Pilpelsus GMIM Jangan Ada Politik Uang, Jika Ada Akan di Diskualifikasi

gmimmanadoterkini.com, TOMOHON – Tinggal menghitung jam jemaat GMIM akan melakukan Pemilihan Pelayan Khusus Tahun 2017. Pemilihan Pelayan Khusus pertama dilakukan di tingkat kolom Jumat 13 Oktober 2017 untuk memilih Penatua dan Syamas kolom serta Minggu 15 Oktober 2017 untuk memilih penatua BIPRA aras jemaat.

Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) menghimbau semua panitia pemilihan di semua aras jemaat agar mengikuti sesuai dengan Buku Petunjuk Pelaksana(Juklak) Pemilihan Pelayan Khusus (Pelsus).

Dalam Juklak tersebut menjadi acuan dalam pelsus baik kolom maupun BIPRA. Di dalamnya berisi ketentuan dan jadwal pelaksanaanya termasuk mengurai daftar prilaku yang tidak bisa dipilih dan menjadi Pelsus.

“Semua aras dan panitia harus ikuti apa yang ada dalam Juklak tersebut,” kata Wakil Ketua BPMS Bidang APP Pdt. Dr. Arthur Rumengan, MPdK beberapa waktu lalu.

BPMS juga mewarning agar para anggota sidi jemaat jangan memberikan uang atau barang kepada pemilih berkaitan dengan pemilihan pelsus nanti. “Jika kedapatan akan di diskualifikasi. Marilah memilih dengan hati untuk pelayanan,” katanya.

Dalam persyaratan menjadi bakal calon penatua dan syamas, selain persyaratan administratif dan usia, juga ditekankan perilaku yang tidak boleh dilakukan oleh bakal calon syamas dan penatua.

“Perilaku yang tidak dibolehkan itu adalah penjudi, pemabuk, LGBT (lesbian, gay, biseksual, transgender), baku piara dan cerai hidup,” ungkapnya. (red)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.