Saya Bukan Pilatus, Sumendap ‘Kaget’ Lalandos Terpilih Sekda Mitra

mitra hebat
Bupati James Sumendap SH melantik David Lalandos sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Minahasa Tenggara definitif

manadoterkini.com, MITRA – Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap melantik Sekertaris Daerah (Sekda) Definitif Kabupaten Minahasa tenggara David Lalandos.

Menurut bupati Mitra dalam sambutanya dalam pengambilan sumpah janji, Senin (15/06), Lalandos adalah calon yang paling dia tidak senangi dari tiga calon sekda yang ikut dalam proses pemilihan Sekda.

“Saya sedikit kaget David Lalandos terpilih sebagai Sekda Definitif Mitra, berdasarkan survei dari tim 12 pemkab Mitra, angota DPRD dan Insan Pers, semua serentak menyebutkan Nama Lalandos sebagai Sekda Mitra, saya bukan Pilatus yang selesai mengambil keputusan langsung mencuci tangan, ” ujar JS dalam sambutanya.

Lebih lanjut bupati menjelaskan, jabatan sekda ini jangan dulu disyukuri karena melihat situasi saat ini (pandemi covid-19) peran Sekda dalam kinerja dituntut Ekstra.

“Kedepan kinerja anda dalam menghadapi, pertempuran dengan covid-19 sebagai administrator anda (sekda-red) dituntutut dalam pengaturan admistrasi Pemkab Mitra, ” tandas Sumendap.

Sekda Definitiv Mitra David Lalandos dalam pernyataanya menyatakan siap mengemban tugas dan tanggung jawab yang di percayakan bupati Mitra James Sumendap.

“Saya siap dan mundur dari jabatan Sekertaris Daerah apabilah saya lalai dalam menjalanka tugas dan amanat yang diberikan Bupati,” tegas Sekda.

Sementara itu Drs Piether Owu salah satuh Calon yang ikut dalam pemilihan Sekda mengucapkan Selamat.
“Selamat Dan Sukses kepada Bapak David Lalandos. Atas dilantik sebagai Sekda Mitra”, ucap Kadis Kominfo Sp Mitra.(win)

2,366 ASN Terimah THR, Pemkab Mitra Laksanakan PP 24 Tahun 2020

mitramanadoterkini.com, MITRA – Pemerintahan Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) siap melaksanakan PP 24 tahun 2020, tentang pembabian Tunjangan Hari Raya bagi Pegawai Negri Sipil (PNS)

Sekitar 2 366 Aparat Sipil Negara (ASN) diruang lingkup Pemkab Mitra akan menerima THR, yang saat ini diangarkan sebanyak Rp 9,879 Miliar.

Menurut Kepala badan Keuangan Mecky Tumimomor lewat Kepala Bidang (Kabid) Anggaran Rudy Kures, sesuai dengan aturan pemerintah penyaluran THR dilaksanakan 10 hari sebelum hari raya.

“Dari data badan keungan Mitra ada 2 366 pegawai yang bakal menerima THR, Penyaluran ini rencananya di mulai hari ini (Jumat-Red), tapi apabilah kelengkapan data belum terpenuhi, akan disalurkan dua-tiga hari kedepan, “jelas Kures

Dirinya berharap agar penyaluran ini dapat terealisasi sepenunya, sesui dengan amanat Peraturan Bupati (Perbup) Bapak James Sumendap SH.
“Diharapkan ASN Mitra untuk bersabar, karena pemerintah lewat badan keuangan akan segera menyalurkan THR secepatnya, ” tuturnya.(win)

Ada Ditangan Bupati, SK Mutasi ASN Bisa Ditinjau Kembali

Mitra
Sekda Mitra David Lalandos

manadoterkini.com, MITRA – Angin Segar bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di ruang lingkup Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) dimana Surat Keputusan (SK) Bupati terhadap beberapa ASN yang dimutasi akibat melangar keputusan surat edaran.

Menurut Bupati Mitra James Sumendap SH, lewat Sekertaris Daerah David Lalandos, menjelaskan kalau mutasi ASN bisa di tinjau kembali setelah berakhirnya Covid-19.

