Mahasiswa Unsrat Pamerkan Robot Nona Pinter Menari

 

manadomanadoterkini.com, SULUT – Mahasiswa Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) jurusan tehnik elektro, memamerkan robot hasil karya mereka bernama Nona yang pinter menari di Stan Bekraf Developer Day (BDD) di Hotel Sintesa Peninsula Manado, yang dilaksanakan oleh Badan Ekonomi Kreatif, Sabtu (25/02/2017) kemarin.

Karya ini, menunjukan kreatifitas dibidang tehnologi putra-putri daerah Sulawesi Utara (Sulut) yang semakin menunjukan kemajuan yang luar biasa.

Kepada manadoterkini.com, seorang perancang robot Nona, Sofyan Kusuma mengatakan, robot Nona hasil rancangan mereka ini, sudah pernah menjadi juara 1 pada Kontes Robot Seni Tari Indonesia tingkat regional yang diadakan tahun 2016, oleh Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Jawa Barat.

Kemudian pada tahun yang sama, pada bulan Juni, di Surabaya, Jawa Timur, berhasil memboyong piala dari Kementerian Riset, Tehnologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia, dengan peringkat harapan.

“Kami sudah pernah menjuarai Kontes tingkat regional di UPI Bandung, selanjutnya pada tingkat Nasional di Surabaya, kami mendapat peringkat harapan dari ratusan peserta,” ungkap mahasiswa semester 6, jurusan tehnik elektro ini sembari mengatakan dalam mengikuti kontes tersebut mereka hadir satu tim, dan didampingi 6 dosen.

Dia pun menjelaskan, Robot ini dibuat oleh tim, yang jumlahnya 6 orang. Sementara untuk waktu pembuatannya kurang lebih 4 bulan.

“Tim kami berjumlah 6 orang, saya sendiri dan 5 teman, Sri rahayu saleho, Affi amira daniel, Karina kaloh, Austen kambey, Aaron kevin sidabutar, ” tuturnya pria berumur 19 tahun ini.

Sofyan menambakan, untuk tahun 2016 Unsrat mengikuti, 5 divisi dari total 6 divisi untuk kejuaraan ini, antara lain ; seni tari, pemadam api berkaki, pemadam api beroda, Sepak bola beroda, dan industri, sementara untuk divisi sepak bola berkaki belum diikuti.

“Untuk kontes tahun ini, khusus untuk divisi seni tari, kami akan menampilkan robot yang bernama Noni, semoga kami bisa memberikan yang terbaik, ” tuturnya.(alfa)

Stand Manado Raih Juara 1 Nusantara Expo 2016

manadoterkini.com, MANADO – Persiapan yang minim, tak membuat stand pameran utusan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado asal-asalan dalam mempersiapkan diri mengikuti Nusantara Expo 2016 yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta 19-23 Oktober.

manadoBuktinya, stand pameran yang di pimpin langsung Wakil Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan SE berhasil menggondol juara pertama stand terbaik Nusantara Expo yang sebelumnya dibuka oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahyo Kumolo dan dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani.

Hal ini seperti diutarakan Kabid Promosi Dinas Pariwisata Kota Manado Ny Pingkan Matindas SE, stand Pemkot Manado terpilih sebagai juara I untuk penilaian stand terbaik dari 28 peserta utusan pemkot se Indonesia. Kemudian juara I Parade Seni dan Budaya setelah Jogyakarta. Untuk stand pameran terbagi 4 kategori, yakni Kementerian Dalam Negeri, Provinsi, Pemkot dan Pemkab se Indonesia.

Kota Manado yang menampilkan stand pameran rumah adat Minahasa untuk kategori Pemkot, sukses menundukan 28 peserta Pemkot dari total 198 peserta.

fb_img_1477322376247Begitu juga dengan Parade Seni dan Budaya, Pemkot Manado bersama Kerukunan Keluarga Kawanua Jakarta tampil dengan jumlah 70 personil yang mempromosikan tarian khas Minahasa, Maengket dan tarian Kabasaran.

