Ada Ditangan Bupati, SK Mutasi ASN Bisa Ditinjau Kembali

Mitra
Sekda Mitra David Lalandos

manadoterkini.com, MITRA – Angin Segar bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di ruang lingkup Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) dimana Surat Keputusan (SK) Bupati terhadap beberapa ASN yang dimutasi akibat melangar keputusan surat edaran.

Menurut Bupati Mitra James Sumendap SH, lewat Sekertaris Daerah David Lalandos, menjelaskan kalau mutasi ASN bisa di tinjau kembali setelah berakhirnya Covid-19.

“Semua itu butuh proses, dan itu harus berdasarkan kebijakan Bupati, dan tetu saja untuk aturan dari konsep mutasi ini, tidak lain sesuai Aturan, peringatan dan mutasi, hal ini senagai evek jerah bagi ASN yang sengaja dan tidak sengaja melangar aturan tersebut, “ujar Sekda.

Ditegaskan sekda, bukan berarti ASN tersebut dijamin dikembalikan ke posisi tersebut.

“Kalaw ada ketimpangan dalam proses administrasi dan kinerja, dalam hal ini Bupati telah mengantisipasi dengan langsung menyiapkan ASN yang langsung mengisi kekosongan jabatan tersebut, jadi sebelum di mutasi jabatan tersebut lansung di isi,” jelas Lalandos.

Sebelumnya sudah ada lima ASN yang telah di mutasi oleh Pemkab akibat melangar aturan bupati Mitra. “Semua kebijakan ada ditangan bupati, ” tandas Lalandos.(win)

Tangan Dingin JS – OK Buat Mitra Semakin Hebat

Satu Tahun Pimpin JS –OK, Minahasa Tenggara Semakin Hebat

Mitra hebat
Bupati James Sumendap SH Wakil Bupati Drs Jocke Legi bawah Minahasa Tenggara semakin terhebat

Gaya kepemimpinan yang dimainkan James Sumendap, SH sebagai Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) berhasil menjadikan daerah ini tidak lagi dipandang sebelah mata seantero publik di daerah Nyiur Melambai, Sulawesi Utara (Sulut). Malahan Kabupaten yang dikenal dengan julukan patokan esa tersebut semakin dikenal di negari ini.

Keberhasilan telah diraih oleh daerah hasil pemekran Kabupaten Minahasa Selatan ini. Mitra kini kian hebat. Rabu (25/09) hari ini, genap satu tahun kepemimpinan Bupati James Sumendap, SH dan Wakil Bupati Drs Jocke Legi (JS-OK).

Minahasa Tenggara

Selama satu tahun kepemimpinan JS-OK, banyak prestasi terukir. Dalam menjalankan roda pemerintahan, pelayanan publik kian akurat dengan hadirnya sejumlah terobosan inovatif dengan menerapkan sistem tata kelola pemerintahan berbasis elektronik seperti penerapan e-kinerja, e-planning dan e-budgeting. Bahkan semua pengelolaan keuangan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sampai ke Pemerintahan di Desa, diwajibkan transparan. Selain itu, infrastruktur sebagai fasilitas utama publik terus dibenahi dan dimaksimalkan untuk membuka akses luas bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas usaha.

 

Kebijakan Transparansi Keuangan Raih Penghargaan, Mitra Terbaik Pengelola Dana Transfer

js oke

Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) meraih penghargaan terbaik Pengelola Dana Transfer Tahun 2019 dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Manado.

Penghargaan diserahkan langsung Kepala KPPN Manado Wayan Juwena SE,MM dan diterima oleh Bupati Mitra James Sumendap melalui Wakil Bupatinya Drs Jocke Legi, di aula Kantor BPPN Manado, Rabu (28/8/19).

mitra
Nampak Wakil Bupati Joke Legi saat menerima penghargaan terbaik Pengelola Dana Transfer Tahun 2019 dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Manado

“Kita lihat dari sisi DAK Fisiknya. Semua ada batasannya dan dibanding yang lain, penyaluran dan penyampaian dokumen Mitra jauh lebih baik dan tertata. Keteraturan pengelolaan ini yang menjadi kelebihan Mitra, dan alasannya kenapa kami memilih Mitra sebagai Kabupaten yang paling pantas mendapatkan penghargaan terbaik,” ungkap Juwena.

mitra

Wakil Bupati Drs Jocke Legi merasa bangga dan bersyukur atas hasil yang dicapai ini.

