Berita PilihanSport

Open Tournamen Catur Piala BNNP Sulut Sukses

×

Open Tournamen Catur Piala BNNP Sulut Sukses

Sebarkan artikel ini

manadoterkini.com, MANADO – Luar biasa antusiasme dan partisipasi yang tinggi dari berbagai kalangan pecatur daerah Nyiur Melambai tampil di ajang begengsi bertajuk Open Turnamen Catur Piala BNNP Sulut, Sabtu (18/4/2026).

Event yang digagas Kepala BNNP Sulawesi Utara Brigjen Pol Jemmy Suatan SH MSi, dalam rangka HUT ke-24 Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, berlangsung sukses.

Animo luar biasa ini menjadi pematik bagi Percasi Sulut, untuk lebih inovatif menggelar event-event catur di daerah yang memiliki potensi master-master nasional. Terbukti, pesarta yang awalnya dibatasi 160, akhirnya naik menjadi 174 peserta yang didominasi anak muda.

“Ajang ini menjadi bukti bahwa olahraga catur mampu menjadi wadah positif yang efektif, baik dalam pembinaan atlet maupun sebagai sarana edukasi masyarakat. Seperti halnya saat ini, langkah inovatif BNNP Sulut dalam mengampanyekan gerakan antinarkoba melalui olahraga asah otak,” ujar Pelatih dan Master Nasional Yahya Wangania yang merupakan Inspektru Pertandingan di Aula BNNP Sulut, Jl 17 Agustus Manado.

Sejak babak awal hingga akhir, turnamen berlangsung tertib, kompetitif, dan menjunjung tinggi sportivitas. Ratusan peserta tampak serius mengadu strategi untuk memperebutkan total hadiah Rp 35 juta. Panitia pun dinilai berhasil menyelenggarakan kegiatan secara profesional, mulai dari sistem pertandingan hingga penentuan pemenang.

Brigjen Pol Jemmy GP Suatan SH MSi, memastikan akan turus mendorong kebangkitan olahraga catur di daerah ini untuk menjauhkan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

Manurutnya, tertarik dengan catur saat melihat besarnya animo masyarakat terhadap olahraga asah otak ini di Sulut. Ia menyadari bahwa banyak potensi pemain lokal yang terpendam dibarengi pertumbuhan pecatur usia muda yang signifikan.

“Saya pertama ke sini datang dengan teman-teman pemain catur nasional semua, ternyata di sini banyak pemain. Makanya saya bilang wah ini boleh nih kita hidupkan terus,” ujar Brigjen Pol Jemmy didampingi IP turnamen MN Yahya Wangania.

Kedepan, BNNP Sulut merencanakan perhelatan turnamen catur bergengsi skala Nasional pada Juni 2026. Turnamen ini tidak hanya sekadar ajang tanding biasa, tetapi ditargetkan menjadi momentum perebutan gelar Master Nasional bagi para pecatur lokal yang berprestasi.

“Kita doakan saja supaya nanti bulan Juni kita bisa laksanakan. Nah kalau bulan Juni nanti kita mengambil gelar master. Itu kan ada aturannya itu yang dari pusat, nanti juga didatangkan tim dari PB Percasi Jakarta,” jelas jenderal bintang satu tersebut.

Lanjut Suatan, saat ini banyak pecatur berskala nasional di daerah yang kurang kegiatan dan kompetisi, sehingga turnamen gelar Master ini diharapkan mampu menggugah kembali semangat mereka. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya pembinaan yang berkelanjutan bagi banyaknya pecatur-pecatur muda atau junior di Sulut.

Langkah menghidupkan kembali olahraga catur ini dinilai sangat strategis dan sejalan dengan program kampanye antinarkoba BNN, khususnya dalam menciptakan kesibukan dan lingkungan yang positif bagi anak muda.

BNN saat ini menggiatkan program “Bersinar” atau Bersih Narkoba yang sangat cocok diintegrasikan dengan aktivitas olahraga yang menuntut konsentrasi tinggi.

“Daripada dia berpikir ke narkoba, lebih baik dia otaknya bagus. Di BNN itu sekarang ada namanya program baru, anak muda bersinar, itu memang kita inginkan, cocok sekali dengan ini,” tegas Brigjen Pol Jemmy.

Dukungan terhadap kebangkitan olahraga catur di Sulut ini juga selaras dengan visi pimpinan daerah, di mana Gubernur Sulut dinilai sebagai pendukung olahraga catur yang luar biasa, terbukti dari rekam jejaknya yang pernah mendatangkan pecatur bergelar Grandmaster Internasional ke Bumi Nyiur Melambai. (***)