Berita PilihanHukum dan KriminalPemerintahan

ABPEDNAS Sulut Perkuat Sinergi Kawal Pembangunan dan Pemberdayaan Desa

×

ABPEDNAS Sulut Perkuat Sinergi Kawal Pembangunan dan Pemberdayaan Desa

Sebarkan artikel ini
Usai bertemu Kejati Sulut, DPD ABPEDNAS Sulut foto bersama.(ist)

manadoterkini.com, MANADO — Semangat memperkuat peran desa sebagai ujung tombak pembangunan kembali ditegaskan Dewan Pimpinan Daerah ABPEDNAS Sulawesi Utara melalui pertemuan strategis bersama Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara di Manado, Selasa.

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kajati Sulut itu menjadi momentum penting bagi penguatan kelembagaan ABPEDNAS Sulut dalam mengawal tata kelola desa yang transparan, partisipatif dan berorientasi pada pembangunan masyarakat desa.

Ketua DPD ABPEDNAS Sulut Stefanus BAN Liow menegaskan, sinergi bersama Kejati Sulut merupakan langkah nyata untuk mengoptimalkan pelaksanaan Program Jaga Desa sebagai bagian dari percepatan pemberdayaan dan pembangunan desa di Sulawesi Utara.

Menurut Stefanus Liow, keberadaan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) memiliki posisi strategis dalam menjaga keseimbangan pemerintahan desa sekaligus memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

“ABPEDNAS Sulut ingin memastikan desa-desa memiliki penguatan kelembagaan, tata kelola yang baik, serta pendampingan yang berkelanjutan agar pembangunan desa semakin maju dan akuntabel,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, komitmen penguatan tersebut mendapat dukungan penuh dari Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut Yakob Hendrik Pattypeilohy.

“Kolaborasi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, perguruan tinggi dan organisasi desa menjadi kekuatan penting dalam menjaga pembangunan desa tetap berada pada jalur yang benar,” kata Kajati Sulut menilai.

Kajati Sulut juga mendukung keterlibatan kalangan akademisi, termasuk mahasiswa Universitas Sam Ratulangi melalui FISIP Unsrat untuk menjadi bagian dari relawan pengawasan sosial dan pendidikan demokrasi desa, termasuk dalam pelaksanaan Pilkades.

Penguatan ABPEDNAS Sulut juga terlihat melalui dukungan lintas sektor yang hadir dalam pertemuan tersebut. Mulai dari unsur pemerintah daerah melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sulut, akademisi, hingga organisasi Desa Bersatu Sulut menyatakan kesiapan membangun kerja bersama demi meningkatkan kapasitas desa di daerah Nyiur Melambai.

Dekan FISIP Unsrat Daud Ferry Liando menyampaikan kesiapan perguruan tinggi untuk mendukung program pendampingan dan penguatan sumber daya manusia desa melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.

Sementara itu, Kadis PMD Sulut Novita Lumintang menilai kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam menciptakan pemerintahan desa yang semakin profesional, mandiri dan berdaya saing.

Pertemuan yang berlangsung penuh suasana kekeluargaan tersebut sekaligus menegaskan bahwa ABPEDNAS Sulut tidak hanya hadir sebagai organisasi kelembagaan desa, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam menjaga arah pembangunan desa yang berkelanjutan di Sulawesi Utara. (***)