manadoterkini.com, MANADO – Dugaan intervensi dalam program revitalisasi sejumlah sekolah mencuat setelah beredarnya informasi mengenai pengumpulan para kepala sekolah oleh pihak Dinas Pendidikan Daerah Sulawesi Utara.
Informasi tersebut disampaikan Bendahara Umum Kibar Indonesia, Nofrita Supit
mempertanyakan adanya keterlibatan pihak dinas dalam tahapan perencanaan program revitalisasi.
“Sekolah sebagai pelaksana harusnya independen. Karena yang mengetahui persis kondisi sekolah tersebut. Jangan sampai dengan adanya intervensi Diknas, kondisi revitalisasi tidak sesuai yang diharapkan,” ujar Supit.
Dia kemudian menambahkan bahwa informasi maupun keluhan terkait revitalisasi sekolah akan diteruskan kepada pimpinan dalam hal ini Gubernur Sulut Yulius Selvanus.
“Saya minta Gubernur Sulut Yulius Selvanus mengevaluasi secara menyeluruh Dinas Pendidikan Sulut,” tukasnya sembari menyebutkan proses revitaliasasi masih dalam tahap penyelarasan.
(***)





