibangun, lahan kompleks Stadion Dua Sudara ternyata belum berstatus milik Pemerintah Kota Bitung. Dari total luas lahan kompleks Stadion Dua Sudara sebesar 37.020 m2, sampai tahun 2020 yang menjadi hak milik Pemerintah Kota Bitung hanya seluas 7.006 m2. Lahan seluas 7.006 m2 tersebut sebelumnya telah dipisahkan dari sertifikat induk (pemisahan diri sendiri) pada tahun 1986 sehingga keluarlah SHM Nomor 356 Manembo- nembo atas nama Cornelia Wullur. Selanjutnya, pada tahun 1986 lahan 7.006 m2 tersebut dibeli oleh Muhammad Aris Patanghari dari Cornelia Wullur.

Kemudian pada tahun 2006, lahan tersebut dibayar melalui pelepasan hak oleh Pemerintah Kota Bitung dari ahli waris Alm. Muhamad Aris Patanghari. Pelepasan hak dari ahli waris Alm. Muhamad Aris Patanghari kepada Pemerintah Kota Bitung tertanggal 26 Juni 2006. Penuntasan sertifikat atas lahan seluas 7.006 m2 tersebut dilakukan pada tahun 2007 melalui Sertifikat Hak Pakai Nomor 19 Manembo-nembo Atas (atas nama Pemerintah Kota Bitung). Jadi, yang dimaksudkan dengan lahan stadion sudah pernah dibayar/dibebaskan adalah lahan seluas 7.006 m2 tersebut.

Status kepemilikan sebagian lahan kompleks Stadion Dua Sudara adalah atas nama  Bapak Sinyo Harry Sarundajang, yaitu lahan seluas 30.014 m2, berdasarkan Sertifikat Hak Milik Nomor 268 Manembo-nembo, yang dibeli secara pribadi pada tahun 1992 dari pemilik sertifikat atas nama Cornelia Wullur. Berdasarkan perubahan/pemekaran wilayah kelurahan, dilakukan floating sertifikat sehingga berubah menjadi Nomor 448 Manembo-nembo Tengah, tanggal 7 Maret 2016. Atas permohonan Bapak Sinyo Harry Sarundajang selaku pemilik tanah, hasil pengukuran ulang dan pemetaan kadastral tanggal 9 September 2019 dari BPN Kota Bitung menetapkan luas tanah atas nama Sinyo Harry Sarundajang adalah 25.930 m2. Terdapat selisih kekurangan luas 4.084 m2, karena adanya overlapping dengan tanah milik orang lain yang saat ini sudah menjadi lahan kolam renang, juga ada bagian yang telah dibangun jalan.

Pembiayaan untuk pengadaan tanah/ pembebasan lahan kompleks Stadion Dua Sudara sudah tertata pada APBD sejak Tahun 2017. Perlu diketahui, bahwa hasil Penilaian Aset (Appraisal) yang dilakukan Penilai Independen (Appraiser) atas tanah seluas 25.930 m2 ditetapkan sebesar Rp10.402.941.451. Lebih kecil dari harga yang ditawarkan pemilik pada tahun 2018, yaitu Rp11 Milyar. Selanjutnya, Pemerintah Kota Bitung melakukan negosiasi dengan pemilik sehingga disepakati jumlah yang harus dibayarkan sebesar Rp10,25 Milyar.

Mengingat pentingnya keberadaan fasilitas olahraga sebagai aset strategis yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat, maka Pemerintah Kota Bitung berupaya untuk menuntaskan status tanah lahan kompleks Stadion Dua Sudara. Ditinjau dari letak dan fungsi lahan kompleks Stadion Dua Sudara yang sangat strategis, termasuk sudah terdapat beberapa fasilitas yang dibangun dengan dana yang bersumber dari APBD, maka Pemerintah Kota Bitung perlu mengambil tindakan pengamanan aset melalui pengadaan tanah lahan kompleks Stadion Dua Sudara. Dengan memperhatikan asas-asas pengelolaan aset daerah, pengadaan tanah ini dilakukan Pemerintah Kota Bitung berdasarkan pertimbangan fungsional, kepastian hukum, transparansi, efisiensi, akuntabilitas, dan kepastian nilai. Atas dasar asas fungsional dan kepastian hukum, maka tindakan ini merupakan bentuk upaya pengamanan aset yang bernilai strategis. Tujuannya, agar tidak menimbulkan permasalahan dan kerugian yang lebih besar dalam pengelolaan aset di kemudian hari.

