Selasa, 2 Juni 2020

Pemkot Manado Hadirkan Kejati Sulut Bawakan Materi Korupsi

 

manadoterkini.com, MANADO – Tindak pidana korupsi merupakan “extraordinary crime” atau kejahatan luar biasa yang rentan terjadi di jajaran Pemerintahan. Untuk tindakan pencegahan dini dan memupuk pemahaman yang benar tentang hukum, maka Walikota bersama Wakil Walikota Manado menggagas sosialisasi Tindak Pidana Korupsi pada pengadaan barang dan jasa Pemerintah, bekerjasama dengan Kejati Sulut, di gedung serbaguna Rabu (10/5) kemarin.

manadoKabag Hukum Budi Paskah Yanti Putri, SH, MH, dalam laporannya mengatakan pencegahan dini melalui pelaksanaan sosialisasi seperti ini diharapkan dapat membentuk pemahaman kepada seluruh ASN.

“Khususnya, kepala PD, PPK, PPTK dan bendahara agar menghindari praktik korupsi dan penyimpangan yang berhubungan dengan barang dan jasa di lingkungan Pemkot Manado, sehingga dapat mewujudkan kota Cerdas bebas korupsi,” ujar Yanti Putri SH MH.

Walikota Manado DR Ir G S Vicky Lumentut SH MSi DEA, mengatakan pihaknya bersama Wakil Walikota Mor Bastiaan, turut menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada kepala Kejaksaan Tinggi yang secara langsung datang menyampaikan materi. Serta, merupakan penghargaan tersendiri karena Kota Manado menjadi Daerah pertama diadakannya sosialisasi oleh Kejati Sulut.

manado“Pada satu tahun kepemimpinan, kami mendapatkan hadiah dengan kehadiran Kejati. Ini hadiah syukuran dengan bentuk pencerahan hukum, agar kami tidak salah melangkah, demi mendayung bahtera kota Manado ke arah yang baik dan benar “good and clean governance”. Walaupun, banyak tantangan namun kami bertekad mengelola administrasi keuangan dengan professional. Pada tahun 2013, 2015, dan 2016 Manado dapat WTP, tahun 2017 ini sedang menunggu hasil pemeriksaan diharapkan bisa kembali meraih WTP,” terang Walikota GSVL.

Sambungnya, banyak peraturan yang terus berkembang, makanya harus menyesuaikan diri, dan pahami peraturan. Saya harap ada keteguhan iman dalam pengelolaan administrasi keuangan lebih khusus berkaitan dgn barang dan jasa. Stop pungli dan laksanakan komitmen 953 (9 paham, 5 siap, 3 semangat) yang menjadi acuan agar terhindar dari kesalahan.

“Mengelola secara transparan data yang ada seperti yang terlihat di Manado Command Center Cerdas. Sehingga, kepada jajaran PD jangan sekali-kali melakukan kekeliruan dan penyimpangan yang bisa berhadapan langsung dengan hukum. Sebab itu, melalui acara sosialisasi ini, mari kita semua dapat mengikutinya dengan sungguh-sungguh,” ucap Walikota GSVL.

Sebelum memulai materi terkait sosialisasi oleh Kejati, Walikota turut mengajak para jajaran di Pemkot Manado untuk membawakan salam 953, “Cerdas, Paham, Siap, semangat untuk rakyat.

Acara sosialisasi selain dihadiri Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE, kepala Kajati Sulut Mangihut Sinaga SH MH, juga hadir kepala Kejari Manado Budi Panjaitan SH MH, Sekda Drs Rum Usulu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Micler C S Lakat SH MH, kepala PD, Camat, Lurah, PPK, PPTK dan bendahara di jajaran Pemkot Manado. Acara ditutup dengan pertukaran cinderamata antara Pemerintah Kota Manado dan Kejaksaan Tinggi.(***/tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*