Dirjen Bimas Kristen, Bupati Minahasa Dorong IAKN Manado Jadi Universitas

Minahasamanadoterkini.com, TONDANO – Bupati Minahasa Ir Royke Oktavian Roring MSi hadir dalam sidang senat terbuka Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado dalam rangka dies natalis ke 12 dan wisuda program sarjana dan pasca sarjana, Rabu, (16/10) tadi di Auditorium IAKN.

Pada kesempatan tersebut, Bupati ROR mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa sangat mendukung program-program dari IAKN Manado. Apalagi menurutnya, peran IAKN Manado dalam memajukan dunia pendidikan di daerah ini tak terbantahkan lagi.

“Kedepan IAKN manado harus bertransformasi menjadi universitas kristen. Dan tentunya keberadaan IAKN Manado adalah kebanggaan bagi kami karena kampus ini berkedudukan di wilayah teritori Kabupaten Minahasa,” ujar Bupati disambut tepuk tangan segenap yang hadir dalam ruangan

ROR juga mengucapkan selamat bagi yang telah diwisuda (160 sarjana dan 46 magister). Namun menurutnya, ketika diwisuda, itu merupakan starting poin untuk mengabdi kepada masyarakat. “Ilmu yang kita dapat dalam jenjang pendudikan sangat penting karena menanamkan hal-hal iman dan kepercayaan kita kepada Tuhan yang Maha Esa,” jelasnya.

Dalam momentum tersebut, Bupati mengajak untuk mendoakan serta mendukung agenda pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang sedianya akan dilangsungkan pada 20 Oktober 2019 nanti.

“Adalah kewajiban kita semua sebagai warga negara untuk mendoakan agenda pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih yaitu Ir Joko Widodo dan K H Ma’aruf Amin. Momentum bersejarah tersebut sudah semakin dekat yaitu pada bulan Oktober berjalan ini tepatnya tanggal 20. Kita doakan supaya berjalan aman dan lancar,” ajak Bupati.

“Banyak selamat kepada wisudawan dan selamat berkarya karena masyarakat telah menunggu kiprah kita. Dan selamat 12 tahun IAKN Manado semakin sukses kedepannya,” pungkas Bupati.

Sebelumnya, Rektor IAKN Manado Pdt Dr Jeane M Tulung MPd mengungkapkan bahwa 12 tahun IAKN Manado mengabdi bagi Indonesia, tepatnya sejak tahun 2007, berbagai inovasi pendidikan terus dilakukan. Dimana IAKN terus berinovasi memperkuat kelembagaan dan sumber daya manusia.

“Berbagai sarana dan prasarana penunjang untuk memperkuat IAKN terus diupayakan. Juga dengan peningkatan kapasitas dosen. Inovasi pendidikan dan pembelajaran terus dilakukan karena tuntutan saman,” ungkap Tulung dalam sambutanya.

Lanjutny, minat dari dosen IAKN Manadi untuk melaksanakan penelitian juga meningkat tajam. Hal ini dibuktikan dengan ikut sertanya para dosen untuk mempresentasikan hasil penelitian dibidang pendidikan keagamaan dilevel nasional maupun internasional yang diselenggarakan perguruan tinggi negeri maupun swasta.

“Dengan meningkatnya kapasitas dosen, tentu berdampak pula bagi mahasiswa yang menimba ilmu di IAKN Manado untuk menjawab tantangan pembangunan kedepan,” jelasnya.

Sementara itu Dirjen Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI, Prof Dr Thomas Pentury MSi dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa selama 12 tahun IAKN Manado mengabdi untuk Indonesia, sudah 12 tahun pula proses transformasi sumber daya manusia yang ada didalamnya.

“Tentu kurun waktu 12 tahun kita mendapat transfer nilai dari lembaga tinggi yang ada melalui para tenaga pengajar yang didalamnya ada para guru besar dengan gelar profesor,” kata Pentury.

Melalui momentum tersebut dirinya juga berterima kasih kepada civitas akademika IAKN Manado yang berperan aktif sehingga pendidikan tinggi keagamaan menjadi lebih luas. Sejak masih berstatus Sekolah Tinggi Agama Kristen (STAKN) dan sekarang menjadi IAKN. “Saya berharap dengan energi yang besar maka akan terjadi tranformasi yang kedua yaitu perubahan dari institut menjadi universitas,” pungkasnya.

Sebelumnya juga pada tanggal 7/10 lalu, dalam momentum peletakan batu pertama pembangunan gedung pasca sarjana IAKN Manado, Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengatakan bahwa IAKN Manado harus menjadi ikon perguruan tinggi kristen di Indonesia Timur. (fis)

Posting Terkait

Tinggalkan pesan