Lembeh Resort Masuk 4 Besar Dunia, Walikota Bitung : Ini Prestasi Membanggakan

manadomanadoterkini.com, BITUNG – Salah satu Resort yang ada di Kota Bitung yaitu Lembeh Resort, masuk dalam peringkat 4 dunia untuk kategori Best Dive Centre Or Resort 2017 versi Dive Megazine. ‎

Lembeh Resort yang berada wilayah kelurahan Pintukota ini, tak disangka mendapat perhatian dunia dalam penyelenggaraan Dive Travel Award 2017.

Hal ini diungkapkan Walikota Bitung Maximiliaan J Lomban, SE MSI melalui Kabag Humas dan Protokol Pemkot Bitung Pingkan Kapoh, Kamis (02/11/2017)‎

‎‎Menurut Lomban dirinya mengetahui informasi ini melalui Detik Travel, dalam ‎kegiatan Dive Magazine atau majalah Diving kelas dunia asal Inggris yang sudah terbit sejak tahun 1995, dimana ulasan di Dive Magazine sering menjadi referensi para penyelam. “Prestasi Lembeh Resort masuk dalam rating ke-4 dunia dapat mengangkat pamor Pariwisata di Sulut kian meningkat,” katanya

‎”Prestasi Lembeh Resort juga adalah prestasi yang sangat membanggakan karena bisa membuat sektor kepariwisataan di Bitung kian moncer dan mendunia.‎ Untuk itu saya berharap Resort-resort yang ada di pulau Lembeh lainnya, untuk dapat meniru akan destinasi Diving yang berada di Lembeh Resort,” ujar Walikota ‎sembari mengatakan bahwa hal ini harus disyukuri seluruh masyarakat Bitung termasuk Pemkot.

Kategori Best Dive Centre or Resort 2017 :‎

1. Siladen Resort and travel,

2. Oblu Heneli, Maldives,

3. Wakatobi, Indonesia

4. Lembeh Resort, Indonesia,

5. Atmosphere Dauin, Filipina,

6. Misool, Indonesia,

7. Papua Paradise, Indonesia

8. Atlantis Diving Centre, Indonesia,

9. Blue Corner Dive, Indonesia,

10. Aiyanar, Filipina.

(Refly Ombong)

Lomban Ingatkan Efisiensi Kerja Setiap Perangkat Daerah

Lombanmanadoterkini.com, BITUNG – ‎Walikota Bitung Maximiliaan J Lomban SE MSI, mengingatkan kepada setiap perangkat daerah agar lebih efisiensi lagi dalam pekerjaan, mengingat saat ini sudah memasuki akhir tahun 2017.

“Setiap SKPD agar membuat Rencana Kerja, karena sudah tidak lama lagi kita akan berada di penghujung tahun 2017, untuk itu mari kita bergegas menyelesaikan setiap pekerjaan kita tepat waktu. Pekerjaan yang bisa dilakukan dengan cepat segera diselesaikan agar pekerjaan tidak menumpuk di akhir tahun,” ujar Lomban saat menjadi Inspektur upacara (Irup) dalam upacara rutin pemerintah kota (Pemkot) Bitung, yang dilaksanakan di halaman Kantor Walikota, Senin (04/09)‎.

Menurut Lomban saat ini Pemkot Bitung sedang mempersiapkan APBD perubahan. “Mudah-mudahan dalam minggu dekat ini kita bisa ajukan APBD Perubahan yang sudah direncanakan dengan matang, jangan ada skpd yang terlambat agar APBD yang direncanakan sesuai,” katanya.

Lomban pun berharap agar seluruh Instansi Pemerintah kota Bitung senantiasa bekerja dengan giat dan menyelesaikan tugas dan tanggungjawabnya tepat waktu.(refly)

Walikota Kukuhkan Pengurus Aliansi Jurnalis (AJB) Bitung

AJBmanadoterkini.com, BITUNG – Walikota Bitung Maximiliaan J Lomban SE MSi ‎mengukuhkan Pengurus Aliansi Jurnalis Kota Bitung (AJB) periode 2017-2021. Selasa (22/08) di ruang rapat lantai IV kantor Walikota Bitung.

