ADM Terkena OTT KPK, Golkar Tunggu Konfirmasi Resmi KPK

manadomanadoterkini.com, SULUT – Diduga kuat salah satu yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) adalah politisi Partai Golkar. Dari berbagai sumber menyebutkan nama Aditia Anugerah Moha. Politisi muda ini merupakan peraih suara terbanyak ke senayan Dapil Sulut.

Atas tertangkapnya kader partai berlambang pohon beringin, sejumlah petinggi Partai Golkar dibuat kaget. Bahkan saat ini mereka menunggu konfirmasi resmi dari KPK. Aditia sekarang duduk di kursi Komisi XI DPR, Aditya Moha, terciduk KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT). Partai Golkar mengaku kaget atas penangkapan Moha.

“Kita kaget atas kabar berita ini,” ucap Wasekjen Golkar Ace Hasan Syadzily saat dimintai tanggapan wartawan, Sabtu (7/10/2017).

Kuat dugaan ADM tertangkap OTT KPK berkaitan dengan kasus mantan Bupati Bolaang Mongondow Marlina Moha Siahaan yang terjerat kasus korupsi.

Terdakwa divonis hukuman lima tahun penjara setelah terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintah Desa (TPAPD) Bolmong pada tahun 2010 silam.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan tim Satgas pada Jumat (6/10/2017) malam dilakukan di Jakarta.

“OTT-nya di Jakarta, terkait dengan penegakan hukum di Sulawesi Utara (Sulut),” ucap Febri, Sabtu (7/10/2017).

Seperti diketahui, Aditya Anugerah Moha terpilih kembali menjadi Anggota DPR-RI periode 2014-2019 dari Partai Golongan Karya (Golkar) mewakili Dapil Sulawesi Utara setelah memperoleh 77,264 suara. Aditya, yang akrab dikenal oleh pendukungnya dengan panggilannya Didi, adalah putra mantan Bupati Bolaang Mongondow, Marliha Moha Siahaan. (red/dtc)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.