Waspada Bencana, Pemerintah Desa Diminta Cepat Tanggap

manadoterkini.com, AMURANG-Hampir seluruh wilayah Sulawesi Utara (Sulut) termasuk Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) diguyur hujan. Intensitas hujan mulai dari hujan ringan hingga disertai angin mengakibatkan sejumlah titik rawan longsor dan banjir, lebih waspada.

Pantauan manadoterkini.com, wilayah sekitar pantai di Amurang, membuat warga yang mayoritas nelayan was-was. Bagaimana tidak, gelombang air terus naik bahkan menghantam gelombang setinggi 6 meter.

Warga yang berdomisili dikawasan pesisir pantai tersebut, sempat ketakutan.  “Memang sejak tadi malam, torang melihat gelombang tinggi menghantam penangkal ombak, kami melihat juga hantaman ombak airnya hingga ke badan Jalan. Torang agak ketakutan,” ujar Doan Runtuwene warga pesisir pantai Kelurahan Bitung Amurang.

Sementara itu, Kepala BPBD Minsel Handrie Allo Komaling SH mengaku bahwa, pihaknya hingga kini belum menerima laporan terkait bencana.
“Ada beberapa kejadian yang terjadi di Minsel hingga saat ini yang melapor kejadian longsor di Kelurahan Pondang, gelombang pasang Keluraham Ranomea dan Ranoiapo. Perahu rusak dan motor tempel 25 PK milik nelayan hilang terbawa arus,” ujar Komaling kepada manadoterkini.com Rabu (22/6) siang tadi.

Disisi lain, pemerintah desa diharapkan kerja cepat merespon bencana yang terjadi.
“Kami juga meminta kepada aparat Desa pro aktif melaporkan, jika ada bencana yang terjadi,” tutupnya.(dav)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *