manadoterkini.com, SULUT – Sejumlah ruas jalan di daerah Nyiur Melambai ternyata banyak pohon yang dikategorikan membahayakan kenyamanan warga. Olehnya Dinas Kehutanan Provinsi Sulut, mengingatkan Kabupaten/Kota, untuk melakukan audit.

Pasalnya, pohon tumbang tak hanya membahayakan pengguna jalan, akan tetapi bisa menimpa jaringan listrik.

Dikatakan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulut Ir Herry Rotinsulu, Pemkab/Pemkot, PU, PLN serta yang menangani jalan nasional dan jalan provinsi diminta untuk segera melakukan audit pohon-pohon yang dianggap mengganggu kenyamanan warga seperti yang ada diruas jalan Manado-Tomohon dan Manado-Bitung.

“Banyak pohon-pohon yang tidak sehat lagi diruas jalan yang ada di daerah ini. Untuk itu, harus ditebang, karena berpotensi mengancam keselamatan warga yang melintasi jalan tersebut, “ingatnya.

Namun, kata dia setelah ditebang harus ditanam kembali sesuai rencana tata ruang di masing-masing wilayah.

Makanya, Hero mengimbau kepada Pemkab/Pemkot untuk segera mengaudit pohon-pohon yang diduga mengancam keselamatan warga dan mengganggu listrik serta mengganggu kepentingan umum.

“Ini perlu ditata kembali sesuai tata ruang. Dan tugasnya diserahkan ke Kabupaten Kota masing-masing,” pungkas mantan Penjabat Bupati Minut ini.(timredaksi)

Kunjungi Lokasi Wisata Sulut, Menteri LHK Ajak Pelaku Usaha Harus Memiliki Izin

rotinsulumanadoterkini.com, SULUT – Kunjungan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia Dr Ir Siti Nurbaya Bakar MSc, ditiga lokasi pariwisata alam yang ada di Nyiur Melambai, menemui sejumlah tempat usaha yang belum memiliki izin.

Hal ini dibenarkan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Herry Rotinsulu. Menurut Dia, saat kunjungan dalam rangka mengindentifikasi pengolahan pariwisata pekan lalu yang didampingi pemerintah Provinsi Sulut, mendapati sekitar 30 pelaku usaha yang belum memiliki izin, yang sebagian besar adalah cottage. Karena itu Menteri, mengajak pelaku usaha untuk mengantongi izin.

“Hampir sekitar 30 pelaku usaha belum memiliki ijin, baru 1 berijin. Ibu Menteri mendorong agar pelaku usaha harus memiliki ijin. Selain itu kata dia, banyak kawasan hutan sudah bersertifikat,” terang Rotinsulu.

Dia menjelaskan, Intinya kunjungan Menteri KLH mensupport pengembangan pariwisata yang ada di daerah ini.

Sementara terkait badan otoritas, Rotinsulu menjelaskan, sampai saat ini masih menjadi kendala. Untuk itu ia meminta tiga Kementerian, yakni Kementerian LHK, Pariwisata, dan KKP untuk turun langsung menanggulangi persoalan Tanam Laut Bunaken.(alfa)

Lantik Hero Penjabat Bupati Minut, Sumarsono Larang Nonjobkan Pejabat

SULUT, (manadoterkini.com) – Kadis Kehutanan Pemprov Sulut, Ir Herry Rotinsulu Msi (Hero), dilantik sebagai Penjabat Bupati Minahasa Utara (Minut) oleh Penjabat Gubernur Sulut Dr Soni Sumarsono di Graha Bumi Beringin, Manado, mengantikan Sompie Singal yang telah mengakhiri masa jabatan Kamis (10/11) kemarin.

Rotinsulu Rorinsulu

Pelantikan dan Serah terima jabatan dari Sompie Singal kepada Hero berdasarkan Surat Keputusan Mendagri RI No.131.71-6116 Tahun 2015 Tertanggal 7 Desember 2015.

“Gubernur mengingatkan, terkait dengan mutasi pejabat sejauh tidak dibutuhkan jangan melakukannya apalagi ada korban nonjob, karena mempunyai efeknya negatif bagi keluarga pejabat yang bersangkutan,”kata Sumarsono.

rotinsulu3 rotinsulu2

Menariknya, dalam sambutan Dirjen Otda Kemendagri ini melarang Hero menonjobkan pejabat Eselon II yang kini sementara menjalankan pemerintahan.

“Karena sebagai sosok birokrat senior dan professional saya yakin Haro tidak akan melakukan nonjob terhadap pejabat di Minut. Karena tugas utama sebagai Pj Bupati bagaimana memastikan berlangsungnya roda pemerintahan, pembangunan dan sosial kemasyarakatan secara efektif, efisien dan berkesinambungan,” ujar Sumarsono.

Rotinsulu

Sementara terkait dengan sinergitas kerja dengan Pemprov, maka Hero dituntut dapat memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program kerja yang saat ini sedang dilaksanakan seperti GSM,GeBeKa, GSB dan Program Mari Jo Ka Manado, termasuk jalan Tol Manado Bitung yang sedang berlangsung.

Terkait dengan Program Mari Jo Ka Manado, Sumarsono minta agar Hero dapat memprioritaskan pembangunan di sektor kepariwisataan antara lain, perbaikan infrastruktur pendukung pariwisata, baik aksesbilitas dari dan ketempat wisata maupun sarana prasarana penunjang dilokasi wisata. Sembari berharap pasca pelaksanaan pilkada serentak dan menanti ditetapkannya kepala daerah terpilih.

“Dalam rangka menyambut Natal 2015 dan tahun Baru 2016, koordinasikan dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan kodusifitas keamanan dan keharmonisan di tengah-tengah masyarakat,” tandas om Sonny sapaan akrab dari Gubernur Sulut.

Diketahui pelantikan tersebut dihadiri unsur Forkopimda Sulut, Pejabat Pemprov Sulut, pimpinan dan anggota DPRD Minut, serta pejabat Pemkab Minut.(tim)

SULUT, (manadoterkini.com) – Kepala Dinas Kehutanan Sulut Ir Herry Rotinsulu MSi mengatakan pihaknya telah membentuk satgas pengendalian kebakaran hutan dan lahan hingga tingkat Desa dan Kelurahan.

“Satgas tersebut melibatkan unsur Pemerintahan, Dinas terkait, TNI/Polri, Ormas, Relawan serta Organisasi terkait lainnya,”kata Rotinsulu.

Lanjutnya, kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Sulut selain disebabkan faktor alam akibat adanya fenomena iklim El-Nino, tapi juga akibat kesengajaan oknum masyarakat yang membuka lahan dengan cara membakar.

“Luas kebakaran hutan dan lahan hingga 14 Oktober ini kurang lebih 5.683 hektar terdiri atas hutan konservasi, hutan lindung dan hutan produksi seluas 3.616 hektar dan diluar kawasan hutan dan lahan perkebunan seluas 2.067 hektar,” jelasnya.(alf/tim)