Jum'at, 14 Desember 2018

Gunakan Sistem Ranking, BKDD Minsel Tunggu SK KemenPAN-RB

manadoterkini.com, AMURANG-Pemerintah akhirnya memastikan menggunakan sistem ranking tidak sekadar passing grade dalam penentuan kelulusan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018. Kepastian ini disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin usai mengikuti Rapat Terbatas, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat pekan kemarin.

Hanya saja menurut Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Drs Roy F Tiwa mengatakan, belum ada surat keputusan resmi dari pusat terkait hal tersebut.
“Hal ini memang yang kami usulkan ke pusat agar supaya memakai sistem ranking bagi yang tidak ada formasi lolos,” ujarnya.

Lanjut Dia, sesuai aturannya yang berhak mengikuti tahap selanjutnya atau Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) tiga kali lipat dari formasi yang ada.

“Jadi jika kebutuhan di salah satu formasi misalnya 100 CPNS, karena ini kan baru tes awal tentu yang dicari tiga kali lipat dari 100. Karena itu, berarti ranking 1 sampai 300. Itu yang akan masuk seleksi tahap kedua,” jelasnya.

Dia menambahkan, peserta SKD CPNS akan mengetahui siapa yang berdasarkan ranking berhak mengikuti seleksi tahap berikutnya. Namun teknis pengumumannya, masih menunggu keputusan yang akan diatur Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Untuk pelaksanaan SKB sesuai jadwal memang akan dilaksanakan mulai 4 Desember. Namun untuk pastinya kami juga masih menunggu petunjuk dari pusat. Dan untuk pelaksanaan SKB bagi CPNS Minsel masih tetap akan dilaksanakan di BKN Regional karena menggunakan sistem CAT,” ujarnya.

Sembari berharap, peserta CPNS yang lolos ke tahapan selanjutnya dapat mempersiapkan diri dengan baik.

“Untuk seleksi berikut dari tiga akan dipilih satu. Untuk itu diharapkan bagi CPNS yang masih mempunyai kesempatan ke tahapan selanjutnya agar benar-benar mepersiapkan diri dengan baik. Banyak berdoa, belajar dan jangan lupa jaga kesehatan,” tandasnya.

Sementa itu, Alfi Donna Bella Spd salah satu peserta CPNS mengatakan, sangat bersyukur diberlakukan sistem perengkingan. “Apresiasi saya kepada Pemerintah Minsel yang telah turut menfasilitasi dalam hal menyuarakan hal ini kepada Panselnas,” ungkapnya.(dav)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*