Khusuk, Perjamuan Kudus di GMIM Victory Minanga Indah

manadoterkini.com, MANADO – Penghayatan akan Jumat Agung atau Kematian Tuhan Yesus Kristus oleh umat Kristiani di seluruh Dunia, Jumat (30/3/2018) kemarin, termasuk Jemaat Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Victory Minanga Indah, Wilayah Malalayang Barta (Malabar), Manado.

Pdt Lidya Kandio - Waworuntu memimpin Ibadah Jumat Agung pagi hari (foto kiri) dan Pdt Imelda Mohede Saroinsong STh menjadi khadim pada Ibadah Perjamuan Kudus Jumat Agung sore hari (foto kanan)
Pdt Lidya Kandio – Waworuntu memimpin Ibadah Jumat Agung pagi hari (foto kiri) dan Pdt Imelda Mohede Saroinsong STh menjadi khadim pada Ibadah Perjamuan Kudus Jumat Agung sore hari (foto kanan)

Dalam memaknai karya penyelamatan Tuhan Yesus Kristus bagi umat manusia dan dosa seluruh bangsa, yang telah berkorban, disiksa, mati disalibkan di Bukit Golgota, jemaat GMIM Victory Minanga Indah menggelar ibadah Jumat Agung sekira Pukul 09.00 WITA dilanjutkan Ibadah perjamuan kudus pada Pukul 15.00 WITA (jam 3 sore) yang diikuti oleh ratusan jemaat dari 12 kolom.

Ibadah Jumat Agung pada pagi hari dipimpin Pdt Lidya Kandio Wawaruntu STh, yang mengangkat pembacaan Alkitab dari Perjanjian Baru, Yohanes 18: 1-40 dan 19:28-30. Perayaan ibadah Jumat Agung mengangkat Tema Mingguan GMIM “Setia Sampai Mati”

Dalam khotbahnya, Pdt. Lidya kembali mengingatkan Jemaat akan makna Jumat Agung jangan hanya sekedar perayaan biasa, namun menjadi titik balik bagi seluruh jemaat soal pengorbanan Yesus di Kayu Salib.manado

“Di jumat Agung ini, mengingatkan kita akan pengorbanan Yesus di kayu salib. Karena Dia Mati untuk menebus dosa-dosa manusia. Setialah kepada Firman Tuhan kekal dari sekarang sampai selama-lamanya. Karena kasih karunia kita diselamatkan,” ungkapnya.

Ibadah Jumat Agung, dilanjutkan dengan sakramen Perjamuan Kudus, yang diikuti anggota sidi jemaat dipimpin Pdt Imelda Mohede Saroinsong STh. Dalam ibadah tersebut, Pdt Imelda mengambil pembacaan Lukas 23:33-43 dengan judul “Yesus Disalibkan”. Dimana dalam khotbahnya, Pdt Mohede menekankan tentang dua sisi dari kedua orang penjahat yang disalibkan bersama-Nya di Bukit Golgota.

Dalam perjamuan tersebut sidi jemaat yang dibagi beberapa kelompok, duduk di meja perjamuan yang dibentuk salib. Kemudian memakan roti tidak beragi dan meminum anggur. Setelah usai, kelompok yang lain bergantian dilayani. Kendati banyaknya anggota jemaat yang ikut perjamuan, ibadah Jumat Agung berlangsung khusuk.(aldi)

Perjamuan Kudus Warnai Pembukaan Paskah Nasional 2017

manadoterkini.com, SULUT – Rangkai kegiatan Paskah Nasional dan Pekan Kerukunan 2017 resmi dibuka Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, Jumat (21/4/2017) tadi malam. Menariknya, pada pelaksanaan Paskah Nasional 2017 diadakan perjamuan kudus.

Perjamuan Kudus“Sudah 13 kali saya mengikuti paskah Nasional baru sekarang ini diadakan perjamuan bersama. Ini merupakan langkah maju untuk menuju persatuan,” ungkap Ketua Umum Lembaga Paskah Nasional Pdt Dr Shephard Supit STh.

Ketua Umum Gereja Persekutuan Gereja Indonesia Pdt Dr Henriette T.H Lebang – Hutabarat , STh yang menjadi khadim dalam khotbahnya mengatakan, “Kita harus saling mengampuni sebagaimana Kristus lakukan kepada semua orang,” katanya.paskah nasional

Sementara itu, Ketua Umum Panitia Paskah Nasional 2017 yang adalah Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven O.E Kandouw mengatakan perayaan paskah semoga dapat mempersatukan. “Momentum Paskah ini semoga dapat mempersatukan kita dari semua perbedaan,” tandasnya.(timredaksi)

Walikota Manado Ikut Perjamuan Kudus di Imanuel Wanea

manado
Perjamuan Kudus oleh Walikota GSVL di GMIM Imanuel Wanea

MANADO, (manadoterkini.com) – Walikota Manado GS Vicky Lumentut, bersama istri tercinta Prof Dr Paula Lumentut – Runtuwene serta anak Ivan Lumentut, Jumat (3/4) pagi tadi melaksanakan ibadah peringatan Jumat Agung atau hari kematian Yesus Kristus di Kayu Salib, di GMIM Imanuel Wanea.

Ibadah Jumat Agung tersebut sekaligus dengan perjamuan kudus yang dipimpin Ketua BKSAUA yang adalah Ketua Jemaat GMIM Imanuel Wanea, Pdt Roy Lengkong STh.

manado
Perjamuan Kudus Keluarga Walikota Manado di GMIM Imanuel Wanea

“Selamat Merayakan Hari Jumat Agung bagi wargaku di Kota Manado dan sekitarnya, semoga Kematian Yesus Kristus di Kayu Salib melalui tetesan DarahNya, dosa kita umat manusia yang percaya kepada Nya bisa ditebus. Seperti dalam kitab yang tertulis 1 Petrus 2:24 “Ia sendiri telah memikul dosa kita didalam tebuhNya di kayu salib, supaya kita yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilurNya kamu telah sembuh,”ujar Walikota Manado.

Lumentut pun berharap momentum Jumat Agung dan menyambut Paskah, warga Manado tetap dalam kehidupan yang rukun.

“Saya harap torang warga masyarakat di Kota Manado boleh hidup rukun, baku-baku bae, baku sayang, dan saling memaafkan. Karena aman itu mahal, dan damai itu indah,” tandas Walikota GSVL yang juga diketahui sebagai personil Majelis Pertimbangan Sinode (MPS) GMIM ini.(ald)