Di tengah situasi pandemi saat ini, Pemerintah Kota Bitung harus melakukan refocusing APBD, sehingga kembali melakukan negosiasi dengan pemilik tanah. Pembiayaan pelepasan hak atas tanah tersebut disepakati belum dapat dibayar penuh. Dengan demikian, atas pertimbangan refocusing anggaran untuk kepentingan penanganan COVID-19, dari total harga yang disepakati Rp10,25 Milyar, Pemerintah Kota Bitung baru membayar sebesar Rp5 Milyar untuk tahap pertama. Sebelumnya, atas pertimbangan kemampuan finansial Pemerintah Kota Bitung, pemilik sebenarnya sudah melakukan penawaran kepada pihak ketiga. Namun, atas upaya negosiasi, Pemerintah Kota Bitung sangat bersyukur, karena meskipun harga yang disepakati di bawah nilai yang ditetapkan, pemilik telah bersedia untuk melepaskan hak kepemilikan atas tanahnya. Untuk itu, dengan tidak mengabaikan situasi sulit yang kita hadapi bersama saat ini, tindakan pembebasan lahan kompleks Stadion Dua Sudara ini adalah langkah strategis pengamanan aset yang juga sangat bermanfaat bagi kepentingan jangka panjang masyarakat Kota Bitung. (Refly)

MJL Bayar Iuran BPJS Tahun 2020 senilai 20 Milyar untuk 67.250

manadoterkini.com, BITUNG – Wali Kota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama Pemerintah Kota Bitung dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) tentang Kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional Bagi Penduduk Yang Di Daftarkan Oleh Pemerintah Kota Bitung.

Lomban berkomitmen, semua warga Kota Bitung yang telah terdaftar untuk ditanggung oleh Pemerintah tidak boleh tidak terlayani di seluruh fasilitas kesehatan yang ditunjuk. Ini sejalan dengan salah satu program prioritas Pemerintah di tahun 2020 yakni Bidang Kesehatan.

Untuk diketahui, semester pertama bulan Januari – Juni telah dibayarkan Iuran BPJS untuk 67.250 jiwa senilai Rp. 10.296.900. Dan untuk semester kedua ini, sudah disiapkan anggaran dengan nilai yang sama terhitung mulai bulan Juli sampai dengan bulan Desember

Nolvie Sendouw, Kepala BPJS Kesehatan Kota Bitung mengungkap bahwa di tengah situasi pandemi COVID-19, BPJS Kesehatan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bitung terutama Walikota Bitung yang selalu berkomitmen dan sangat koorperatif serta konsisten untuk mendukung pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Bitung dengan menjaminkan kembali penduduk Kota Bitung sebanyak 67.250 jiwa sebagai peserta dalam program JKN. Hal ini sebagai bukti perhatian pemerintah Kota Bitung kepada masyarakatnya dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan bagi penduduk di Kota Bitung. (Refly)

Penanggulangan Covid’19, Pemkot Bitung Salurkan 48.330 Paket Bansos Pangan

manadoterkini.com, BITUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menyalurkan 48.330 paket Bantuan Sosial (Bansos) Pangan kepada masyarakat yang terdampak Pandemi Covid-19. Jumat (19/06/2020).

Hal ini disampaikan Kalaks BPBD Franky Wongkar dalam rapat evaluasi Gugus Tugas penanggulangan covid-19 Kota Bitung.

Menurutnya, sampai 18 juni pihaknya sudah menyalurkan 48.330 paket bantuan. “Selain itu sudah ada 1.141 data yang telah selesai diverifikasi dan 618 data belum diverifikasi,” tutur Wongkar dalam laporannya kepada Tim gugus tugas.

Selain itu juga dirinya melaporkan tentang anggaran yang sudah terealisasi. “Anggaran yang diterima/disiapkan 13,9 milyar dan yang sudah direalisasi 10,7 milyar,” katanya.

