Berita PilihanEdukasi dan ReligiManado

Janji Iman Hashim Djojohadikusumo Donasikan Dana untuk Paskah Nasional di Manado Tanpa Uang Rakyat

×

Janji Iman Hashim Djojohadikusumo Donasikan Dana untuk Paskah Nasional di Manado Tanpa Uang Rakyat

Sebarkan artikel ini

manadoterkini.com, MANADO – Sosok Utusan Khusus Presiden RI, Hashim Djojohadikusumo, kembali menunjukkan komitmennya dalam kegiatan sosial dan keagamaan di Indonesia.

Dikenal sebagai figur filantropi yang aktif membantu masyarakat lintas daerah dan latar belakang, Hashim kali ini menyumbangkan dana untuk mendukung pelaksanaan Paskah Nasional di Kota Manado Sulawesi Utara yang akan dilaksanakan 8 April 2026 sebagai janji imannya buat Umat kristen dan gereja.

Ketua Panitia Paskah Nasional, Recky Langie, menyampaikan dana sudah kami terima dan kami apresiasi serta haturkan rasa hormat atas kepercayaan yang diberikan.

Ia menyebut bantuan tersebut sebagai wujud ketulusan dan panggilan iman pribadi Hashim dalam mendukung pelayanan gereja.

“Beliau lewat pribadi maupun melalui Arsari Grup secara sukarela membantu rakyat dari Sabang sampai Merauke tanpa melihat latar belakang agama maupun sosial. Kami merasa terhormat dipercaya oleh sosok yang begitu tulus dan peduli,” ujar Recky.

Hashim sebelumnya juga dikenal aktif dalam berbagai aksi kemanusiaan, mulai dari bantuan saat bencana di Aceh dan Sumatera Utara, hingga bantuan terakhir bagi panti werda di Kota Manado yang terdampak kebakaran.

Menurut panitia, donasi tersebut sepenuhnya merupakan sumbangan pribadi Hashim Djojohadikusumo.

Panitia merasa perlu menyampaikan secara terbuka kepada publik bahwa tidak ada dana APBN maupun APBD yang digunakan dalam penyelenggaraan Paskah Nasional di Manado.

Seluruh bantuan murni berasal dari donasi pribadi sebagai bentuk panggilan iman.

Paskah Nasional di Manado rencananya akan dihadiri oleh berbagai denominasi gereja, termasuk Katolik, GMIM, Pantekosta, Advent, KGPM, serta berbagai aliran kharismatik lainnya, sebagai simbol persatuan umat Kristen di Sulawesi Utara dan Indonesia.

Panitia juga menyampaikan doa dan dukungan kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar terus diberi kekuatan dalam membangun bangsa ke depan.

Sementara itu, Recky Langie menambahkan bahwa pada Senin, 23 Februari 2026, para panitia akan diteguhkan oleh para pemuka agama dan didukung penuh oleh Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus.

“Pesan kami sebagai panitia, mari kita semangat bersatu dan bekerja di ladang Tuhan,” tutup Recky Langie, tokoh umat Kristen Sulawesi Utara.(***/red)