Miris, Baliho Ucapan Idul Fitri Tim Rajawali Dirusak Oknum Tidak Bertanggung Jawab

manadomanadoterkini.com, MANADO—Sudah menjadi tradisi di daerah manapun di Indonesia, setiap perayaan hari besar keagamaan diucapkan lewat pemasangan iklan di media masa maupun baliho ucapan di jalan-jalan umum dan protokol.
Seperti yang dilakukan oleh Tim Rajawali, mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah.
Sayangnya, ada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab merusak baliho tersebut, bahkan menurunkan sejumlah baliho dari Tim Rajawali sebelum perayaan Idul Fitri 1439 H tiba.
Menanggapi hal itu, Budi Rarumangkay sebagai bagian dari Tim Rajawali menyayangkan, di Manado yang terkenal dengan kota tingkat tolerannya tinggi. Masih ada oknum yang melakukan hal-hal yang tidak terpuji seperti itu, dengan merusak serta mencopot baliho ucapan milik Tim Rajawali sebelum Hari raya Idul Fitri tiba.
“ Begitu banyak Baliho terpasang di jalanan dan tempat umum dari berbagai kelompok maupun pribadi, mengucapkan selamat Idul Fitri 1439. Tetapi kenapa ? Hanya baliho ucapan dari Tim Rajawali yang di rusak bahkan ada yang dicopot, sebelum perayaan Idul Fitri. Ada apa dengan oknum-oknum tersebut, apakah mereka adalah orang-orang suruhan dan merasa risih dengan kehadiran Tim Rajawali ?,” tandas Budi Rarumangkay.
Meski demikian, Rarumangkay sebagai Koordinator Rajawali Wilayah Manado Tengah memahami, kalau 2019 nanti merupakan tahun politik.
Apalagi katanya, ada beberapa personil Tim Rajawali menjadi kontestan dalam Pemilihan Calon Legislatif (Caleg) untuk Kota Manado dari Partai Demokrat, diantaranya Ketua Tim Rajawali Maikel Towoliu, Koordinator Rajawali Wilayah Manado Selatan Oke Ching Sumual dan Tommy Sumelung Koordinator Rajawali Manado Utara.
“Saya menduga bahwa oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut, adalah suruhan dari orang-orang yang merasa terusik dengan mencuatnya nama dari beberapa personil Tim Rajawali, yang akan berkompetisi dalam helatan Pilcaleg 2019 nanti,” pungkas Rarumangkay.
Sementara itu, Maikel Areros (Baret) mengatakan, pengrusakan dan pencopotan baliho ucapan Idul Fitri milik Tim Rajawali oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, memberikan sinyal bahwa keikutsertaan sejumlah personil Tim Rajawali lewat kendaraan Partai Demokrat sebagai kompetitor Pilcaleg 2019 nanti sangat diperhitungkan.
“Ini memberikan sinyal bahwa personil Tim Rajawali yang menjadi kompetitor, dalam Pilcaleg 2019 nanti diperhitungkan oleh kontestan Pilcaleg lainnya. Biarlah apa yang telah mereka lakukan merusak dan mencopot Baliho ucapan Idul Fitri Tim Rajawali, itu boleh menjadi bagian dari berkat oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” imbuh Baret sapaan akrab Maikel Areros yang merupakan pengurus Tim Rajawali.
(*)

Posting Terkait

Tinggalkan pesan