“Walaupun masih tegolong Kabupaten yang baru, namun kami bersyukur karena melalui kepemimpinan Bupati yang tegas terkait pengelolaan anggaran dan kerja keras dari jajaran Pemkab Mitra, bisa membuktikan bahwa kami mampu meraih penghargaan ini,” ujarnya.

 

Team Work Solid, Mitra Quatrick WTP

Hasil manis ditorehkan kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) dalam sistem pengelolaan keuangan dan aset. dari hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2018 pada Mei 2019 lalu, Mitra mampu mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

js mitra
Bupati Minahasa Tenggara saat menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK atas LKPD T.A 2018 dengan predikat WTP

Tren positif ini sekaligus mengukuhkan Bupati Mitra James Sumendap, SH menjadi salah satu tokoh utama yang mampu membawa Mitra keluar dari keterpurukan opini disclaimer selama tahun anggaran 2017-2012 pada pemerintahan sebelumnya. Saat ini, Mitra tercatat 4 tahun berturut-turut mendapatkan opini WTP oleh BPK.

“Ini adalah buah dari komitmen dan kerja keras. Kita mampu mempertahankan predikat WTP 4 tahun berturut-turut. Ini menandakan bahwa dari tahun ke tahun sistem pengelolaan keuangan dan aset di Mitra sudah baik,” ujar Bupati James Sumendap.

Mitra hebat

Kedepannya kata bupati, Pemkab Mitra akan jauh lebih optimis mengingat penerapan pengelolaan keuangan sudah berbasis digital online. Semuanya dilakukan terkontrol bahkan sangat transparan.

“Tidak ada lagi celah penyalahgunaan keuangan. Tidak saja dalam pengawasan eksternal BPK dan Aparat hukum lainnya, tetapi pengawasan internal juga kita perkuat sebagai preventif,” timpalnya.

 

Opini BPK terhadap LKPD Kabupaten Mitra :

2013: Tidak Wajar

2014: Wajar Dengan Pengeculalian

2015: Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)

2016: Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)

2017: Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)

2018: Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)

 

Organisasi Internasional Apresiasi Kebijakan Bupati JS

Kebijakan Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap, SH dalam pembebasan lahan Hak Guna Usaha (HGU) di Desa Mangkit Kecamatan Belang untuk dialihkan menjadi milik masyarakat, mendapat apresiasi Tim Lembaga International Pengembangan Desa (Landesa). Hal ini terungkap saat rombongan Tim Landesa bertatap muka langsung dengan Wakil Bupati Mitra, Drs Joke Legi di Kantor BPN Mitra, Selasa (27/8).

js - oke

Hadir dalam pertemuan tersebut Robert dan Mila dari USA, Syaffei dari Landesa Indonesia, Ir.Arief Pasha.MM dari Kementerian ATR, Sylvana Ellen Senduk SH, MH, Kepala Kantor BPN Mitra, dan Wenddel K.N. Maseo, SH.

Dalam kesempatan tersebut, Syaffei dari Landesa Indonesia, bersama Robert dan Mila dari Amerika Serikat, mengapresiasi Bupati Mitra James Sumendap atas Visi dan Misi Pemkab Mitra yang bekerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN), melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), telah berhasil mengalihkan serta menerbitkan sertifikat tanah untuk masyarakat.

“Ini bentuk perhatian luar biasa bagi masyarakat dan kebijakan ini jarang terjadi di lain tempat,” ukui Syaffei. Kebijakan Pemkab Mitra ini menurut Syaffei patut mendapatkan penghargaan. “Ini berkaitan dengan kepedulian terhadap kebutuhan sosial masyarakat, apalagi soal kepemilikan tanah sehingga perlu mendapat penghargaan,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor BPN Mitra Sylvana Ellen Senduk SH,MH mengatakan, kehadiran Landesa didampingi Ir.Arief Pasha.MM, merupakan penugasan langsung dari Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR).

Adapun Landesa Rural Development Institute adalah organisasi nirlaba yang bermitra dengan pemerintah dan organisasi lokal, untuk mengamankan hak tanah legal bagi keluarga termiskin di dunia. Sejak 1967, Landesa telah membantu lebih dari 100 juta keluarga miskin di 35 negara, mendapatkan kontrol hukum atas tanah mereka.

 

Melangkah Pasti dengan 7 Program Strategis Tahun 2020

mitra hebat

Pemkab Mitra telah merumuskan tujuh program strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan daerah, dan pemberdayaan masyarakat.

