Lima Rumah di Desa Tokin Rusak Parah Dihantam Puting Beliung

manadoterkini.com, MOTOLING-Hujan deras disertai angin puting beliung menghantam pemukiman di Desa Tokin, Kecamatan Motoling Timur, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Minggu (4/9) kemarin. Musibah ini mengakibatkan Lima rumah milik warga rusak parah.

rumah rumahCamat Motoling Timur Sonny Umboh menjelaskan, hujan deras yang disertai angin puting beliung itu terjadi pukul 02.00 WITA. “Akibat hujan deras disertai angin puting beliung, terjadi kerusakan terhadap beberapa rumah warga. Kerusakan terparah terjadi pada bagian atap,” kata Umboh kepada manadoterkini.com Senin (5/9) ini.

Rumah yang rusak itu milik warga yakni Keluarga Punuh Pinatik, Butu Sumampow, Raranta Repi, Paat Kumolontang, dan Lombok Kumolontang.

“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Kerugian materil belum dapat dipastikan, saat ini korban dibantu oleh warga lainnya masih mengemasi rumah kediamannya,” imbuhnya.

Umboh mengaku telah memerintahkan Kumtua serta staf Kecamatan dan warganya terjun ke lokasi untuk membantu warga yang terkena musibah.

“Saya langsung meminta Kumtua dan staf serta warga untuk kerja bakti memperbaiki rumah yang rusak,” tandasnya.(dav)

manadoterkini.com, AMURANG-Proyek air bersih yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) diduga banyak yang bermasalah. Seperti halnya penyediaan air bersih yang ada di Desa Picuan Lama Kecamatan Motoling Timur mendapat sorotan dari sejumlah elemen masyarakat.

Pasalnya, proyek air bersih yang berbandrol Rp 250 Juta hanya menyelesaikan menganga. Padahal proyek yang dianggarkan lewat dana APBN ini dinggarkan pada tahun 2013 lalu.

Hanya saja, proyek yang pancairanya sudah 100 persen dan pekerjaannya tidak sesuai bestek atau kurang jelas ini bisa lolos dari pantauan penegak hukum.

“Proyek ini tidak pernah selesai dikerjakan oleh pihak kontraktor, yang menjadi pertanyaan kami, kenapa proyek yang nyata-nyata tidak selesai dikerjakan tidak pernah diperiksa oleh pihak berwajib, seakan-akan ini aman-aman saja,” ujar Hukum tua (Kumtua) Desa Picuan Lama Steven Lakoy kepada sejumlah wartawan.

Dengan adanya proyek bermasalah ini, Dia menantang pihak Kepolisian yakni Polres Minsel atau Kejaksaan Amurang untuk melakukan pemeriksaan terhadap proyek tersebut. Karena menurut Dia hal ini sudah sangat merugikan uang negara maupun rakyat Desa Picuan Lama.

Sebab sampai sekarang warga Desa Picuan masih kesulitan air bersih. Sedangkan sesuai informasi pembayaran proyek tersebut sudah 100 persen.

“Kami minta agar kasus ini diperiksa oleh pihak Polres Minsel atau Kejaksaan Negeri Amurang. Apalagi jika memang benar proyek tersebut sudah 100 persen dibayarkan, berarti ada unsur pelanggaran, semoga harapan kami ini diperhatikan oleh pihak berwajib,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Anti Korupsi Garda Sulut Sonny Nayoan SH mendesak agar masalah ini segera diusut oleh penegak hukum, artinya proyek tersebut harus di periksa.

“Kami minta penegak hukum jangan hanya diam, itu harus diusut sampai tuntas, kan sayang kalau apa yang diperjuangkan ibu bupati kemudian rusak karena pelaksana dilapangan tidak becus,” ungkapnya, sembari meminta jangan hanya proyek air bersih di Desa Picuan Lama, akan tetapi semua proyek air bersih yang ada di Minsel.
“Bisa saja ada juga proyek air bersih di desa lain yang bermasalah, jadi harus diusut semuanya,” tandasnya.(dav)