Puluhan Massa Duduki Plaza Ratahan

mitramanadoterkini.com, RATAHAN – Puluhan massa yang mengaku sebagai pedagang datang menduduki Plaza Ratahan, Selasa (3/10).

Para pedagang ini mengeluh belum kebagian jatah lapak atau tempat usaha di Plaza Ratahan. Persoalan ini ditengara kurangnya infromasi dari pihak Dinas Koperasi Usaha Kecil ihwal prosuder pengambilan lapak di gedung yang berdiri megah tersebut.

“Kami sebagai pedagang tidak menerima informasi, bahwa batas waktu pengambilan atau pembelian lapak di Plaza Ratahan sudah ditutup,” tutur Sonce Matolodula, pedagang asal Ratahan.

Menurut Sonce, seharusnya info ataupun prosedur penyewaan lapak di Plaza Ratahan disampaikan secara terbuka. Pun siapa saja yang bisa berdagang di Plaza, menurut Sonce, harus dilihat dari ranah kewilayahan dan pengalaman sebagai pedagang.

“Seharusnya kami diutamakan, karna sudah bertahun tahun berdagang di Ratahan,” tambah Sonce.

Minimnya keterbukaan infromasi dari Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah, juga dirasakan pedagang lainnya yakni Besee Haslinda. Wanita ini mengauki bahwa tidak sedikitpun infromasi yang diperoleh terkait batas waktu pengambilan atau penyewaan lapak di Plaza Ratahan.

“Kenapa para pedagang yang lain sudah mendapatkan undangan dari dinas, sedangkan kami tidak. Atau bisa jadi dinas sendiri sudah memilih-milih pedagang,” ujarnya penuh heran.

Sekertaris Dinas Kop UMKM Mitra Deky Siwi mengakui, sudah disebar undangan pertemuan dengan pedagang disesuai dengan jadwal yang ada, namun bukan dalam arti kami memilih-milih pedagang.

“Plaza tersebut belum kami buka, dikarenakan masih ada proses tender. Kalau pelaksanaannya sudah seratus persen, pasti kami akan mengaturnya dengan baik,” kata Siwi.

Siwi juga menepis apabila dikatakan pihaknya seolah menutup arus informasi kepada pedagang.

“Kami sudah memberikan informasi ke pedagang, tetapi mungkin beberapa pedagang belum mengetahuinya,” pungkasnya. (Jay)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.