“Semua itu butuh proses, dan itu harus berdasarkan kebijakan Bupati, dan tetu saja untuk aturan dari konsep mutasi ini, tidak lain sesuai Aturan, peringatan dan mutasi, hal ini senagai evek jerah bagi ASN yang sengaja dan tidak sengaja melangar aturan tersebut, “ujar Sekda.

Ditegaskan sekda, bukan berarti ASN tersebut dijamin dikembalikan ke posisi tersebut.

“Kalaw ada ketimpangan dalam proses administrasi dan kinerja, dalam hal ini Bupati telah mengantisipasi dengan langsung menyiapkan ASN yang langsung mengisi kekosongan jabatan tersebut, jadi sebelum di mutasi jabatan tersebut lansung di isi,” jelas Lalandos.

Sebelumnya sudah ada lima ASN yang telah di mutasi oleh Pemkab akibat melangar aturan bupati Mitra. “Semua kebijakan ada ditangan bupati, ” tandas Lalandos.(win)

Tak Lunasi Pajak Kendis, JS Warning Pejabat Mitra

sumendapmanadoterkini.com, MANADO – Sanksi tegas menanti bagi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara, yang hingga hari ini tidak melunasi pajak kendaraan dinas (Kendis) di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Pemberian punishment kepada pejabat tidak melunasi pajak kendaraan ditegaskan Bupati Mitra James Sumendap SH, Kamis (13/02/2020).

“Sayang akan tindak tegas SKPD yang belum bayar pajak kendaraan dinas. Punishment bisa diberhentikan dari jabatan, diturunkan esalonnya dan dimutasi,” tegas Sumendap.

JS menegaskan pembayaran pajak kendaraan diambil dari dana APBD dan bukan kantong pribadi pejabat sehingga tidak ada alasan untuk belum lunas pajak. “Oleh karena itu Pak Wakil Bupati Jesaja Legi tolong lihat yang belum lunas pajak dan laporkan,” tandas Bupati.

Ia meminta data terkait pajak kendaraan di setiap SKPD sudah harus dilaporkan kepada dirinya secepat mungkin. “Hari ini juga Baperjakat sudah harus bersidang untuk berikan punishment kepada kepala SKPD yang kendaraan dinas tak lunas pajak. Saya tunggu laporannya,” pungkasnya. (Jay)

Tangan Dingin JS – OK Buat Mitra Semakin Hebat

Satu Tahun Pimpin JS –OK, Minahasa Tenggara Semakin Hebat

Mitra hebat
Bupati James Sumendap SH Wakil Bupati Drs Jocke Legi bawah Minahasa Tenggara semakin terhebat

Gaya kepemimpinan yang dimainkan James Sumendap, SH sebagai Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) berhasil menjadikan daerah ini tidak lagi dipandang sebelah mata seantero publik di daerah Nyiur Melambai, Sulawesi Utara (Sulut). Malahan Kabupaten yang dikenal dengan julukan patokan esa tersebut semakin dikenal di negari ini.

Keberhasilan telah diraih oleh daerah hasil pemekran Kabupaten Minahasa Selatan ini. Mitra kini kian hebat. Rabu (25/09) hari ini, genap satu tahun kepemimpinan Bupati James Sumendap, SH dan Wakil Bupati Drs Jocke Legi (JS-OK).

Minahasa Tenggara

Selama satu tahun kepemimpinan JS-OK, banyak prestasi terukir. Dalam menjalankan roda pemerintahan, pelayanan publik kian akurat dengan hadirnya sejumlah terobosan inovatif dengan menerapkan sistem tata kelola pemerintahan berbasis elektronik seperti penerapan e-kinerja, e-planning dan e-budgeting. Bahkan semua pengelolaan keuangan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sampai ke Pemerintahan di Desa, diwajibkan transparan. Selain itu, infrastruktur sebagai fasilitas utama publik terus dibenahi dan dimaksimalkan untuk membuka akses luas bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas usaha.

 

Kebijakan Transparansi Keuangan Raih Penghargaan, Mitra Terbaik Pengelola Dana Transfer

js oke

Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) meraih penghargaan terbaik Pengelola Dana Transfer Tahun 2019 dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Manado.