Sementara itu Wali Kota Bitung menyampaikan bahwa seluruh masyarakat tetap akan mendapatkan. “Bagi masyarakat yang belum dapat, tetap akan dapat. Namun tetap diverifikasi, karena ada yang sudah dapat tetap diusulkan kembali,” ujar Lomban. (Refly)

Bansos Pangan Terus Disalurkan Pemkot Bitung

manadoterkini.com, BITUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung terus menyalurkan Bantuan Sosial Pangan (Sembako, red) bagi masyarakat yang terdampak Covid-19. Jumat (19/06/2020).

Dari pantauan media ini, Pemkot Bitung melaluk Pemerintah Kelurahan Pateten III dan Kelurahan Pakadoodan kecamatan Maesa sementara menyalurkan Bansos Pangan untuk tahap yang ketiga.

“Untuk tahap ketiga ini ada 124 penerima. Sementara di tahap pertama ada 73 dan tahap kedua ada 485 penerima,” ungkap Syarif Takahindangen selaku lurah Pateten III

Ditanya soal masyarakat yang belum mendapatkan bansos pangan, dirinya mengatakan bahwa sampai saat ini jajaran Pala dan RT belum memasukan data yang baru terkait masyarakat yang belum menerima bansos.

“Jika memang masih ada masyarakat yang belum mendapatkan, tentu kami akan segera menguslkan kepada pihak BPBD,” katanya

Demikian juga di kelurahan Pakadoodan Juga terpantau sedang menyalurkan bansos pangan. “Masih seperti sebelumnya, kami menyalurkan Mie instan, beras, Ikan Kaleng dalam satu paket bagi masyarakat penerima. Untuk saat ini ada 155 penerima,” ujar Flora Pontoh selaku lurah Pakadoodan

Sebelumnya menurut lurah, pihaknya sudah menyalurkan 55 paket dan 237 paket sesuai dengan data yang ada.

“Memang sampai saat ini, masih ada 3 KK yang belum menerima. Itu dikarenakan ketiga KK ini tidak berada di kelurahan ini bahkan kami tidak tau keberadaan mereka. Namun ternyata mereka memang masih memiliki KK Pakadoodan,” katanya.

Sementara itu Wali Kota Bitung Max J Lomban diberbagai kesempatan menyatakan bahwa setiap masyarakat yang terdampak akan tetap mendapatkan bantuan. (Refly)

Momentun Idul Fitri 1441 H, Wali Kota Bitung Berharap Covid-19 Segera Berakhir

Idul fitri bitung
Caption : Keluarga Wali Kota Bitung Lomban -Rawung

manadoterkini.com, BITUNG – Pemerintah Kota Bitung dibawah kepemimpinan Wali Kota Maximilian Jonas Lomban, SE MSi dan Wakil Wali Kota Bitung Ir. Maurits Mantiri, MM serta Sekretaris kota Bitung Dr. Audy Pangemanan mengucapkan selamat merayakan hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah Minal Aidzin Wal Faidzin. Senin (25/05/2020)

Melalui Momentum Idul Fitri tahun ini, Wali Kota Max J Lomban berharap seluruh masyarakat diberi kekuatan ditengah-tengah upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan kita semua dalam keadaan sehat-sehat dan semoga Pandemi ini pula cepat berkahir.

“Tetap jaga jarak, pakai masker, rajin cuci tangan dan terus berdoa,” ujar Lomban.

Idul fitri bitung
Caption : Keluarga Wakil Wali Kota Bitung Mantiri – Tangkudung

Lanjutnya, Atas nama pemerintah Kota Bitung dan Keluarga Besar Lomban-Rawung mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriyah Minal Aidzin Wal Faidzin Mohon maaf lahir dan batin.

