manadoterkini.com, TOMOHON – Sidang Majelis Sinode Tahunan (SMST) ke-38 di Bukit Inspirasi, Tomohon menjadi sejarah baru perjalanan pelayanan Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM).
Dimana Pdt Dr Adolf Katuuk Wenas terpilih sebagai Ketua BPMS GMIM definitif yang baru, menggantikan Pdt Hein Arina untuk melanjutkan periode pelayanan hingga Maret 2027 mendatang.
Proses pemilihan berlangsung lancar. Perhitungan suara dramatis. Suara Pdt Adolf dan Pdt Djefry saling mengikuti dalam perhitungan.
Lebih dramatis lagi karena jika Pdt Adolf hanya meraih 142 suara, dipastikan pemilihan berlangsung dua putaran. Pasalnya, harus memenuhi ketentuan mayoritas suara setengah tambah satu peserta sidang.
Dalam agenda pemilihan di Pleno II persidangan untuk pengisian lowong jabatan Ketua BPMS itu, Pdt Adolf meraih suara 143. Di urutan kedua, Pdt Djefry Saisab dengan 123 suara, kemudian disusul Pdt. Richard Mengko 7 suara dan Pdt Christisn Luwuk 1 suara. Sementara 2 suara dinyatakan rusak.
Peserta SMST yang memilih ada 282 orang. Dengan jumlah korum harus 50 plus 1, atau calon harus memperoleh 142 suara. Dan dalam proses pemilihan tersebut, Pdt Adolf Wenas yang memperoleh 143 suara, langsung dipastikan terpilih.
Usai perhitungan suara, Adolf Wenas langsung dimintai menyampaikan kesiapan dirinya memimpin GMIM hingga Maret 2027. Ia pun menyatakan bersedia.
Terpilihnya Pdt. Adolf Wenas mengakhiri semua perdebatan terkait jabatan Ketua BPMS GMIM dan warga GMIM berharap dan berdoa agar gereja ini terus diberkati Tuhan. Selamat melayani Pdt Adolf Katuuk Wenas, Tuhan memberkati dalam jabatan pelayanan yang baru.
Usai perhitungan suara, Adolf Wenas langsung dimintai menyampaikan kesiapan dirinya memimpin GMIM hingga Maret 2027. Ia pun menyatakan bersedia.
(