Tujuh program strategis secara resmi sudah disampaikan Bupati James Sumendap, SH dalam Paripurna DPRD Mitra beberapa waktu lalu, saat pembahasan KUA-PPAS tahun 2020

Bupati menyampaikan, pelaksanaan perencanaan program strategis tersebut telah disusun dengan menggunakan aplikasi, yakni e-planning yang untuk pertama kalinya diterapkan di Kabupaten Mitra.

Ia mengungkapkan, Pemkab Mitra dalam penyelenggaraan pemerintahan termasuk dalam penyusunan program strategis tahun 2020, telah berbasis elektronik dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang lebih efisien, terukur, akuntabel, dan tepat sasaran.

Bupati menyampaikan, rencana program kegiatan dalam aplikasi e-planning telah sesuai dengan hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) serta sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPMJD), baik kabupaten dan provinsi serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Ia pun berharap, program strategis yang nantinya akan dibahas bersama DPRD tersebut, dapat melahirkan kesepakatan bersama dalam rangka pembangunan daerah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Mitra.

 

Tujuh program strategis Pemkab Mitra 2020

1. Pengurangan Kemiskinan dan Pengangguran

2. Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan

3. Peningkatan Mutu Pendidikan

4. Menjamin Ketahanan Pangan Melalui Peningkatan Produksi dan Produktivitas Pertanian, Perkebunan, dan Perikanan

5. Peningkatan Ekonomi, Daya Saing Iklim Usaha, Parawisata, Koperasi dan UMKM

6. Infrastruktur Layanan Dasar, Tata Ruang, Mitigasi Bencana, dan Lingkungan Hidup

7. Reformasi Birokrasi, Tata Kelola Pemerintahan, dan Optimalisasi Pelayanan.

(advetorial)

Sumendap : Selewengkan Dana Desa, Penjara Menanti

manadomanadoterkini,com, RATAHAN – Bupati James Sumendap, SH, dengan tegas mengatakan bahwa dana desa harus dikelola dengan baik, karena jika tidak maka Hukum Tua dan Bendahara bakal dipenjarakannya.

“Hukum tua dan bendahara harus hati-hati soal pemanfaatan dana desa (dandes). Bila kedapatan ada penyalahgunaan Dandes maka dipastikan penjara akan,” tegas Bupati sembari mengatakan, Bendahara disemua Desa harus memahami mekanisme pelaporan keuangan dandes.

Selain itu Bupati meminta agar semua hukum tua yang tersebar di 135 Desa, untuk memperhatikan dengan baik administrasi keuangan pengelolaan dana desa (dandes) dan ketepatan penyampaian Surat Pertanggung Jawabannya (SPJ), sekaligus menghindari segala bentuk penyimpangannya.

“Koordinasi mengenai administrasi keuangan dandes harus dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa. Begitupun terkait koordinasi dandes untuk kewilayahan harus dengan Pemerintah Kecamatan setempat,”terang Bupati.

Bupati juga mengingatkan pengelolaan dana desa ini wajib disosialisasikan kepada masyarakat,kemudian juga bagi Inspektorat agar segera melaksanakan audit terhadap penggunaan dana desa ini.(Jay)

Lepas 42 CJH, Ini Pesan Bupati Mitra James Sumendap

mitra
Bupati James Sumendap SH menyalami calon Jemaah Haji Kabupaten Mitra

manadoterkini.com, RATAHAN – Sebanyak 42 calon Jemaah haji (CJH) dari Minahasa Tenggara (Mitra) dilepas Bupati James Sumendap SH, di Gedung Sport Hall, Kantor Bupati Mitra, Senin (29/7/2019).

“Dalam menunaikan ibadah haji, calon jemaah haji harus memiliki stamina yang baik. Kemudian, dalam satu rombongan harus saling menjaga satu dan lainnya,” ujar Sumendap.

Menurutnya kesehatan harus tetap dijaga karena itu merupakan suatu hal yang penting untuk diperhatikan.

“Saya minta calon jemaah haji untuk menjaga dan memperhatikan kesehatan. Kemudian tunaikan ibadah dengan khusyuk, agar menjadi haji yang mabrur,” terang Bupati.

Sumendap menambahkan, bagi umat Muslim yang ingin menunaikan ibadah haji agar dapat mempersiapkan diri dan diawali dengan berdoa, berhemat dan menabung.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Mitra Recky A Kaligis SE dalam laporannya mengatakan, sangat bersyukur karena ada peningkatan kuota haji untuk menunaikan ibadah di Mekah.

