Berita PilihanManadoSport

Turnamen Catur BNNP 2026, Brigjen Suatan : Sulut Punya Banyak Potensi Master Nasional

×

Turnamen Catur BNNP 2026, Brigjen Suatan : Sulut Punya Banyak Potensi Master Nasional

Sebarkan artikel ini

manadoterkini.com, MANADO – Open Turnamen Catur Piala BNNP Sulut 2026 resmi bergulir, Sabtu (18/4/2026).

Event dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-24 Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), diikuti 170 peserta dengan melibatkan Master Nasional di Sulawesi Utara.

Kepala BNNP Sulawesi Utara Brigjen Pol. Jemmy Suatan, S.H., M.Si telah mengambil langkah cerdas dalam mengampanyekan gerakan antinarkoba melalui olahraga asah otak.

Putra Tondano ini punya kerinduan besar mendorong kebangkitan olahraga catur di daerah ini untuk menjauhkan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

“Ini yang pertama. Saya melihat Sulut punya banyak potensi. Kita dorong semakin banyak pecatur Sulut bisa berbicara di tingkat nasional,” ujar Brigjen Jemmy Suatan kepada wartawan usai pembukaan Turnamen Catur BNNP Sulut Cup 2026 di Aula BNNP Sulut, Jl 17 Agustus Manado.

Event prestisius yang dibuka Kadis Tenaka Kerja dan Transmigrasi Sulut Noldy Salindeho mewakili Gubernur selain diikuti peserta bernorma master nasional atau MN, bahkan ada salah satu bergelar Master FIDE (MF).

“Saya melihat langsung besarnya animo masyarakat terhadap olahraga asah otak ini di Sulut. Sayangnya, eventnya kurang,” kata Suatan didampingi Inspektur Pertandingan yang merupakan Pelatih dan pemain bergelar Master Nasional Yahya Wangania.

Ia menyadari bahwa banyak potensi pemain lokal yang terpendam dibarengi pertumbuhan pecatur usia muda yang signifikan.

“Saya pertama ke sini datang dengan teman-teman pemain catur nasional semua, ternyata di sini banyak pemain. Makanya saya bilang wah ini boleh nih kita hidupkan terus,” ujar Brigjen Suatan.

Kedepan, BNNP Sulut akan menghadapi perhelatan besar bertajuk turnamen catur 2026 terbuka sacara Nasional, Juni mendatang dalam rangka Hari Anti Narkotika Internasional.

Dimana ajang tersebut tidak hanya sekedar turnamen biasa, tetapi ditargetkan menjadi momentum perebutan gelar Master Nasional bagi para pecatur lokal yang berprestasi.

“Kita doakan saja supaya nanti bulan Juni kita bisa laksanakan. Nah kalau bulan Juni nanti kita mengambil gelar master. Itu kan ada aturannya itu yang dari pusat, nanti juga didatangkan tim dari PB Percasi Jakarta,” jelas jenderal bintang satu tersebut.

Menurut Brigjen Pol Jemmy, saat ini banyak pecatur berskala nasional di daerah yang kurang kegiatan dan kompetisi, sehingga turnamen gelar Master ini diharapkan mampu menggugah kembali semangat mereka.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya pembinaan yang berkelanjutan bagi banyaknya pecatur-pecatur muda atau junior di Sulut.(***)