Lima Rumah di Desa Tokin Rusak Parah Dihantam Puting Beliung

manadoterkini.com, MOTOLING-Hujan deras disertai angin puting beliung menghantam pemukiman di Desa Tokin, Kecamatan Motoling Timur, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Minggu (4/9) kemarin. Musibah ini mengakibatkan Lima rumah milik warga rusak parah.

rumah rumahCamat Motoling Timur Sonny Umboh menjelaskan, hujan deras yang disertai angin puting beliung itu terjadi pukul 02.00 WITA. “Akibat hujan deras disertai angin puting beliung, terjadi kerusakan terhadap beberapa rumah warga. Kerusakan terparah terjadi pada bagian atap,” kata Umboh kepada manadoterkini.com Senin (5/9) ini.

Rumah yang rusak itu milik warga yakni Keluarga Punuh Pinatik, Butu Sumampow, Raranta Repi, Paat Kumolontang, dan Lombok Kumolontang.

“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Kerugian materil belum dapat dipastikan, saat ini korban dibantu oleh warga lainnya masih mengemasi rumah kediamannya,” imbuhnya.

Umboh mengaku telah memerintahkan Kumtua serta staf Kecamatan dan warganya terjun ke lokasi untuk membantu warga yang terkena musibah.

“Saya langsung meminta Kumtua dan staf serta warga untuk kerja bakti memperbaiki rumah yang rusak,” tandasnya.(dav)

Sadis? Warga Desa Tokin Ditemukan Tewas Dengan Usus Terburai dan Leher Nyaris Putus

pembunuhanMTerkini.com, MOTOLING – Warga Desa Tokin Kecamatan Motoling Timur Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Rabu (2/3/2016) sekitar Pukul 16.00 WITA, mendadak geger. Seorang warga bernama Yoppi Aseng (48) ditemukan tewas bersimbah darah dengan usus terburai dan leher nyaris putus di perkebunan Desa Takin tempat memanggang kelapa.

Korban ditemukan pertama kali sekitar pukul 16.00 WITA oleh istrinya sendiri Join Tilaar.

Saat ditemukan, korban dalam posisi terduduk di lubang tempat fufu kelapa yang ada di belakang rumah mereka Desa Tokin lingkungan VII dengan darah masih menggenang yang keluar dari bagian perut serta leher korban akibat luka besar di perut dan leher korban sampai nyaris putus.

Kapolres Minsel AKBP Benny Bawensel SIK MH melalui Kasatreskrim Polres Minsel AKP Muh. Ali Tahir SH yang dikonfirmasi manadoterkini.com membenarkan penemuan mayat tersebut, hanya saja Dia menyatakan, pihaknya masih belum mengetahui motif kematian korban.

“Penyidik masih melakukan olah TKP dan penyelidikan guna mengetahui apakah korban bunuh diri atau ada motif pembunuhan. Jadi belum bisa kita pastikan apakah korban pembunuhan murni,” katanya.
Lanjut Dia, saat ini korban masih di Rumah Sakit Kalooran Amurang dan saat ini akan dibawah oleh keluarga korban ke RSUD Prof Kandouw Malalayang untuk diotopsi.
“Kita tunggu saja perkembangam selanjutnya, sebab kita masih menunggu hasil otopsi dari tim Dokter yang akan menangani korban,” tutupnya.(dav)

Puluhan Tahun Jalan tak Pernah Diaspal

MOTOLING, (manadoterkini.com) – Warga yang ada di Desa Tokin, Kecamatan Motoling Timur, merasa menjadi warga kelas tiga di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Ini tidak lepas dari kurangnya perhatian Pemkab Minsel dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan DPRD dari Dapil II (Ranoyapo, Motoling Raya dan Kumelembuay,red), terhadap aspirasi yang telah mereka sampaikan selama ini.

Menurut salah satu warga Sem Rumondor, sudah puluhan tahun ruas jalan simpangan Desa Wanga, Tokin, Karimbow tak kunjung diperbaiki. Padahal ini sudah beberapa kali disampaikan baik lewat musrembang kecamatan dan reses DPRD Minsel.”Sudah puluhan tahun tak disentuh aspal, apalagi ruas jalan dalam Desa Tokin Raya,” ujar Rumondor yang juga mantan Kumtua Desa Tokin Baru ini.

Dirinya berharap Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu SE, bisa memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum untuk mengalokasikan anggaran di tahun 2015, agar simpangan Desa Wanga dan ruas jalan dalam Desa Tokin Raya diperbaiki.

Terpisah Anggota DPRD Minsel dari Dapil II Joppy Mongkareng mengungkapkan, sebagai wakil rakyat dari Dapil II, dirinya siap memperjuangkan apa yang menjadi aspirasi masyarakat Wanga, Tokin dan Karimbow dipenyusunan APBD Minsel 2015. “Saya akan perjuangkan jalan tersebut lewat APBD 2015,”terang Sekretaris Komisi II yang memiliki mitra kerja dengan Dinas Pekerjaan Umum. (dav)