Penghargaan diserahkan langsung Kepala KPPN Manado Wayan Juwena SE,MM dan diterima oleh Bupati Mitra James Sumendap melalui Wakil Bupatinya Drs Jocke Legi, di aula Kantor BPPN Manado, Rabu (28/8/19).

mitra
Nampak Wakil Bupati Joke Legi saat menerima penghargaan terbaik Pengelola Dana Transfer Tahun 2019 dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Manado

“Kita lihat dari sisi DAK Fisiknya. Semua ada batasannya dan dibanding yang lain, penyaluran dan penyampaian dokumen Mitra jauh lebih baik dan tertata. Keteraturan pengelolaan ini yang menjadi kelebihan Mitra, dan alasannya kenapa kami memilih Mitra sebagai Kabupaten yang paling pantas mendapatkan penghargaan terbaik,” ungkap Juwena.

mitra

Wakil Bupati Drs Jocke Legi merasa bangga dan bersyukur atas hasil yang dicapai ini.

“Walaupun masih tegolong Kabupaten yang baru, namun kami bersyukur karena melalui kepemimpinan Bupati yang tegas terkait pengelolaan anggaran dan kerja keras dari jajaran Pemkab Mitra, bisa membuktikan bahwa kami mampu meraih penghargaan ini,” ujarnya.

 

Team Work Solid, Mitra Quatrick WTP

Hasil manis ditorehkan kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) dalam sistem pengelolaan keuangan dan aset. dari hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2018 pada Mei 2019 lalu, Mitra mampu mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

js mitra
Bupati Minahasa Tenggara saat menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK atas LKPD T.A 2018 dengan predikat WTP

Tren positif ini sekaligus mengukuhkan Bupati Mitra James Sumendap, SH menjadi salah satu tokoh utama yang mampu membawa Mitra keluar dari keterpurukan opini disclaimer selama tahun anggaran 2017-2012 pada pemerintahan sebelumnya. Saat ini, Mitra tercatat 4 tahun berturut-turut mendapatkan opini WTP oleh BPK.

“Ini adalah buah dari komitmen dan kerja keras. Kita mampu mempertahankan predikat WTP 4 tahun berturut-turut. Ini menandakan bahwa dari tahun ke tahun sistem pengelolaan keuangan dan aset di Mitra sudah baik,” ujar Bupati James Sumendap.

Mitra hebat

Kedepannya kata bupati, Pemkab Mitra akan jauh lebih optimis mengingat penerapan pengelolaan keuangan sudah berbasis digital online. Semuanya dilakukan terkontrol bahkan sangat transparan.

“Tidak ada lagi celah penyalahgunaan keuangan. Tidak saja dalam pengawasan eksternal BPK dan Aparat hukum lainnya, tetapi pengawasan internal juga kita perkuat sebagai preventif,” timpalnya.

 

Opini BPK terhadap LKPD Kabupaten Mitra :

2013: Tidak Wajar

2014: Wajar Dengan Pengeculalian

2015: Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)

2016: Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)

2017: Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)

2018: Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)

 

Organisasi Internasional Apresiasi Kebijakan Bupati JS

Kebijakan Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap, SH dalam pembebasan lahan Hak Guna Usaha (HGU) di Desa Mangkit Kecamatan Belang untuk dialihkan menjadi milik masyarakat, mendapat apresiasi Tim Lembaga International Pengembangan Desa (Landesa). Hal ini terungkap saat rombongan Tim Landesa bertatap muka langsung dengan Wakil Bupati Mitra, Drs Joke Legi di Kantor BPN Mitra, Selasa (27/8).

js - oke

Hadir dalam pertemuan tersebut Robert dan Mila dari USA, Syaffei dari Landesa Indonesia, Ir.Arief Pasha.MM dari Kementerian ATR, Sylvana Ellen Senduk SH, MH, Kepala Kantor BPN Mitra, dan Wenddel K.N. Maseo, SH.

Dalam kesempatan tersebut, Syaffei dari Landesa Indonesia, bersama Robert dan Mila dari Amerika Serikat, mengapresiasi Bupati Mitra James Sumendap atas Visi dan Misi Pemkab Mitra yang bekerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN), melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), telah berhasil mengalihkan serta menerbitkan sertifikat tanah untuk masyarakat.