Dalam kesempatan tersebut Lomban mengucapkan selamat kepada semua pengurus dibawah komando Ferdi Pangalila selaku ketua dan Yapi Letto selaku Sekretaris. “Selamat kepada para pengurus yang telah dikukuhkan,” katanya

Menurut Lomban,‎ Terbentuknya AJB merupakan wadah positif yang bisa menjaga toleransi antar umat beragama. Ini juga bentuk perhatian pemerintah dan jurnalis terhadap masyarakat.

Lomban sendiri meminta agar insan pers di kota bitung bisa membantu Pemerintah dalam melayani masyarakat. “Kalau ada yang salah mari kita cari solusi untuk membenahi. Kritikan yang bersifat membangun sangat diharapkan untuk menuju pers yang bermartabat dan profesional,” katanya‎

Turut hadir dalam pengukuhan ini, Sekretaris Daerah Kota Bitung Audy Pangemanan, AP MSI, ‎Kapolres Bitung AKBP Philemon Ginting, Kejari Bitung  Agustian Sunaryo, SH CN MH, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Deden Hendayana, SE serta para perangkat daerah pemkot Bitung. (ref)

Tahun 2017, TP PKK Bitung Targetkan 20 Ribu Peserta Tuntas Tes IVA

bitungmanadoterkini.com, BITUNG – TP PKK Kota Bitung dibawah kepemimpinan Dra Khouni Lomban – Rawung MSi menargetkan 20 ribu peserta (Wanita usia subur, red) di kota Bitung tahun 2017 tuntas melakukan tes IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat).‎

Hal ini katakan ketua TP PKK Kota Bitung, Dra Khouny Lomban Rawung, MSi saat verifikasi dan penilaian pelaksana terbaik IVA tingkat Nasional sekaligus pemeriksaan IVA dan pelayanan KB Gratis TP-PKK Kota Bitung, Selasa (22/08) di kantor Kecamatan Madidir.

Sementara itu, Walikota Bitung Maximiliaan J Lomban SE MSi yang juga hadir dalam kegiatan tersebut menyambut dengan sukacita kehadiran TP-PKK Pusat.‎ “Patut diberi apresiasi kepada TIM Penggerak PKK kota Bitung, Dinas Kesehatan, Dinas DPPKB, Dinas Pendidikan, Dinas Kominfo, Dinas Sosial dan seluruh pihak atas upaya sehingga kota Bitung bisa masuk lima besar terbaik pelaksana IVA tes di Indonesia,” kata Lomban

Dalam sambutannya, Lomban mengatkan bahwa Kanker Serviks (Kanker mulut rahim) adalah pembunuh nomor satu di dunia, sehingga hal ini menjadi perhatian dari Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization) dengan berbagai upaya penanggulangannya bagi wanita usia subur (WUS) yang sudah menikah.

“Sebagai upaya pencegahan kanker seviks bagi WUS dilakukanlah berbagai pemeriksaan sebagai upaya deteksi diri terhadapresiko terjadinya kanker serviks yang salah satunya adalah pemeriksaan IVA test,” katanya‎

Dikatakan Lomban juga, dari hasil sensus oleh Dinas Kesehatan, Wanita Usia subur di Kota Bitung berjumlah 32 ribu jiwa, sementara yang telah melakukan IVA test berjumlah 16 ribu jiwa dari target 20 ribu jiwa di tahun 2017. Untuk itu pemerintah mengharapkan kerjasama dari Dinas terkait dan seluruh elemen masyarakat khususnya para Wanita Usia Subur, sehingga target di tahun ini bisa tercapai.

“Kiranya prestasi kota Bitung yang telah menjadi 5 besar pelaksana IVA tingkat Nasional ini dapat mendorong kita semua untuk semakin giat dalam bekerja dan semakin semangat melaksanakan tugas dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat demi terwujudnya masyarakat kota Bitung yang sehat jasmani dan rohani,” ujar Lomban‎. (ref)

Lomban Minta Ramlan Mampu Membedakan Kepentingan

Lomban, Bitung
Walikota Bitung M J Lomban saat membawakan sambutan

manadoterkini.com, BITUNG – Walikota Bitung Maximiliaan J Lomban SE MSi, meminta kepada Ramlan Ifran untuk mampu membedakan kepentingan pengusaha dan kepentingan masyarakat kota Bitung.‎

Hal ini disampaikan Lomban saat menghadiri‎ Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Bitung dalam rangka peresmian pemberhentian saudara Anthonius Supit sebagai anggota DPRD kota Bitung dan peresmian pengangkatan Penggantian Antar Waktu (PAW) saudara Ramlan Ifran sebagai anggota DPRD kota Bitung dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Selasa (11/04).