“Pada tahun-tahun sebelumnya kuota haji tidak lebih dari 25 orang namun saat ini sudah mencapai 42 orang,” terangnya.

Ia pun berterimakasih kepada Presiden dan Bupati khususnya yang selalu peduli dan memberi perhatian serius bagi penyelenggaraan haji di Mitra.

“Harus diakui peran pemerintah dalam penyelenggaraan haji sangat penting. Oleh karena itu selaku Kepala Kemenag Mitra menyampaikan terimakasih kepada pemerintah yang bisa terus memperhatikan umat Muslim untuk pergi beribadah,” ucapnya.

Ia menambahkan, 17 pria dan 25 wanita CJH yang akan berangkat pada awal Agustus nanti diperkirakan akan kembali pada 14 September.(*/jay)

Hadiri Festival Handmade di Spanyol, Bupati James Sumendap Dampingi Gubernur OD

Sumendap
Bupati Mitra James Sumendap SH mendampingi Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam kunjungan kerja di Eropa

manadoterkini.com, RATAHAN – Kunjungan kerja Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE ke sejumlah Negara di Eropa, termasuk Spanyol turut didampingi Bupati Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap SH.

Dimana kunjungan ke Spanyol, untuk menghadiri undangan penyelenggaraan promosi dagang, Festival Handmade.

“Pameran produk handicraft dan tekstil bertaraf Internasional di Barcelona, Spanyol adalah negara yang melaksanakan pameran promosi industri kreatif. Tentu ini sebagai media efektif untuk mempromosikan produk-produk dan keberagaman produk handicraft Indonesia, termasuk mepromosikan Sulut,” kata Bupati JS yang didampingi Asisten Pribadi Morthen kawulusan.

Festival Handmade menjadi sarana untuk memperluas jaringan kerjasama antara UMKM lokal dan asing serta sebagai sarana study banding pariwisata terkait industri kreatif.

“Ya ini bagian dari perjalan untuk mempromosikan Sulawesi Utara dan khusunya Kabupaten Minahasa Tenggara di kanca global.” katanya

Lebih lanjut dikatakan Bupati, jika ada kunjungan turis ke Mitra juga dapat memberikan dampak positif bagi pendapatan daerah.

“Kalua mereka (turis.red) berkunjung ke Mitra, secara tidak langsung memberikan dampak positif bagi Kabupaten Mitra, kita punya tempat wisata yang luar biasa, yang bisa memanjakan para turis yang berkunjung ke Mitra,” tuturnya.

Selain itu, kata sang gladiator Sulut ini, dalam kunjungan tersebut juga mempelajari berbagai kemajuan di negara-negara maju yang telah berhasil dalam pembangunan industri dan wisata.

“Hal ini bisa kita terapkan di Mitra, tentu kita menyesuaikan dengan kondisi topogtafi yang ada di Mitra,” kunci senator Politik ini (*/jay)

Hadapi Tahun Politik, Bupati Mitra Ajak Masyarkat Bergandengan Tangan

Bupati Mitra
Bupati Mitra James Sumendap SH

manadoterkini.com, RATAHAN — Menjelang tahun politik Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Bupati James Sumendap SH, mengingatkan kepada seluruh masyarakat, agar selalu bijak dalam menyikapi hal tersebut.

“Saya sekedar mengingatkan kepada masyarakat, untuk jeli dan bijak dalam menyikapi situasi politik yang sedang berlangsung di Kabupaten Minahasa Tenggara ini,” kata Bupati.

Disebutkannya, masyarakat jangan mudah terprovokasi dengan hal-hal yang akan menjatuhkan program yang telah disusun, untuk kepentingan rakyat.

“Jangan sampai masyarakat termakan isu yang hanya bermodalkan janji, sehingga ujung-ujungnya hanya menyusahkan rakyat saja,” ungkapnya.

Bupati juga mengingatkan masyarakat Mitra, untuk menghargai demokrasi yang telah berjalan.

“Mari kita sama-sama kita bergandengan tangan, menghargai demokrasi yang sementara berjalan, jangan saling menjatuhkan. Apalagi saling menjatuhkan terkait program yang akan mensejahterahkan rakyat,” umbar Sumendap.

Orang nomor satu di Mitra tersebut juga memotivasi seluruh Pemerintah Desa (Pemdes) agar lebih giat melakasanakan tugas serta mendukung program pemerintah.

