Buka Dialog Kebangsaan, Ini Arahan Menko PMK RI Puan Maharani

manadoterkini.com, SULUT – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Puan Maharani besama Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE, Minggu (12/22017) menghadiri Dialog Kebangsaan dalam rangka HUT Nahdlatul Ulama (NU) dengan tema Posisi Agama dalam Pembangunan Manusia dan Kebudayaan di Graha Bumi Beringin, Manado.

Puan“Di era globalisasi sekarang ini pemerintah dan masyarakat hendaknya bersama -sama bergotong royong mengisi ruang ruang masyarakat berbangsa dan bernegara dengan pemahaman yang tidak sempit atau memggunakan istilah Bung Karno tanpa egoisme agama,” imbau Menko PMK.

Dalam arahanya, Puan mengatakan tiga ruang lingkup sesuai tugas dan fungsinya sebagai pimpinan di Kemenko PMK yaitu menjamin kualitas hidup manusia, meningkatkan kapabilitas manusia Indonesia dan memperkuat karakter bangsa.

“Saya juga mengajak jajaran pengurus NU dan PWNU disemua daerah untuk bersinergi dengan Pokja Revolusi Mental dalam mengupayakan pembentukan karakter bangsa yang merupakan kerja tanpa henti selama republik ini ada,” jelasnya.

Turut hadir dalam acara Ketua TP-PKK Sulut IRita Dondokambey Tamuntuan tersebut Wakil Gubernur Steven Kandouw Wakil Ketua TP – PKK Devi Kandouw Tanos Forkopimda Sulut, Sekretaris Provinsi Sulut Edwin Silangen , ketua Sinode GMIM Pdt HWB Sumakul, para Rektor di Sulut dan tamu undangan lainnya.(timredaksi)

Gubernur Olly Ajak NU Bersinergi Dengan Pemerintah

Puan-Ollymanadoterkini.com, SULUT – Nadathul Ulama (NU) selaku organisasi Islam terbesar di Indonesia sudah banyak memberikan kontribusi bagi bangsa melalui pembentukan karakter umat yang bertaqwa, berbudi luhur dan berpengetahuan luas serta turut aktif dalam meningkatkan rasa persaudaraan berpijak pada semangat persatuan dalam perbedaan.

“Saya mengajak kepada Pengurus Wilayah NU Sulut dan para tokoh agama untuk senantiasa bersinergi positif dengan pemerintah daerah,” ujar Gubernur Sulut Olly Dondokambey pada dialog kebangsaan yang dibuka langsung Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Puan Maharani, di Graha Gubernuran Bumi Beringin, Manado Minggu ( 12/2) sore.

Lanjutnya, Negara terus berupaya secara maksimal dalam menghormati dan mengelola keragaman serta perbedaan menjadi karakter Indonesia yang majemuk.

“Nilai- nilai dalam agama sangatlah baik bila digunakan. Itu sebagai dasar untuk membentuk pola dan karakter budaya di tengah masyarakat, perpaduan antara nilai agama dan budaya akan membentuk karakter manusia yang seutuhnya,”kata Olly.

Makanya, dialog kebangsaan ini menjadi sangat penting sebagai wahana peningkatan pemahaman dalam upaya memaksimalkan peran agama dalam pembagunan manusia dan kebudayaan.

“Alasannya, agar dapat memantapkan tekad dan komitmen serta konsistensi dalam meningkatkan peran tokoh agama dan umat untuk menghasilkan kader NU memiliki moralitas tinggi dan juga mampu mengusahakan kesejahteraan dan pemerataan kesempatan berkembangnya ekonomi serta mengabdi menjadi terbaik di masyarakat,”kuncinya.(timredaksi)