Menurutnya saat ini Ramlan Ifran bukan lagi sebagai masyarakat biasa ataupun sebagai lagi sebagai pengusaha, tetapi sekarang sudah berada di dunia yang lain yaitu sebagai anggota DPRD kota Bitung.

“Oleh sebab itu, Saya minta pak Ramlan agar bisa membedakan dunia lain ini. Dimana saat ini pak Ramlan sudah harus mulai memperjuangkan kepentingan masyarakat kota Bitung,”ucap Lomban.(refly)

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkot Bitung – JICA Bangun Kemitraan

manadomanadoterkini.com, BITUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung dibawah kepemimpinan Walikota Bitung Maximiliaan J Lomban SE MSi dan Wakil Walikota Ir. Maurits Mantiri menjalin kerjasama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA). Hal ini dilakukan guna peningkatan kualitas pendidikan di Kota Bitung.

Melalui kerjasama ini, Pemkot Bitung pun menerima langsung kunjungan dari perwakilan JICA yang ‎bertempat di SD Inpres 6/80 Wangurer Kecamatan Madidir beberapa waktu lalu‎

Tim yang terdiri dari Naomi Takasawa dan Prof Maasaki ini memilih SD Inpres 6/80 Wangurer Bitung karena sekolah tersebut menjadi utusan Provinsi Sulawesi Utara untuk lomba Sekolah Sehat tingkat Nasional di bulan Mei mendatang.

bitungLomban sendiri menyambut baik kunjungan Tim JICA, karena seperti diketahui bahwa JICA telah bekerjasama dengan Indonesia sejak tahun 1998 dalam meningkatkan model Pengembangan Sekolah Berbasis Masyarakat (PSBM) serta Lesson Study, kedua metode ini sudah mulai diimplementasikan diberbagai Sekolah di Indonesia, dan saat ini Kota Bitung mendapatkan kesempatan tersebut.

“Tujuan metode dari JICA tersebut adalah untuk meningkatkan komunikasi diantara para stakeholder, memperkuat komitmen kepala sekolah dan guru, peningkatan mutu pembelajaran, dan meningkatkan motivasi serta pemahaman siswa terhadap pelajaran, maka dari pada itu lewat kesempatan ini kiranya menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Bitung dan JICA untuk menjalin kemitraan dalam peningkatan kualitas pendidikan,” jelas Lomban

Dalam kesempatan tersebut Lomban membagikan buku tulis bagi pelajar sambil berpesan agar siswa terus belajar dengan giat, disiplin dan pantang menyerah.

Turut mendampingi Pemkot Bitung saat itu Kepala Dinas Pendidikan Julius Ondang serta Camat Madidir Rio V. Karamoy‎ SSTP.

Walikota Bitung Ajak Masyarakat Jaga Aset Daerah

bitungmanadoterkini.com, BITUNG – ‎Walikota Bitung Maximiliaan J Lomban SE MSi, mengajak masyarakat untuk bersama-sama untuk menjaga aset daerah yang saat ini dimiliki pemerintah kota (pemkot) Bitung.

Hal disampaikan Lomban setelah beberapa waktu lalu mendapati tugu Adipura yang menjadi kebanggaan kota Bitung serta menjadi simbol pencapaian Kota Bitung di coret-coret oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

“Tugu Adipura sebagai ‎simbol pencapaian Kota Bitung dalam menjaga kebersihan dan keteduhan Kota, ‎pengelolaan lingkungan yang meliputi institusi, manajemen dan daya tanggap ‎tersebut harus menjadi tanggung jawab Pemerintah dan masyarakat Kota ‎Bitung,” ujar Lomban ‎sembari mengajak seluruh masyarakat Kota Bitung ‎untuk dapat menjaga aset aset daerah seperti tugu Adipura sehingga torehan sejarah tersebut dapat dinikmati hingga beberapa generasi mendatang.