“Ini bentuk perhatian luar biasa bagi masyarakat dan kebijakan ini jarang terjadi di lain tempat,” ukui Syaffei. Kebijakan Pemkab Mitra ini menurut Syaffei patut mendapatkan penghargaan. “Ini berkaitan dengan kepedulian terhadap kebutuhan sosial masyarakat, apalagi soal kepemilikan tanah sehingga perlu mendapat penghargaan,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor BPN Mitra Sylvana Ellen Senduk SH,MH mengatakan, kehadiran Landesa didampingi Ir.Arief Pasha.MM, merupakan penugasan langsung dari Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR).

Adapun Landesa Rural Development Institute adalah organisasi nirlaba yang bermitra dengan pemerintah dan organisasi lokal, untuk mengamankan hak tanah legal bagi keluarga termiskin di dunia. Sejak 1967, Landesa telah membantu lebih dari 100 juta keluarga miskin di 35 negara, mendapatkan kontrol hukum atas tanah mereka.

 

Melangkah Pasti dengan 7 Program Strategis Tahun 2020

mitra hebat

Pemkab Mitra telah merumuskan tujuh program strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan daerah, dan pemberdayaan masyarakat.

Tujuh program strategis secara resmi sudah disampaikan Bupati James Sumendap, SH dalam Paripurna DPRD Mitra beberapa waktu lalu, saat pembahasan KUA-PPAS tahun 2020

Bupati menyampaikan, pelaksanaan perencanaan program strategis tersebut telah disusun dengan menggunakan aplikasi, yakni e-planning yang untuk pertama kalinya diterapkan di Kabupaten Mitra.

Ia mengungkapkan, Pemkab Mitra dalam penyelenggaraan pemerintahan termasuk dalam penyusunan program strategis tahun 2020, telah berbasis elektronik dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang lebih efisien, terukur, akuntabel, dan tepat sasaran.

Bupati menyampaikan, rencana program kegiatan dalam aplikasi e-planning telah sesuai dengan hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) serta sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPMJD), baik kabupaten dan provinsi serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Ia pun berharap, program strategis yang nantinya akan dibahas bersama DPRD tersebut, dapat melahirkan kesepakatan bersama dalam rangka pembangunan daerah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Mitra.

 

Tujuh program strategis Pemkab Mitra 2020

1. Pengurangan Kemiskinan dan Pengangguran

2. Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan

3. Peningkatan Mutu Pendidikan

4. Menjamin Ketahanan Pangan Melalui Peningkatan Produksi dan Produktivitas Pertanian, Perkebunan, dan Perikanan

5. Peningkatan Ekonomi, Daya Saing Iklim Usaha, Parawisata, Koperasi dan UMKM

6. Infrastruktur Layanan Dasar, Tata Ruang, Mitigasi Bencana, dan Lingkungan Hidup

7. Reformasi Birokrasi, Tata Kelola Pemerintahan, dan Optimalisasi Pelayanan.

(advetorial)

Sumendap : Selewengkan Dana Desa, Penjara Menanti

manadomanadoterkini,com, RATAHAN – Bupati James Sumendap, SH, dengan tegas mengatakan bahwa dana desa harus dikelola dengan baik, karena jika tidak maka Hukum Tua dan Bendahara bakal dipenjarakannya.

“Hukum tua dan bendahara harus hati-hati soal pemanfaatan dana desa (dandes). Bila kedapatan ada penyalahgunaan Dandes maka dipastikan penjara akan,” tegas Bupati sembari mengatakan, Bendahara disemua Desa harus memahami mekanisme pelaporan keuangan dandes.

Selain itu Bupati meminta agar semua hukum tua yang tersebar di 135 Desa, untuk memperhatikan dengan baik administrasi keuangan pengelolaan dana desa (dandes) dan ketepatan penyampaian Surat Pertanggung Jawabannya (SPJ), sekaligus menghindari segala bentuk penyimpangannya.

“Koordinasi mengenai administrasi keuangan dandes harus dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa. Begitupun terkait koordinasi dandes untuk kewilayahan harus dengan Pemerintah Kecamatan setempat,”terang Bupati.

