manadoterkini.com, JAKARTA – Langkah Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Kamis (2/9/2025) menunjuk Mor Dominus Bastiaan (MDB) untuk menahkodai partai berlambang bintang mercy di daerah Nyiur Melambai dinilai banyak kalangan sangatlah tepat.
Pasalnya, sosok MBD selain dikenal politisi penuh kesejukan dan muda bergaul dengan siapa saja, termasuk lawan politik.
Bahkan MBD dinilai menjadi simbol pemersatu bagi kader-kader yang belakangan kehilangan arah.
Makanya tidak heran tagline “Mor is Back!” sudah sangat tepat, karena beliau memang benar-benar salah satu kader yang membesarkan partai demokrat sejak dari pendiriannya di Sulawesi Utara.
Apalagi dengan kembalinya sejumlah keder di rumah besar partai besutan Pak SBY ini memberikan harapan kedepan untuk menatap tahun 2029.
Mor akan didampingi Wakil Ketua DPD Demokrat Sulut Oskar Manoppo (Bupati Boltim), Dr Harley ‘Ai’ Mangindaan (Dr Aim). Adanya dua tokoh dari Minsel yakni Jhon Sumual (JOS) dan Billy Lombok SH MAP semakin melengkapi kekuatan Partai Demokrat bersinergi dengan pemerintahan Gubernur Yulius Selvanus.
Ketua DPC Demokrat Tomohon Marthen Manoppo yang juga merupakan mantan Sekretaris DPD Sulut menegaskan Mor figur bersahaja yang merupakan tokoh senior dan perintis Partai Demokrat di Sulut bersama sejumlah senior, termasuk dirinya. Manoppo memberi apresiasi pada keputusan bijak Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
“Mari kita serukan, ayo yang muda bergabung dengan Demokrat, membangun bangsa. Dan mari para tokoh senior kembali ke Rumah Biru yang telah kita bangun dengan tetesan keringat dan air mata,” tandasnya.
Penunjukkan Mor ini untuk menggantikan Hilary B Lasut yang berkonsentrasi di DPP Demokrat sebagai Kepala Badan Konstituen.
“Karena memang tidak bisa rangkap jabatan, apalagi HBL baru-baru ini terpilih sebagai Ketua Pertina Pusat. Sehingga dengan kapasitasnya, sangat cocok berada di tingkat nasional,” ujar Ketua DPC Demokrat Manado Nortje Vanbonne (NVB).
Bagi NCB, sosok Mor merupakan politisi kawakan yang dikenal rendah hati dan simbol pemersatu. Dia telah malang melintang mengabdi untuk warga Manado dan Sulawesi Utara. Dengan menjadi anggota DPRD Manado beberapa periode bahkan pimpinan DPRD. Mor juga pernah menjabat Wakil Wali Kota Manado.
Ini menjadi signal kebangkitan Partai Demokrat. Mengingat banyaknya kader Demokrat Sulut yang sekarang berkiprah di tingkat nasional, baik sebagai direksi atau komisaris BUMN dan anggota DPR RI.
“Sehingga sosok Mor D Bastiaan dibutuhkan Partai Demokrat sebagai nakhoda baru yang bisa menjadi panutan bagi kader-kader Demokrat di Sulut,” ujar Stendy S Rondonuwu (SSR) Sekretaris Demokrat Sulut.
“Ini juga sekaligus menegaskan dukungan penuh Partai Demokrat Sulut untuk Pak Prabowo Subianto menjadi Presiden RI dua periode, demi kebaikkan bangsa Indonesia,” sambung stendy legislator Minahasa Utara ini.
Senada diungkapkan Wakil Ketua DPRD Sulut Royke Anter dan Ketua Fraksi Partai Demokrat Sulut Ronald Sampel. “Sosok MDB adalah sosok pemersatu dan teladan akan pemimpin yang baik dan bijaksana, selama ini mengabdi dengan tulus bagi partai dan rakyat. Beliau sudah puluhan tahun berkarya,” ujar keduanya. (*/ald)





