Hasil Rapat Forkopimda Bitung, Jalur Darat dan Laut Ditutup

manadomanadoterkini.com, BITUNG – Wali Kota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban mengatakan, Pemerintah Kota Bitung akan membatasi akses masuk orang ke Kota Bitung, agar penyebaran Covid-19 dapat teratasi.

“Kami bersama Kapolres Bitung, Dandim 1310 Bitung dan Kepala KSOP Kota Bitung, Sekretaris Daerah serta Kepala Dinas Kesehatan telah melaksanakan rapat evaluasi tentang penanganan Covid-19, dan hasilnya kami mengambil langkah strategis, yaitu menutup jalur laut dan darat masuk ke daerah ini,” kata Lomban, usai menggelar rapat bersama unsur Forkopimda Kota Bitung, Senin (30/03/2020).

Keputusan dalam rapat terbatas ini kata Lomban, akan diawali dengan sosialisasi kepada seluruh camat dan lurah sampai Pala dan RT, untuk melaksanakan pembatasan orang luar yang masuk Kota Bitung.

“Kami sepakat akan menutup tiga akses jalan darat dan Pelabuhan Samudera. Mulai besok selama tiga hari, kami akan melakukan sosialisasi, dan penerapannya pada Jumat, 3 April 2020 mendatang,” ujar Lomban.

Jalan darat yang ditutup yakni Tanjung Merah, Karondoran dan Pinasungkulan. Sedangkan jalur Manado-Bitung di perbatasan Sagerat, akan dibuat posko dan akan memberlakukan standar kesehatan. Dan jalur laut melalui Pelabuhan Samudera Bitung hanya dibuka untuk akses barang, sedangkan penumpang akan ditutup.

“Hari Selasa, 31 Maret 2020, saya akan menyurat ke Menteri Perhubungan, untuk menutup akses keluar-masuk penumpang di Pelabuhan Bitung, guna mencegah penyebaran Covid-19,” tegas Lomban sembari menambahkan penutupan akses masuk secara terbatas ke Kota Bitung akan dibantu TNI dan Polri serta KSOP.(*/angky)

Posting Terkait

Tinggalkan pesan