Bupati juga mengingatkan pengelolaan dana desa ini wajib disosialisasikan kepada masyarakat,kemudian juga bagi Inspektorat agar segera melaksanakan audit terhadap penggunaan dana desa ini.(Jay)

Lepas 42 CJH, Ini Pesan Bupati Mitra James Sumendap

mitra
Bupati James Sumendap SH menyalami calon Jemaah Haji Kabupaten Mitra

manadoterkini.com, RATAHAN – Sebanyak 42 calon Jemaah haji (CJH) dari Minahasa Tenggara (Mitra) dilepas Bupati James Sumendap SH, di Gedung Sport Hall, Kantor Bupati Mitra, Senin (29/7/2019).

“Dalam menunaikan ibadah haji, calon jemaah haji harus memiliki stamina yang baik. Kemudian, dalam satu rombongan harus saling menjaga satu dan lainnya,” ujar Sumendap.

Menurutnya kesehatan harus tetap dijaga karena itu merupakan suatu hal yang penting untuk diperhatikan.

“Saya minta calon jemaah haji untuk menjaga dan memperhatikan kesehatan. Kemudian tunaikan ibadah dengan khusyuk, agar menjadi haji yang mabrur,” terang Bupati.

Sumendap menambahkan, bagi umat Muslim yang ingin menunaikan ibadah haji agar dapat mempersiapkan diri dan diawali dengan berdoa, berhemat dan menabung.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Mitra Recky A Kaligis SE dalam laporannya mengatakan, sangat bersyukur karena ada peningkatan kuota haji untuk menunaikan ibadah di Mekah.

“Pada tahun-tahun sebelumnya kuota haji tidak lebih dari 25 orang namun saat ini sudah mencapai 42 orang,” terangnya.

Ia pun berterimakasih kepada Presiden dan Bupati khususnya yang selalu peduli dan memberi perhatian serius bagi penyelenggaraan haji di Mitra.

“Harus diakui peran pemerintah dalam penyelenggaraan haji sangat penting. Oleh karena itu selaku Kepala Kemenag Mitra menyampaikan terimakasih kepada pemerintah yang bisa terus memperhatikan umat Muslim untuk pergi beribadah,” ucapnya.

Ia menambahkan, 17 pria dan 25 wanita CJH yang akan berangkat pada awal Agustus nanti diperkirakan akan kembali pada 14 September.(*/jay)

Hadiri Festival Handmade di Spanyol, Bupati James Sumendap Dampingi Gubernur OD

Sumendap
Bupati Mitra James Sumendap SH mendampingi Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam kunjungan kerja di Eropa

manadoterkini.com, RATAHAN – Kunjungan kerja Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE ke sejumlah Negara di Eropa, termasuk Spanyol turut didampingi Bupati Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap SH.

Dimana kunjungan ke Spanyol, untuk menghadiri undangan penyelenggaraan promosi dagang, Festival Handmade.

“Pameran produk handicraft dan tekstil bertaraf Internasional di Barcelona, Spanyol adalah negara yang melaksanakan pameran promosi industri kreatif. Tentu ini sebagai media efektif untuk mempromosikan produk-produk dan keberagaman produk handicraft Indonesia, termasuk mepromosikan Sulut,” kata Bupati JS yang didampingi Asisten Pribadi Morthen kawulusan.

Festival Handmade menjadi sarana untuk memperluas jaringan kerjasama antara UMKM lokal dan asing serta sebagai sarana study banding pariwisata terkait industri kreatif.

“Ya ini bagian dari perjalan untuk mempromosikan Sulawesi Utara dan khusunya Kabupaten Minahasa Tenggara di kanca global.” katanya

Lebih lanjut dikatakan Bupati, jika ada kunjungan turis ke Mitra juga dapat memberikan dampak positif bagi pendapatan daerah.

“Kalua mereka (turis.red) berkunjung ke Mitra, secara tidak langsung memberikan dampak positif bagi Kabupaten Mitra, kita punya tempat wisata yang luar biasa, yang bisa memanjakan para turis yang berkunjung ke Mitra,” tuturnya.