“Kami sekeluarga mohon maaf jika selama ini muncul tindakan atau kata-kata yang tidak berkenan di Hati. Semoga Allah SWA Segera Mengangkat Pandemi Ini dan kita kembali berjabat tangan lagi,” tutur MJL. (Refly/Adve)

Penanggulangan Covid-19, Lomban Pastikan Penyaluran Bansos Terealisasi

Bitungmanadoterkini.com, BITUNG – Wali Kota Bitung Max J Lomban (MJL) menyambangi beberapa kelurahan yang ada di Kota Bitung guna memastikan penyaluran Bantuan sosial (Bansos) dalam penanggulangan dampak Covid-19 benar-benar terealisasi.

Selain itu juga, Lomban menyerahkan secara langsung Bansos tersebut kepada sejumlah perwakilan masyarakat penerima. Sembari memastikan jenis dan jumlah Bansos yang disalurkan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali kota Bitung ini juga sempat berbincang-bincang dengan para penerima Bansos terkait keadaan yang dialami masyarakat ditengah-tengah Pandemi covid-19.

Kepada para lurah yang ada di setiap kelurahan yang didatangi Lomban, dirinya memintah agar sesegara mungkin menyalurkan Bansos tersebut. “Saya minta ini segera disalurkan kepada masyarakat. Jangan ada pemotongan,” ujar Lomban

Diketahui Bansos Pemerintah Kota Bitung setiap paketnya, terdiri dari Beras 10 kg, Mie Instan 1 Dos dan Ikan kaleng 10 kaleng.

Lomban pun mengapresiasi pihak TNI/Polri melalui Babinsa dan Babinkamtibmas yang juga turut bersama-sama dengan pemerintah kelurahan dalam penyaluran Bansos tersebut. “Tetap semangat dalam bekerja,” tutur Lomban sembari mengingatkan kepada semua untuk selalu
menjaga jarak, cuci tangan pakai sabun, pakai masker dan selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Semoga keadaan ini semua boleh cepat berakhir,” pungkasnya.

Adapun setiap kelurahan yang disambangi Wali kota Bitung yaitu Kelurahan Girian Indah, Kelurahan Girian Weru Dua, Kelurahan Girian Atas, Kelurahan Girian Weru Satu dan Kelurahan Bitung Barat Satu. (REFLY)

Pemkot Bitung Soft Launching UMKM Go Digital

Bitungmanadoterkini.com, BITUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung dalam hal ini Wali kota Max J Lomban (MJL) melakukan Soft Launching UMKM Go Digital dengan tagline Bangga Buatan Bitung. Senin (18/05/2020) bertempat di BPU.

UMKM Go Digital ini sendiri menurut Wali Kota terinspirasi dari apa yang dilakukan Presiden RI Joko Widodo beberapa waktu lalu.

“Beberapa waktu lalu Presiden melauching Bangga Buatan Indonesia. Berdasarkan itu saya melihat kondisi kita di Bitung. Saya berdiskusi dengan ketua Dekranasda kota Bitung. Saya merubah tageline menjadi Bangga Buatan Bitung,” ujar MJL

Hal ini dilakukan Pemkot Bitung melihat kondisi pelaku UMKM ditengah Pandemi Covid-19 yang juga ikut terkena dampak.

Menurut MJL, dengan kondisi sekarang ini kita dituntut untuk terus berinovasi. Semuanya itu dilakukan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Saya mohon kerja sama kita yang baik. Agar benar-benar UMKM kita tertolong.
Kepada setiap OPD yang terlibat agar menseriusi ini semua. Saya mohon kerjakan ini dengan serius,” tandasnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut seperti OPD terkait Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perdagangan, Dinas Pariwisata, Dekranasda Kota Bitung, TP PKK, Para Camat dan Perwakilan Pelaku UMKM.
(REFLY

Penanggulangan Covid-19, Kelurahan Pateten Tiga, Pateten Satu Dan Aertembaga Satu Salurkan Bansos

bitungmanadoterkini.com, BITUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung mulai mengintensifkan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) tahap II bagi masyarakat terdampak Covid-19, Kamis (14/05/2020).