Namun saat ini tugu Adipura sendiri sudah ditata kembali.‎ Lomban pun berterima kasih kepada seluruh komponen pemerintah Kecamatan Madidir ‎yang dengan sigap melakukan pembersihan dan pengecatan kembali sehingga ‎coretan-coretan tersebut sudah tidak terlihat lagi, serta mengapresiasi ‎deklarasi “Stop Mencoret Tugu Adipura” yang digagas Camat Madidir Rio ‎Karamoy, SSTP‎.

“Terima kasih bagi semua pihak yang sudah ikut bekerjasama dengan ‎Pemerintah dalam membersihkan Tugu Adipura sebagai bentuk kecintaan ‎terhadap Kota Bitung, tidak hanya tugu Adipura, kiranya kesadaran akan ‎kebersihan dan kelestarian tersebut dapat juga berlaku di seluruh bangunan ‎yang menjadi aset Kota Bitung terlebih khusus dalam persiapan penilaian ‎adipura nanti,” Pungkasnya. (Ref)

 

Lomban : FPSL Habiskan Anggaran Kurang Dari 2 M

bitungmanadoterkini.com, BITUNG – Festival Pesona Selat Lembah (FPSL) 2016 yang diselenggarakan oleh pemerintah kota (pemkot) Bitung pada beberapa waktu lalu menghabiskan anggaran kurang dari 2 Miliar.‎

Hal ini diungkapkan Walikota Bitung Maximiliaan J Lomban SE MSI, Senin, (17/10) saat memimpin Rapat Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (EPRA) Per 30 September 2016.

“Pelaksanaan FPSL kemarin, kita (pemkot bitung, red) hanya menghabiskan anggaran kurang dari 2 M,” ujar Lomban‎.

Meskipun pelaksanaan FPSL  menghabiskan anggaran sekitar 2 M, kedepan hasilnya sangat positif. Melihat suksesnya pelaksanaan FPSL ini menurut Lomban Gubernur Olly Dondokambey (OD) berjanji bakal memberikan bantuan berupa Mobil Dumtruck (DT), Mobil Toilet Mobile, Mobil resting area yang anggarannya lebih dari 2 M.

“Saya akan bantuh Bitung dengan 8 unit mobil Dumtruck, 4 unit mobil Toilet mobile, (2M)
8 unit Mobil resting area kelas bintang 5 serta kedepan untuk pariwisata Bitung akan dibantuh lewat APBD Provinsi,” ujar Lomban menirukan apa yang disampaikan Gubernur OD.

Ditambahkan Lomban, 8 unit mobil DT diperkirakan harganya 4 M, 4 unit mobil toilet mobile diperkirakan harganya 2 M, dan 8 unit mobil resting area diperkirakan harganya 5 M.

“Berarti sudah ada sekitar 11 M yang nantinya diterima Bitung. Itu artinya ‎meskipun Pemkot menghabiskan anggaran hampir 2 M saat FPSL  namun saat ini hasilnya mulai dirasakan dengan berbagai bantuan yang anggarannya lebih dari apa yang dikeluarkan,” pungkasnya‎.(ref)

Walikota Bitung Pimpin Rapat EPRA, 54 SKPD Berada Di Zona Merah‎

bitungmanadoterkini.com, BITUNG – Walikota Bitung Maximillian J Lomban, SE MSi yang ‎didampingi Wakil Walikota Bitung Ir Maurits Mantiri serta ‎Sekretaris Daerah Kota (Sekot) Bitung Drs Malton Andalangi memimpin langsung Rapat Evaluasi

dan Pengawasan Realisasi Anggaran (EPRA) Per 30 September 2016. Senin, (17/10) bertempat di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Walikota Bitung.

Saat memimpin rapat Lomban mendata‎
kehadiran seluruh kepala Satuan Perangkat Daerah (SKPD), Puskesmas, Kepala Sekolah SMA/SMK dan SMP ‎dan UPT Kecamatan yang hadir.