Dan yang menarik lagi, penampilan siswa SMP Negeri 3 Manado. Dimana, mereka yang menjuarai iven FSL2N di Manado belum lama ini bisa membuat para Bule histeris, karena mampu menampilkan aksi multi talenta dengan musik tradisional dan karya mereka sendiri.

“Tak menyangka, meski persiapan kami dirasakan minim dan tak membutuhkan waktu lama. Tapi Puji Tuhan, torang pe stand pameran kali ini boleh jadi juara pertama. Dan ini berkat dukungan penuh Pak Walikota Manado DR G.S Vicky Lumentut, ditambah kehadiran langsung Pak Wawali Mor di lokasi stand,’’ jelas Kabid Pingkan tersenyum bangga.(***/tim)

SMAN 1 Bitung Menggelar Pameran Wirausaha

 

bitung
Pameran wirausaha di SMA 1 Bitung

manadoterkini.com, ‎BITUNG – Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Bitung, Jumat (21/10/2016) menggelar pameran Wirausaha.

Pameran yang akan digelar selama 2 hari mulai 21-22 Oktober 2016 ini, menyajikan berbagai macam jenis usaha kecil menengah (UKM) seperti makanan ringan, pakaian, serta berbagai macam aksesoris.

Untuk jenis makanan ringan sendiri diantaranya memamerkan Jamur Cispy, Bji-biji garam, Abon cakalangn, Abon Roa, Kripik Ubi, Keripik Talas, Kerupuk Tuna, Kerupuk cakalang serta masih banyak lagi yang jenis – jenis makanan ringan yang disiapkan para siswa-siswi kelas X di stand mereka masing-masing.

Sedangkan untuk aksesoris – aksesoris yang dipemerkan seperti gelang, kalung dan pajangan di dinding rumah yang unik serta pakaian – pakaian Hawaian style.

Kepala Sekolah (Kepsek) Smagir Fonny Tumundo, SPd mengatakan bahwa, pameran ini sendiri dilaksanakan karena Smagir merupakan satu-satunya sekolah di kota Bitung yang ditetapkan sebagai sekolah wirausaha.
“Smagir satu-satunya sekolah wirausaha,”katanya

“Untuk pameran diikuti oleh para siswa kelas X dan stand pameran sesuai kelas mereka masing – masing,” tambah Fonny.

Ia pun berharap dengan ditetapkannya Smagir sebagai sekolah wirausaha, anak – anak didiknya mulai dari sekarang sudah mulai melihat peluang – peluang usaha yang ada.

“Kedepan para siswa – siswi disini lebih tertarik menggeluti sektor usaha dan kedepan mampu menciptakan lapangan pekerjaan dari usaha yang nantinya mereka geluti. Nantinya juga ikut mengimplementasikan apa yang sudah mereka ketahui kepada siswa – siswi di sekolah lain yang ada di Bitung terkait bagaimana berwirausaha,” ujar Fonny sambil mengajak kepada segenap masyarakat berkunjung ke Smagir.(ref)

Gelar Pameran Pengurangan Resiko Bencana, BNPB Pusat Sertakan 3000 Relawan

manadomanadoterkini.com, MANADO – Kegiatan pameran pengurangan resiko bencana yang dilaksanakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat dilaksanakan di lapangan Megamas, Kecamatan Wenang, 12-14 Oktober 2016, mendapat perhatian.

Pembukaan pameran dilakukan Gubernur Sulut Olly Dondokambey didampingi Kepala BNPB Pusat Willem Rampangiley, Kapolda Sulut Irjen Pol Drs Wilmar Marpaung dan Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA.

Menariknya, berkaitan dengan pameran tersebut akan dilaksanakan Gerakan Pengurangan Resiko Bencana untuk Ketangguhan yang diikuti 3000 tenaga relawan nasional dan internasional. Juga menampilkan berbagai peralatan penanggulangan resiko bencana yang didatangkan BNPB Pusat.

“Terima kasih saya kepada BNPB Pusat yang melaksanakan pameran di Kota Manado ini. Apalagi, saya dengar peralatan penanggulangan bencana ini sebagiannya akan ditinggalkan di Sulawesi Utara untuk membantu dalam menanggulangi resiko bencana di Sulut termasuk di Kota Manado,” tandas Walikota GSVL.(ald)