
manadoterkini.com, MANADO — Eks Presidium GMNI, Iwan Moniaga, menyatakan dukungannya terhadap langkah aparat kepolisian dalam memberantas aksi premanisme di wilayah Bumi Nyiur Melambai, Sulawesi Utara. Menurutnya, tindakan tegas aparat sangat diperlukan demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Iwan menilai keberadaan premanisme tidak hanya mengganggu stabilitas sosial, tetapi juga menciptakan rasa takut dan ketidaknyamanan di tengah masyarakat. Bahkan, kondisi tersebut dinilai dapat berdampak terhadap upaya pemulihan ekonomi yang sementara dijalankan pemerintah pusat hingga ke daerah.
“Premanisme tidak boleh diberi ruang untuk berkembang. Aparat kepolisian harus bertindak tegas demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat. Jika masyarakat merasa tidak aman, maka aktivitas ekonomi juga akan terganggu,” ujar Iwan Moniaga, Rabu (10/6/2026).
Menurutnya, keamanan dan ketertiban menjadi faktor penting dalam mendukung iklim investasi, aktivitas usaha masyarakat, serta program pemulihan ekonomi yang saat ini terus didorong pemerintah.
Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut mendukung upaya aparat dengan berani melaporkan apabila menemukan tindakan yang mengarah pada intimidasi, pemerasan, maupun kekerasan yang dilakukan oknum tertentu.
“Pemulihan ekonomi membutuhkan situasi yang kondusif. Karena itu, semua pihak harus bersama-sama mendukung pemberantasan premanisme demi terciptanya rasa aman di tengah masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, aparat kepolisian terus meningkatkan patroli dan operasi penertiban di sejumlah titik yang dianggap rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sulawesi Utara.





