manadoterkini.com, SULUT – Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) di Provinsi Sulawesi Utara benar-benar spesial. Bagaimana tidak…? Pada puncak kegiatan ini, yakni pada penutupan peserta dikejutkan dengan kehadiran Petra Sihombing dan Group Band Vierra.

Antusias peserta terlihat saat Petra Sihombing naik dipanggung mega FLS2N.

” Selamat malam Indonesia, Selamat malam Sulawesi Utara, ” sapaan Petra pun lansung menghebokan peserta. Empat lagupun dibawakan dengan merdu, dengan diikuti peserta.

Usai tampilan Petra, diganti tampilan Band yang beranggotakan Widy Nichlany (Vokal), Kevin Aprilio (Piano, Keyboard), Raka Cyril (Gitar), dan Tryan (Drum), sontak membuat semua tercengang.

Teriakan penonton goncang ruangan tersebut. ” Vierra, Widy, Kevin, ” begitu teriak peserta.

Tampilan Widy dengan suara kas, dan senyum kasnya, ditamba kehadiran Kevin, membuat sempurna penutupan FLS2N malam itu. (Alfa)

Wagub Kandouw Tutup FLS2N di Provinsi Sulut

 

pemprov sulutmanadoterkini.com, SULUT – Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs Steven Kandouw menutup seluruh rangkaian kegiatan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FSL2N) tingkat nasional. Penutupan FSL2N tersebut diselenggarakan di hotel Sutanraja, Minahasa utara (Minut), Jumat (02/09/2016).

pemprov sulutMengawali sambutannya, Wagub Kandouw memberi apresiasi kepada pelaksana kegiatan dengan suksesnya kegiatan ini.

“Saya memberikan apresiasinya kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dirjen Dikdasmen Kemendikbud) yang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang sudah menyelenggarakan kegiatan FLS2N,” ungkapnya.

Dengan kegiatan seperti ini, anak mamiliki sikap humanisme tinggi, meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa, memperdalam wawasan kebangsaan dan harus menjadi kesatuan Indonesia.

“Kegiatan ini membeirikan cipta, rasa dan karsa serta apreaiasi tinggi bagi rasa kemanusiaan, karena dalam kegiatan ini para siswa berbaur bersama saling mengenalkan budaya daerah dalam kebersamaan NKRI,” tandas Kandouw.

Menutup sambutannya, dia menyampaikan terima kasih kepada para peserta, semoga ada kesan baik selama di Manado. Kandouw pun berharap saat peserta pulang ke provinsi masing-masing agar menceritakan kedamaian dan harmoni selama mengikuti kegiatan di Sulawesi Utara.

Diketahui, juara umum dalam FSL2N tahun 2016 Provinsi Sulawesi Utara adalah Provinsi Jawa Tengah, sementara untuk tuan rumah pelaksanaan FLS2N berikut adalah Provinsi NTT.(alfa)

Luar Biasa…..Tarian Kabasaran Warnai Penyambutan Bahkan Penutupan FLS2N Provinsi Sulut

 

Tarian Kabasaran sambut peserta FLS2N di depan pintu masuk pelaksanaan penutupan
Tarian Kabasaran sambut peserta FLS2N di depan pintu masuk pelaksanaan penutupan

manadoterkini.com, SULUT – Kali ini Tarian Kabasaran Minahasa dilibatkan dalam rangkaian kegiatan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) yang dilaksanakan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dirjen Dikdasmen Kemendikbud) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

pemprov
Tarian Kabasaran sambut peserta FLS2N di Bandara Internasional Sam Ratulangi

Hal ini tentu suatu langkah maju untuk dunia pendidikan, terlebih khusus dunia pendidikan Sulut, dimana kesadar akan budaya mulai ditunjukan, terlebih menunjang program pemerintah Provinsi Sulut yang sekarang sedang dalam pengembangan sektor pariwisata.

Dari pantauan manadoterkini.com, di terminal kedatangan Bandara Internasional Sam Ratulangi, Minggu 28 Agustus 2016, kedatangan peserta FLS2N disambut tarian Kabasaran. Sementara pada penutuapan kegiatan yang dilaksanakan Jumat (02/09/2016) di Hotel Sutanraja Minut, tarian Kabasaran digelarkan didepan pintu masuk tempat penyelenggaraan kegiatan penutupan, dan uniknya tarian dibawakan oleh anak-anak.

Kabasaran adalah tarian perang dari daerah Minahasa, Sulawesi Utara.(alfa)

Hari Terakhir Pelaksanaan FLS2N, Peserta Serbu Tempat Souvenir

 

pemprovmanadoterkini.com, SULUT – Setelah 5 hari mengikuti ajang tingkat nasional yakni Festival Lomba Seni Siswa Nasional di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) para peserta yang berasal dari 34 Provinsi di Indonesia, menyerbu tempat penjualan souvenir.

Caroline, salah satu peserta FLS2N mengatakan, membeli souvenir selain karena banyak yang unik, ini juga untuk oleh-oleh ketika pulang nanti.

“Souvenirnya banyak yang unik. Ini untuk oleh-oleh buat keluarga dan teman-teman,” ungkapnya.

Sementara souvenir yang dijual bervariasi dari kaos, kalung, gelang, gantingan kunci, dll. Sementara harganya pun terjangkau.(alfa)