Soal Sampah Plastik, Ini Penjelasan Kadis DLH Manado

manadomanadoterkini.com, MANADO – Dinas Lingkungan Hidup Kota Manado mengingatkan warga tentang sampah plastik. Warga Kota Manado diingatkan agar tak membuang sampah sembarangan. Apalagi sampah plastik yang tercemar di laut sudah sangat memprihatinkan.

Kepala DLH Manado Yohanis Waworuntu meminta warga agar tak membuang sampah sembarangan. Sebab percuma pemerintah melaksanakan program, tapi tak ada kesadaran pada masyarakat.

DLH Manado punya program kubus apung di lima anak sungai yang bermuara ke laut. Kubus ini untuk menahan agar sampah tak sampai ke laut.

Menurut Waworuntu, setiap hari ada petugas yang membersihkan sampah di kubus tersebut. “Masyarakat akan membuang sampah pada tempatnya. Jangan buang sembarangan. Pemerintah berupaya semaksimal mungkin, tapi kalau tak ada dukungan dari masyarakat, itu akan sulit,” ujarnya.

Data di Dinas Lingkungan Hidup Kota Manado, produksi sampah per jiwa setiap hari mencapai 2,064 meter kubik. Jumlah penduduk sesuai data capil 516.154 jiwa. Itu artinya total produksi sampah setiap hari 412,9 ton per hari.

Jumlah sampah yang terangkut ke TPA Sumumpo 1.680 meter kubik per hari, sesuai daya tampung fasilitas dum truk milik Pemkot. Saat ini ada total ada 81 dum truk yang sementara beroperasi.(tim)

DLH Sukses Sinergikan Program Lewat Kegiatan HPSN

 

sulutmanadoterkini.com, SULUT – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Daerah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sukses merealisasikan intruksi pemerintah Provinsi Sulut, yakni Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw, dimana lewat aksi nyata bersih-bersih mampu mensinergikan kegiatan dengan seluruh SKPD yang ada di lingkup Pemprov Sulut.

“Sinergitas dilakukan sebagai wujud merealisasikan arahan Gubernur dan Wagub, karena itu lewat kegiatan Hari Peduli Sampah Nasional ini, melibatkan seluruh SKPD, ” ungkap Kadis Lingkungan Hidup Sulut Ir Marly Gumalaq MSi kepada manadoterkini.com, Jumat (24/02/2017).

Selain itu, Gumalag mengatakan maksud dan tujuan kegiatan HPSN ini juga untuk mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli serta berperan didalam mengatasi persoalan sampah ini.

lingkungan“Tujuannya, untuk meningkatkan kepedulian dan peran aktif masyarakat Sulawesi Utara mulai dari pribadi, komunitas, masyarakat dalam mengelola sampah, selain itu sebagai upaya memperkuat komitmen Sulawesi Utara sebagai daerah destinasi wisata bahari dosmetik dan mancanegara yang bekelanjutan, ” terangnya.

Seperti diketahui, dari hasil penelitian Jena R. Jambeck potensi sampah plastik yang ada di lautan Indonesia mencapai 187,2 juta ton / tahun dan menempatkan Indonesia sebagai negara kedua terbesar di dunia yang menyumbang sampah ke laut setelah Cina. Selain itu data yang dirilis Sekretariat Adipura , KLHK tahun 2016 menyatakan bahwa sampah plastik dan sampah yang sulit terurai lainnya telah mencapai 1,2 juta m3 di tahun 2015.

“Karena itu, kegiatan bersih-bersih menjadi perhatian pemprov Sulut, sebelumnya sudah rutin dilaksanakan, bahkan sudah dilakukan rutin setiap bulan. Hal ini sebagai aksi nyata pemerintah dalam upaya mengatasi persoalan sampah, juga menjadi wadah sosialisasi bahwa masalah sampah menjadi tanggung jawab bersama, ” jelasnya sembari berharap dengan kegiatan seperti ini, masyarakat Sulut semakin sadar untuk membuang sampah pada tempatnya.

Sementara untuk lokasinya kegiatan bersih-bersih ada di lima titik 5 muara sungai di Kota Manado, dan sepajang pantai teluk manado.(alfa)