ROR Dorong Percepatan Infrastruktur di Minahasa

Bupati Minahasa Ir. Royke Octavian Roring, MSi memimpin rapat/pertemuan dalam rangka penyelesaian pengelolaan Danau Tondano dan Daerah aliran Sungai Tondano serta percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Minahasa
Kamis, 18 Juli 2019 di ruang sidang Kantor Bupati Minahasa.

Turut hadir Kepala Balai BPJN wilayah XV Sulut Triono Jundasmono, Kepala Balai Wilayah Sungai Moch Silachoeddin, Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Sulut Rusian M. Nur Taib, Staf Khusus Gubernur Bidang Pariwisata Dino Gobel, Ketua ASITA Sulut Merry Karauwan, SH, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekdakab Minahasa Dr. Sihar Wilford Siagian, MA, Dinas/ Instansi terkait, para camat terkait serta seluruh peserta rapat.

Sambutan Bupati Minahasa menyampaikan Rapat ini merupakan tindak lanjut pertemuan Bupati Minahasa dengan Bapak Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo dan beberapa menteri termasuk Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia untuk penyelesaian pengelolaan danau Tondano dan daerah aliran sungai tondano serta percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Minahasa.

Bupati memberikan apresiasi atas kehadiran undangan sekalian,
Sejak kami dilantik sampai hari ini yang menjadi konsen kami sejak awal ketika penyampaian visi-misi adalah bagaimana pelestarian danau Tondano dan setelah terpilih bersama wakil bupati mempersiapkan bagaimana langkah kita untuk pelestarian danau tondano dan bersyukur danau tondano sudah menjadi satu dari lima belas danau prioritas nasional. Danau Tondano merupakan sumber harkat hidup masyarakat sulawesi utara, mulai dari sumber pembangkit listrik tenaga air, supply air, irigasi, perikanan serta destinasi wisata yang sangat menjanjikan kedepan. Danau Tondano punya keistimewaan disamping memiliki pulau likri ditengahnya juga karena dikelilingi jalan nasional maupun jalan provinsi kurang lebih 48 kilometer, tidak semua danau dikelilingi jalan. Tetapi Danau Tondano mulai mengalami degradasi, penyempitan permukaan, pendangkalan, masalah kualitas air, dan pertumbuhan eceng gondok yang begitu pesat. Ini yang kami sampaikan kepada pak presiden dan mendapat tanggapan yang sangat positif, 3 program yang disampaikan langsung kepada pak presiden yaitu danau tondano, pembangunan rumah sakit dan pembangunan infrastruktur.
Mari kita wujudkan pelestarian danau tondano ini bukan hanya untuk satu atau dua tahun kedepan tetapi untuk jangka waktu yang lama supaya betul-betul kita dapat melihat hasilnya kedepan dan kita pasti berbangga apabila dapat bermanfaat bagi anak-cucu kita.
Mari mendesain danau tondano yang payung besarnya desain destinasi pariwisata yang hasil dan arahnya untuk pestarian danau tondano yang efeknya untuk pembangkit listrik tetap lancar, pertanian dan perikanannya tetap jalan dan berbagai hal yang berhubungan dengan danau tondano tetap bisa dimanfaatkan.

Posting Terkait

Tinggalkan pesan