“Kepada pemerintah yang ada di desa saya harap lebih giat lagi dalam melaksanakan tugas, dan mari bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan di desa setempat,” tandas Bupati. (malz)

Kabupaten Layak Anak, Sumendap : Terima Kasih Warga Mitra

James Sumendapmanadoterkini.com, RATAHAN – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, telah memilih Kabupaten Minahasa Tenggara sebagai salah satu Kabupaten Layak Anak tahun 2018, karena angka partisipasi pendidikan anak usia dini. Penghargaan Kabupaten Layak Anak oleh Presiden RI yang diserahkan oleh Menteri PPPA Yohana Susana Yembise, di Dyandra Convention Center Surabaya, Senin (23/7/2018).

“Jadi Minahasa Tenggara terpilih sebagai Kabupaten Layak Anak karena memenuhi berbagai kriteria penilaian utama, termasuk dalam pemenuhan akses pendidikan yakni angka partisipasi pendidikan anak usia dini, tersedia fasilitas untuk kegiatan kreatif dan rekreatif yang ramah anak, di luar sekolah, yang dapat diakses semua anak,”tutur Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap SH.

Sumendap menyampaikan banyak terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah memilih Kabupaten Mitra sebagai Kabupaten Layak Anak 2018.

“Atas prestasi pemerintah Kabupaten Mitra dalam mendukung program dan menyukseskan program kegiatan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, hingga Pemerintah pusat memberikan penghargaan ini,”ujar Sumendap.

Dia menambahkan, penghargaan tersebut menjadi syukuran tersendiri bagi Masyarakat Mitra karena atas dukungan dari masyarakat hingga penghargaan ini bisa diraih.

Lanjutnya, Kabupaten Layak Anak merupakan kabupaten yang mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak. Melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin terpenuhinya hak dan perlindungan anak.

“Kabupaten Layak Anak merupakan bentuk investasi untuk membangun generasi penerus bangsa. Agar mereka lebih sehat, cerdas, ceria, berakhlak mulia, cinta tanah air serta terlindungi dari berbagai bentuk diskriminasi, eksploitasi dan kekerasan,” tandasnya.(*/jay)

Bupati Mitra Salurkan Hak Suara di TPS 1 Tosuraya

Mitra Hebat
Bupati James Sumendap SH bersama Jein L Rende SE AK, memberikan hak suara di TPS 1 Toauraya Ratahan.

manadoterkini.com, RATAHAN — Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap SH, menyalurkan hak suaranya dalam Pilkada Mitra 2018. Sumendap yang juga calon Bupati itu memenuhi undangan KPU Mitra untuk melakukan pencoblosan surat suara bersama istri tercinta Jein L Rende SE AK, di TPS 1, Kelurahan Tosuraya, Kecamatan Ratahan, sesuai C6 tepat pukul 10.00 wita, dengan nomor urut 77 dan 78 sesuai DPT, Rabu (27/6/2018).

JS sapaan akrabnya mengatakan, TPS tersebut kebetulan TPS yang telah ditetapkan oleh KPU untuk dirinya menyalurkan hak suara.

“TPS tersebut kebetulan berdekatan dengan rumah dinas jadi saya dan istri saya menyalurkan hak suara kami di tempat tersebut,” kata JS.

Ia mengajak masyarakat untuk tidak melewatkan pesta demokrasi ini dengan menyalurkan hak mereka dengan memilih bupati dan wakil bupati di Mitra.

“Masyarakat harus menyalurkan hak suaranya di TPS yang telah ditentukan sebelum batas waktu yang ditentukan berakhir,” tutur Sumendap.(*/tim)

LAKIP Predikat B, Performance Birokrasi Mitra Tersistem Akurat

Bupati James Sumendap Terima Hasil LAKIP Kemenpan-RB

Mitra

TOREHAN manis kembali diukir bupati James Sumendap, dalam tata kelola pemerintahan reformasi birokrasi di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) selang tahun 2017. Hal ini ditandai dengan diraihnya predikat Baik (B) dalam laporan evaluasi akuntabilitas kinerja Instansi pemerintah tahun 2017 dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Hasil ini diberikan MenPAN-RB Abnan Abnur dan diterima langsung Bupati James Sumendap di Jogjakarta, Selasa (13/2/2018), sekaligus menjadi kado manis bagi jajaran pemerintahan kabupaten Mitra, termasuk bagi Bupati James Sumendap yang akan memasuki masa cuti yang tinggal menghitung hari. Keberhasilan ini tak lepas dari komitmen pemerintah Kabupaten Mitra pada percepatan implementasi reformasi birokrasi dengan memberi perhatian terhadap terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik . Pelayanan publik yang profesional hingga pencapaian progran kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Bupati James Sumendap dalam kesempatan tersebut mengungkapkan, hasil ini merupakan evaluasi tim SAKIP terhadap akuntabilitas intansi pemerintah. Untuk Kabupaten Mitra hasil kali ini adalah B dan menunjukan perbaikan dari tahun sebelumnya yang hanya menempati CC. “Ini adalah bagian dari kedisiplinan hingga kerja keras dan dukungan semua jajaran pemerintah Kabupaten Mitra termasuk dukungan masyarakat hingga stake holder dan wajib untuk kita syukuri. Saya persembahkan ini untuk seluruh masyarakat kabupaten Mitra,” ujar Sumendap.

