manadoterkini.com, MANADO – Program tiga juta rumah Presiden Prabowo Subianto diselaraskan Pemkot Manado dengan pembangunan rumah susun yang representative untuk masyarakat menenga ke bawah.
Terkini, Pemkot Manado di bawah kepemimpinan Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang lewat Dinas Perumahan dan Permukiman menunjukan keseriusan penuh menyelaraskan bantuan rumah susun dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Bukti nyata kesiapan lahan yang akan menjadi lakosi Pembangunan Rusun di Tanah Coklat, Kelurahan Paniki Dua, Kecamatan Mapanget, mulai dilakukan pembersihan (land clearing).

Langkah cepat ini menegaskan komitmen Pemkot Manado bersinergi dengan pusat dalam menghadirkan hunian layak bagi masyarakat, sekaligus mendorong percepatan pembangunan perkotaan yang berkelanjutan.
Kadis Perkim Kota Manado Peter Alexander Eman, ST MT didampingi Kabid Perumahan Semart Palebangan ST MT, menuturkan bantuan Rusunawa berhasil diamankan setelah melewati proses panjang dan seleksi ketat dari pemerintah pusat.
“Lahan sudah siap jauh hari. Bahkan tahun kemarin kita pastikan lahan ini sudah siap sebelum diajukan ke Kementerian. Kita (manado,red) bersyukur menjadi salah satu prioritas dari Kota di Indonesia,” kata Eman.

Senada dikatakan Kabid Palebangan, bantuan Rusunawa tidak diperoleh secara instan. Pemkot Manado terlebih dahulu mengajukan proposal, melengkapi seluruh persyaratan administrasi dan teknis, hingga menjalani tahapan verifikasi langsung oleh Kementerian PKP.
“Verifikasi teknis dari Kementerian PKP telah dilaksanakan pada akhir tahun 2025. Setelah dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan, kini kami mulai tahap awal dengan pembersihan lahan sebagai persiapan pembangunan Rusun tahun 2026,” ujarnya.
Ia menambahkan, dimulainya land clearing ini menjadi sinyal kuat dukungan Pemkot Manado terhadap program strategis nasional di bidang penyediaan perumahan rakyat.
Dengan bergulirnya tahapan awal pembangunan ini, Pemkot Manado berharap proyek Rusun dapat segera terealisasi dan menjadi solusi nyata bagi kebutuhan hunian masyarakat berpenghasilan rendah di Kota Manado.(ald)