Selain itu, kata sang gladiator Sulut ini, dalam kunjungan tersebut juga mempelajari berbagai kemajuan di negara-negara maju yang telah berhasil dalam pembangunan industri dan wisata.

“Hal ini bisa kita terapkan di Mitra, tentu kita menyesuaikan dengan kondisi topogtafi yang ada di Mitra,” kunci senator Politik ini (*/jay)

Diperintahkan Olly, Dua Kader PDIP Ini Bakal Bertarung di Pilkada Manado

sulutmanadoterkini.com, SULUT – Konstalasi politik khususnya di Kota Manado bakal seru, bahkan Ketua DPD PDI-P Sulut Olly Dondokambey terang-terangan memerintahkan dua kadernya untuk bersiap-siap bersaing dalam perebutan top eksekutif di Kota Manado.

Roy Roring dan James Sumendap, bakal menjadi calon kuat partai berlogo kepala banteng ini untuk memperebutkan DB 1 A. Padahal masing-masing baru saja duduk sebagai Bupati baik di Minahasa maupun Minahasa Tenggara pada Pilkada lalu.

Entah apa yang ada dibenak Olly yang juga Gubernur Sulut ini, namun yang pasti Olly berharap, calon Wali Kota Manado harus dari PDI-P.

“Calon baiknya harus dari PDI-P, makanya kita harus merebut sebanyak-banyaknya kursi di DPRD agar kita bisa mengusung semua calon kepala daerah dari partai kita (PDI-P). Kalau koalisi-koalisi itu bikin pusing,” tutur Olly pada waktu Kampanye akbar waktu lalu di Lapangan KONI Sari.

Namun dalam kampanye akbar itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut Olly Dondokambey menyebut juga sejumlah nama untuk maju di Pilwako Manado selain kedua nama di atas. Masing-masing Richard Sualang, Andre Angouw. (Rizath)

Ribuan PKB GMIM Padati Wilayah Ratahan

manado
Laporan Ketua Panitia yang juga selaku Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap SH

manadoterkini.com, RATAHAN – Ribuan Pria/Kaum Bapa se-Sinode GMIM, menghadiri ibadah agung HUT ke 56 yang dilaksanakan di lapangan Ompi Ratahan, Minahasa Tenggara, Jumat (19/10/2018). Nantinya, akan dilaksanakan berbagai lomba, termasuk di dalamnya paduan suara.

Ketua Panitia yang juga Bupati Minahasa Tenggara, James Sumendap SH, mengatakan sangat bersyukur akan berkat Tuhan sehingga kegiatan HUT PKB GMIM bisa berjalan sesuai yang diharapkan.

mitra gmim1
Ketua Sinode GMIM Pdr DR Hein Arina memimpin Ibadah Agung HUT Ke 56 PKB GMIM di Lapangan Ompi Ratahan

“Perlu diingat bahwa suksesnya acara ini didukung oleh warga jemaat wilayah Ratahan khususnya dan warga Mitra pada umumnya,” kata Sumendap.

Dia pun mengaku bangga dengan slogan PKB, tapi meminta agar konsisten dan tidak diganti-ganti seiring pergantian pimpinan PKB GMIM, supaya tidak membingungkan.

Mitra
Ibadah Agung dihadiri ribuan PKB Se Sinode GMIM

“GMIM harus berani melahirkan slogan berdasarkan karakter GMIM. Kami telah melakukan perubahan dan restorasi di Mitra, “tandasnya.

Diketahui, ibadah agung dipimpin Ketua BPMS GMIM Pdt DR.Hein Arina dan dihadiri BPMS GMIM, mewakili Gubernur Sulut Kepala BKPAD Sulut Gemmy Kawatu, SE, MSi, Ketua PKB GMIM Pnt.Vecky Lumentut bersama komisi, Wakil Bupati Mitra Drs Jesaja J.O Legi, anggota DPD RI yang juga penasehat PKB GMIM Ir Stefa BAN Liow, Forkopimda Provinsi dan Kabupaten Mitra, Kejari Amurang, Kapolres Minsel, Kodim 1302 Minahasa, Ketua DPRD Mitra, Ketua BPMW GMIM, pengurus Panji Josua, sekda para asisten serta pejabat Pemkab Mitra.(*/mlz)