JS : Setiap Anak Adalah Aset Bangsa

sumendapmanadoterkini.com, RATAHAN – Bupati James Sumendap memintakan agar seluruh anak-anak yang ada di Kabupaten Minahasa Tenggara wajib memiliki akte kelahiran.

“Itu sudah harus menjadi perhatian para orang tua terkait dokumen para anak-anaknya. Makanya semua anak wajib miliki akte kelahiran,” katanya.

Dia mengungkapkan dokumen seperti akte kelahiran merupakan hak dari para anak-anak, dan hal tersebut dijamin oleh negara.

“Setiap anak adalah aset bangsa yang harus dilindungi dan dijamin haknya oleh negara,” ujar Bupati.

Sementara itu Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Minahasa Tenggara David Lalandos mengungkapkan saat ini pihaknya telah menerbitkan 26.000 akte kelahiran.

“Akte kelahiran yang sudah realisasikan hampir 77,4% dari total 33.000 anak rentan usia 0 sampai 18 tahun yang wajib memiliki akte kelahiran,” jelas Lalandos.

Dia pun mengaku akan menuntaskan proses penerbitan akte kelahiran tersebut sebelum akhir tahun.

“Selain orang tua, kami mengharapkan perhatian dari pemerintah di desa, sampai ke pihak sekolah termasuk gereja dan masjid untuk menuntaskan penerbitan akte kelahiran bagi para anak-anak,” tandasnya.(Jay)

Kuker Perdana, Gubernur OD dan SK Disambut Meriah Warga Mitra

received_10201251391603385MTerkini.com, SULUT – Pertama kalinya Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) dan kedatangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut terpili ini, disambut meriah warga Mitra bahkan memadati ruangan pertemuan kantor Bupati. Kunjungan perdana ini juga sekaligus melantik Farry Liwe sebagai Sekretaris Daerah Mitra yang dilaksanakan di kantor Bupati, Jumat (26/2/2016).

Pada sambutannya Gubernur Dondokambey meminta kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (MITRA) yang dipimpin Bupati James Sumendap, agar bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Permintaan orang nomor satu Sulut tersebut usai melantik Farry Liwe sebagai Sekdakab Minahasa Tenggara.

“Apalagi Kabupaten Mitra angka kemiskinan dan pengangguran sangatlah tinggi di wilayah Sulawesi Utara. Untuk itu saya selaku Gubernur Sulawesi Utara senantiasa terus berupaya untuk menekan angka kemiskinan dan pengangguran tersebut lewat berbagai program-program demi mensejahterahkan masyarakat Minahasa Tenggara kedepan yang lebih baik,” ungkapnya.

Lanjutnya, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Mitra berbagai sarana prasarana proyek pembangunan seperti jalan dan jembatan akan terus dilakukan demi menuju ”Sulut Hebat” lebih khusus untuk masyarakat Kabupaten Minahasa Tenggara.

Sebelumnya Bupati Kabupaten Minahasa Tenggara James Sumendap meminta kepada Gubernur, agar Kabupaten Mitra harus sejajar dengan daerah lainnya yang ada di Sulawesi Utara.

“Kepada pak Gubernur, saya mewakili masyarakat Kabupaten Mitra meminta agar sarana prasarana dan infrastruktur jalan, jembatan dan pelayanan kesehatan, pengembangan destinasi pariwisata serta pengelolaan pertanian untuk segera diwujudkan mengingat Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) salah satu daerah yang berpotensi di wilayah Sulawesi Utara,” ungkap Sumendap.

Pada kesempatan tersebut pula Gubernur yang didampingi Wakil Gubernur melalui Dinas Sosial Provinsi Sulawesi utara menyerahkan bantuan sebanyak 5 ton beras kepada Pemerintah Kabupaten Mitra, yang diterima langsung oleh Bupati James Sumendap.

Sebelumnya Gubernur, Wagub bersama Ketua Deprov Sulut Andrei Angouw telah menyaksikan pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Ir. Farri Liwe sebagai Sekda Kabupaten Mitra mengantikan pejabat lama Ir. B A Tinungki, yang dilakukan Bupati James Sumendap. Turut Hadir Unsur Forkopimda Sulut, Kaban Kesbang Pol Edwin Silangen SE MA, Kadis DKP Ir Ronald Sorongan MSi, Kadis Sosial dr Lisye G Punu M.Kes dan Karo Pemerintahan dan Humas Dr Jemmy Kumendong MSi.(alfa)

RATAHAN, (manadoterkini.com) – Pasca diserahkannya LKPD Mitra 2014, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), mulai melakukan pemeriksaan reguler terhadap pengelolaan keuangan maupun penataan aset di sejumlah SKPD setempat.

Sekda Mitra, Ir B.A Tinungki MEng, mengatakan agenda pemeriksaan BPK tersebut akan berlangsung selama 40 hari ke depan.”Terkait pemeriksaan ini, semua SKPD diminta untuk proaktif dengan memberikan semua data yang dibutuhkan BPK,” ujar Tinungki.

Sementara itu, Bupati Mitra, James Sumendap SH, menegaskan, Mitra sangat siap menyambut tim pemeriksa BPK dalam melaksanakan agenda pemeriksaan reguler tersebut.”Setiap saat saya selalu mengecek kesiapan SKPD terhadap agenda ini. Dan saya yakin, semua sudah siap,” tukasnya.

Disentil soal upaya peningkatan opini, Sumendap mengaku optimis jika pengelolaan keuangan 2014 lebih baik dari sebelumnya.”Dibanding sebelumnya, pengelolaan keuangan maupun penataan aset 2014 mengalami peningkatan. Salah satunya soal kendala tahun 2013 yaitu aset, sudah diperbaiki di tahun 2014,” tandas Sumendap.

Diketahui, belum lama ini Bupati Mitra James Sumendap SH telah menyerahkan LKPD ke BPK RI Perwakilan Sulut yang hal tersebut langsung ditindaklanjuti BPK dengan melakukan pemeriksaan reguler. Mitra sendiri di tahun 2013 diberikan opini tidak wajar atau adversed opinion oleh BPK.(cw3)