Dia ikut berharap hasil ini akan terus menjadi pelecut semangat bagi jajarannya untuk terus meningkatkan tata kelola pemerintahan dan memaksimalkan pelayanan publik. “Kita tidak akan berpuas. Tapi ini momentum bagi kita untuk memberikan pelayanan yang terbaik. Tata kelola pemerintahan yang baik, dampaknya juga bagi kesejahtraan masyarakat,” pungkasnya. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur, menyampaikan apresiasinya kepada Pemda yang telah melakukan upaya-upaya perbaikan nyata bagi peningkatan efisiensi birokrasi. “Saya berterima kasih kepada Bupati, Walikota, dan Sekretaris Daerah yang telah fokus dan lebih serius lagi dalam memberikan perhatian guna terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan sekaligus berorientasi hasil,” ujarnya. Lanjutnya dikatakan, saat ini efisiensi dalam birokrasi juga menjadi salah satu kriteria. Hal tersebut hanya dapat terjadi apabila akuntabilitas dapat diwujudkan oleh birokrasi itu sendiri. “Akuntabilitas yang berorientasi pada hasil/kinerja hanya akan tercapai apabila birokrasi dapat menerapkan manajemen berbasis kinerja dengan baik atau SAKIP,” jelasnya. (Advetorial)

Bupati Minahasa Tenggara Maraton Resmikan Fasilitas Publik

Resting Area Gunung Potong Jadi Ikon Minahasa Tenggara yang Baru

manado
Bupati Mitra James Sumendap SH

PEMERINTAH Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) terus meningkatkan fasilitas publik di semua pelosok daerah. Bahkan secara maraton dalam beberapa hari terakhir ini fasilitas publik berupa sejumlah puskesmas diresmikan guna memperluas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Mitra hebat

Yang terbaru, Bupati meresmikan Resting Area di kawasan puncak Gunung Potong, Desa Pangu, Kecamatan Ratahan Timur, pada Kamis (8/2) kemarin.

Bangunan ini menjadi ikon baru destinasi wisata dan diklaim sebagai salah satu Resting Area termegah ditambah berada di kawasan hutan pinus dengan pemandangan menakjubkan.

Mitra Hebat

“Ini sebetulnya bukan hanya sekedar resting area. Sebab dibangun melebih bangunan resting area. Tapi tak masalah untuk sebutannya. Ini ibarat resting area bintang lima,” ujar Sumendap dalam sambutannya disambut tepuk tangan para tamu undangan yang hadir.

Meski begitu, Sumendap sendiri mengaku belum puas dengan hasil ini. Dia mengatakan ini baru 60 persen dari hasil yang diharapkan. Pasalnya masih akan dilanjutkan dengan penataan halaman hingga pembangunan tangga raksasa.Mitra

“Kawasan ini tidak saja indah, tapi juga memiliki nilai historis sebab kawasan Gunung Potong adalah lokasi pertahanan di zaman perang Permesta. Jadi, sangat potensial dikembangkan menjadi kawasan wisata terpadu,” terang Sumendap.

Mitra

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga mengajak sejumlah tamu undangan diantaranya Forkompimda untuk menikmati keindahan alam dari lantai dua resting area.

Mitra

Dikesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Desten Katiandago, mengungkapkan bangunan resting area yang dibangun dengan anggaran Rp1,6 miliar atas prakarsa Bupati James Sumendap.

Mitra

“Ini komitmen bupati untuk menopang pariwisata di Mitra. Pak bupati meminta ini dilakukan secara bertahap sampai nantinya lokasi ini tertata dengan baik. Dalam kegiatan ini juga ikut ditandatangani prasasti sejumlah sarana pariwisata berupa rest room Pantai Lakban dan kios cendra mata,” ujar Katiandago.(Adv)

Grafis