Hal ini dilakukan karena munurutnya rapat ini sangatlah penting‎

“Kehadiran pimpinan sangatlah penting  jika berhalangan ‎hadir harus diwakilkan dengan pejabat setingkat dibawahnya, penggunaan
anggaran harus menjadi perhatian khusus dikarenakan pada tanggal 15 ‎Desember merupakan batas akhir melakukan pencairan, adapun yang diproses ‎diatas tanggal 15 dikarenakan bersifat emergency,” ujar Lomban.

Dalam kesempatan itu, Jhon Simarmata selaku Sekretaris Tim EPRA Kota Bitung ‎menyampaikan laporannya bahwa realisasi fisik mencapai 85,51 persen dengan deviasi ‎10,51 persen serta realisasi keuangan mencapai 79,08 persen dengan deviasi
naik 4,08 persen dari target 75 persen per 30 September 2016.

Sementara itu dari hasil yang diperoleh tim EPRA, terdapat  56 SKPD berada di zona merah dengan realisasi lebih dari ‎minus 10 persen dari target SKPD. Lomban pun menanyakan kepada setiap SKPD terkait hal ini.

Sebagian besar SKPD yang masuk zona merah menjelaskan bahwa belum direalisasikannya program-program yang ada karena terkendala anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan (ABPD-P),” ungkap salah kepala SKPD yang hadir.

Tentang hal ini, Lomban pun memaklumi akan hal ini. Namun ia menjelaskan bahwa APBD-P sudah diperdakan saat ini serta sudah dikonsultasikan di provinsi, tinggal menunggu surat keputusan (SK) Gubernur.

“Muda-mudahan besok SK nya sudah ada,” tandasnya‎.

Ditambahkan Lomban bahwa semua tunggakan harus segera dicairkan ‎dan bagi proyek fisik yang telah selesai untuk segera menyelesaikan proses keuangannya.

“Ini menjadi perhatian bagi kita semua, ‎jangan sampai tidak direalisasi,” tegasnya sembari mengingatkan ‎‎jangan sampai ada ‎pungutan liar, jika kedapatan akan diberi sanksi bahkan sampai pemecatan.‎

Dalam kesempatan ini, Lomban juga memberikan penghargaan kepada Lurah ‎serta kepala SKPD yang berprestasi.‎(ref)

Kota Bitung Mulai Menggelar Pengucapan Syukur

bitungmanadoterkini.com, BITUNG – Untuk pertama kalinya Kota Bitung bakal menggelar pengucapan syukur‎, dan tanggal 2 Oktober tahun 2016 ini dipilih menjadi hari dimana kegiatan yang biasanya ‎dilakukan oleh beberapa daerah seperti di Kabupaten Minahasa, Minahasa ‎Selatan, dan Kabupaten Minahasa Tenggara serta beberapa daerah lainnya bakal dilaksanakan melibatkan seluruh unsur masyarakat kota ‎Bitung.

‎Walikota Bitung Maximiliaan J Lomban SE MSI, mengatakan perayaan ucapan syukur ini selain pertama kalinya dilaksanakan di Bitung, juga akan menjadi kegiatan ‎tahunan seperti pada beberapa daerah lainnya yang selalu melakukan kegiatan ‎tersebut pada setiap tahunnya.

“Untuk kota Bitung ini adalah yang pertama kali, untuk itu keterlibatan semua elemen masyarakat sangat diharapkan ‎untuk mendukung dan membantu sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan ‎aman dan damai,” ujar Lomban.

Sementara itu Wakil Walikota Bitung Ir Maurits Mantiri mengatakan bahwa ‎terkait dengan pelaksanaan kegiatan ini sebelumnya telah diberitahukan kepada semua ‎masyarakat kota Bitung.‎

“Selaku tuan rumah kita harus menunjukan keramahtamahan kepada para pengunjung yang datang dengan tetap menjaga ‎stabilitas keamanan di kota tercinta kita ini,” ujar Mantiri.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat kota Bitung yang memiliki saudara kerabat yang ‎ada di daerah luar untuk datang ke kota Bitung bersama-sama merayakan hari ‎ucapan syukur tersebut. (ref)