Assa Tegaskan Bangun RSUD, PMI Dan Renovasi Pacuan Kuda Sesuai Aturan

Bart Assa
Kadis PUPR Manado Peter KB Assa ST MSc PhD

manadoterkini.com, MANADO – Rencana Pemerintah Kota Manado (Pemkot) akan membangun Rumah Sakit Umum(RSU) Daerah dan Gedung Palang Merah Indonesia (PMI) Manado, serta renovasi pacuan Kuda di Mapanget sudah sesuai aturan yang ada. Sebab rencana pembangunan itu sudah melalui mekanisme pembahasan mulai dari KUA/PPAS kemudian RKA, sampai kepada penetapan Ranperda menjadi Perda APBD tahun 2017. Hal tersebut di katakan kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Manado Peter K.B.Assa PH.D. di ruang kerjanya.

“Mengenai mekanisme pembahasan mulai dari KUA/PPAS kemudian RKA, sampai kepada penetapan Ranperda menjadi Perda APBD tahun 2017, yang kemudian dikonsultasikan kepihak Pemprov, tidak bermasalah. Itu sebabnya saat ini pihak Dinas PUPR sedang dalam posisi melakukan pelelangan atas sejumlah proyek,” jelas Assa.

Di tambahkan,Pembangunan RSUD dan Geduang PMI Kota Manado itu, akan sangat membantu bagi percepatan pelayanan masyarakat Kota Manado, dan hal ini merupakan langkah maju bagi pemerintah Kota Manado. (mlz)

Pembangunan Gedung PMI Kota Manado Dianggarkan Rp 3 Miliar

bart
Kadis PUPR Bart Assa ST MSc PhD

manadoterkini.com, MANADO – Pemerintah Kota Manado terus melakukan pembangunan sejumlah gedung dengan tujuan untuk peningkatan pelayanan di bidang kesehatan. Bukan hanya untuk rumah sakit daerah, tetapi juga pemerintah kota Manado membangun gedung Palang Merah Indonesia (PMI)dengan tujuan untuk kemanusiaan.

Sehingga dibangunnya gedung PMI dengan tujuan warga Kota Manado yang ingin mendapatkan darah ataupun mendonorkan darahnya bisa mendatangi gedung PMI Manado. Kepala Dinas PUPR Bart Assa yang dikonfirmasi membenarkan adanya pembangunan gedung PMI.

“Untuk dianggarkan sebesar Rp3 milliar. “Untuk pembangunan gedung PMI dialokasikan seniai Rp3 M,” tandas Bart Assa, yang juga mantan Kepala Bappeda Kota Manado.

Dan pembangunan gedung PMI ini sudah sesuai dengan aturan dan sudah dialokasikan di APBD tahun 2017 ini. “Anggarannya sudah ditata di APBD 2017 dan sudah sesuai dengan aturan yang ada,” ujar pejabat yang dikenal low profile ini.(mlz)

PMI Minut Bantu Korban Bencana Banjir di Desa Tetey

PMimanadoterkini.com, AIRMADIDI-Korban bencana banjir di Desa Tetey Kecamatan Dimembe, Selasa (21/2/2017), mendapatkan bantuan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

“Sudah ada bantuan dari PMI Minut untuk korban bencana banjir di Desa Tetey. Dan sudah diserahkan langsung oleh tim yang telah turun di lokasi bencana,” kata Ketua PMI Minut Ir Joppi Lengkong, yang adalah Wakil Bupati, saat dikonfirmasi usai membuka kegiatan bimtek pengelolaan keuangan.

Sementara itu, Sekretaris PMI Minut Melkie Wewengkang mengatakan, penyerahan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada warga korban banjir.

“Ini menjadi perhatian kami PMI Minut, untuk membantu warga yang ditimpah bencana. Dan kami relawan PMI Minut, selain memberi bantuan, kami juga membantu membersihkan rumah yang kena bencana,” ungkap Wewengkang.

Dikatakannya lagi, PMI Minut bukan hanya fokus pada kegiatan donor darah, namun memprioritaskan juga pada kegiatan sosial kemanusiaan lainnya.

“Ini juga suport dari Ketua PMI Minut, yang selalu sigap menggerakkan relawan PMI Minut. Jadi ketika dapat info ada bencana relawan segera turun,” kata Wewengkang.

Ditambahkannya, bantuan yang diserahkan, berupa beras, mie instan, telur ayam, ikan roa, air mineral, peralatan masak, kompor gas, regulator dan pakaian.

Keluarga Najoan-Sundalangi, salah satu keluarga yang tertimpah bencana banjir, sangat berterima kasih atas bantuan dari PMI Minut.

“Terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan pada kami. Ini sangat bermanfaat bagi kami keluarga,” kata Angki, yang adalah Panglima Besar LSM Adat Maesa’an Tou Malesung.(Pow)

Kurangi Trauma Pada Anak Akibat Bencana, PMI-TP PKK Bitung Adakan Berbagai Kegiatan

Kota bitungmanadoterkini.com, BITUNG – Pasca bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di kota Bitung, tentunya meninggalkan trauma pada masyarakat terlebih pada anak-anak.

Terkait hal ini, Palang Merah Indonesia (PMI) dan TP-PKK Kota Bitung dibawah kepemimpinan Dra Khouni Lomban-Rawung mengadakan berbagai kegiatan guna mengurangi trauma pada anak.

“Program yang kami laksanakan ini merupakan pengurangan resiko berbasis masyarakat. Yang tentunya ini guna penanggulangan psikis pada anak yang terkena bencana.” ujar Khouni kepada sejumlah wartawan di posko Media Center BPBD, Kamis (16/02)

“Kegiatan ini sendiri seperti, Bercerita, Menggambar, Bernyanyi, Mewarnai, Menari dan kegiatan-kegiatan lainnya.‎ Kepada kurang lebih 400 anak.” jelas Khouni .(ref)

Respon Positif Aksi PMI di Kecamatan Bunaken Kepulauan, GSVL : Setetes Darahmu Selamatkan Sesama

PMImanadoterkini.com, MANADO – Aksi sosial Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Utara (Sulut) kerjasama dengan PMI Kota Manado di wilayah Kecamatan Bunaken Kepulauan, Kamis (6/10/2016) kemarin direspon positif Walikota Manadio DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA.

“Sebagai pemerintah, saya merespon positif apa yang dilakukan teman-teman di PMI. Ini adalah aksi kemanusiaan yang sangat membantu masyarakat kita di Kecamatan Bunaken Kepulauan,” ujar Walikota GSVL yang melihat secara langsung aksi PMI tersebut..

PMISelain donor darah, PMI juga melayani pelayanan kesehatan secara gratis seperti pemeriksaan jantung, mata dan penyakit lainnya. “Kami berterima kasih kepada PMI yang telah ikut membantu pemerintah dalam bidang kesehatan. Saya ajak mari donorkan darah untuk kemanusiaan. Setetes darahmu selamatkan sesama,”tandas suami tercinta Ketua PMI Kota Manado Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS DEA.

Dikatakan Walikota, aksi PMI ini bukan hanya dilaksanakan di Pulau Bunaken, tetapi juga di Pulau Manado Tua dan Pulau Siladen. Dimana aksi sosial yang dilakukan PMI ini mendapat perhatian besar masyarakat.(ald)