Dari pantauan media ini, penyaluran Bansos di kelurahan Pateten Tiga Kecamatan Maesa sudah hari yang kedua. “Ini hari kedua penyaluran untuk masyarakat lingkungan Dua. Karena memang kita buat per lingkungan. Tahap kedua ini masuk 485 Paket dan pada tahap pertama sebanyak 73 Paket,” ujar Sarifudin Takahindangen selaku Lurah

Demikian pula dengan penyaluran Bansos di kelurahan Pateten Satu, kecamatan Aertembaga dalam pantauan sedang menyalurkan Bantuan. “Tahap 2 Diusulkan berjumlah 750 KK, yang masuk saat ini 725 paket. Sebelumnya tahap pertama sudah 134 Paket tersalur,” ujar Samsu selaku ketua RT 14.

Penyaluran di kelurahan Pateten Satu ini sendiri juga turut dihadiri oleh camat Aertembaga Sumeldy Maalangga.

Sementara itu, terpantau juga di kelurahan Aertembaga Satu penyaluran Bansos pun sementara berlangsung. “Saat ini masuk tahap kedua berjumlah 428 paket. Dan ini sementara kami salurkan kepada masyarakat. Pada tahap pertama masuk 80 paket dan sudah disalrkan,” ujar Lurah Selvia Kojoh.

Dari informasi yang didapat, penyaluran tahap 2 ini sendiri mulai terealisasi setelah semua bantuan dalam satu paket tersebut tergenapi. Sebelumnya bantuan tersebut belum terealisasi kepada masyarakat dikarenakan beberapa kendala yang dihadapi pemkot Bitung seperti terlambatnya ikan kaleng dan supermie yang tiba di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bitung. (REFLY)

Bansos Tahap II Pemkot Bitung Mulai Disalurkan

Bitungmanadoterkini.com, BITUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung melalui Pemerintah Kelurahan mulai menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat dalam penanggulangan Covid-19. Kamis (14/95/2029)

Terpantau oleh media ini Pemerintah Kelurahan Apela Satu dan Kelurahan Tewaan di kecamatan Ranowulu sementara menyalurkan Bansos tersebut.

Dimana Kelurahan Apela Satu menyalurkan 60 paket Bansos. “Sejak semalam kami sudah mengumumkan melalui pengeras suara daftar nama masyarakat yang akan menerima bantuan,” ujar Syeni Manansang selaku lurah Apela Satu.

Sementara itu di kelurahan Tewaan dalam pantauan media ini juga sementara menyalurkan Bansos. “Jumlah Bansos yang kami terima untuk tahap 2 ini adalah 147 Paket. Yang kami usulkan 172 KK. Sementara bantuan tahap pertama yang sudah disalurkan 42 Paket,” tutur Olga Rumampuk Lurah Tewaan.

Penyaluran Bansos ini sendiri terpantau oleh media turut didampingi pihak TNI dan Polri. (REFLY)

Gugus Tugas Covid-19 Bitung Jemput 5 Warga Bitung

bitungmanadoterkini.com, BITUNG – Tim Gugus Tugas penanggulangan Covid-19 Kota Bitung di bawah kepemimpinan Max J Lomban bakal menjemput 5 orang warganya yang tiba dari Ternate.

Hal ini disampaikan Frangky Ladi selaku juru bicara Gugus Tugas Covid-19 kota Bitung saat konferensi pers di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Rabu (13/05/2020)

Menurutnya sekitar jam 4 sore ini tim akan melakukan pencemputan kepada 5 org yang telah tiba.”Kapal dari ternate. Mereka sudah turun kemarin, dan sekarang di Bapelkes. Mereka akan ditempatkan di rumah singga yang sudah disiapkan Pemkot Bitung,” ujar Ladi

Sementara itu, Kadis kesehatan dr. Jeanete Watuna mengatakan bahwa 5 orang tersebut dalam keadaan sehat.

“Mereka tidak ada tanda-tanda corona, mereka sehat-sehat. Mereka sudah dilakukan rapid tes saat di ternate. Namun kami juga akan melakukan rapid tes kepada mereka, namun juga akan melihat jadwal rapid tes mereka terdahulu saat di ternate,” tutur Watuna

Ditambahkan Watuna bahwa penjemputan ini merupakan arahan ketua gugus tugas. “Atas petunjuk dari ketua gugus tugas, kita diperintahkan untuk menjemput. Mereka adalah pelaku perjalanan, mereka bukan ODP,” katanya. (REFLY)