Paham Kota Manado, GSVL dibalik program 10 ribu rumah murah

manadomanadoterkini.com, MANADO – Program-program pro rakyat GS Vicky Lumentut, selang hampir 10 tahun memimpin Kota Manado, membuatnya terus dicintai masyarakat.

Sejak dipercayakan masyarakat Kota Manado 8 Desember 2010 sebagai Wali Kota Manado, GSVL sapaan familiar orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini mengawali dengan 8 program pro rakyat bersama Harley AB Mangindaan (Bang Ai).

Dasar 8 program yang diletakan GSVL-Ai, hanya bisa direalisasikan pasangan calon (Paslon) Wali Kota Julyeta Paulina Amelia Runtuwene dan Wawali Harley Alfredo Benfica Mangindaan (JPAR-AIM).

gsvlPasalnya, salah satu program pro rakyat seperti Universal Coverage yang dicetuskan GSVL-Ai sangat bermafaat bagi warga Kota Manado. Dimana warga hanya menunjukan KTP Manado dan Kartu Keluarga bisa melakukan pengobatan secara gratis.

Kedepan program 10 ribu rumah murah paslon berjargon PAHAM belakangan menjadi perhatian publik, bukan hanya Kota Manado, tapi Sulawesi Utara pada umumnya.

Lantas siapa actor dibalik program 10 ribu rumah murah dari paslon berjargon PAHAM tersebut? Nama besar GSVL tidak lepas dengan program pro rakyat. Makanya keraguan sejumlah oknum terbantahkan dengan penjelasan GSVL, di sejumlah titik di Kota Manado, Selasa (24/11/2020).

gsvlGSVL yang datang menemui warga sebagai Ketua DPD Partai NasDem setelah mendapat izin cuti sehari oleh Pjs Gubernur Sulut Agus Fatoni, dengan tegas menuturkan program 10 ribu rumah murah buka tanpa kajian dan hitungan yang matang.

“Saya Wali Kota Manado dua periode dipilih bukan karena bayar-bayar. Karena saya datang tawarkan program pro rakyat. Makanya saya datang menjelaskan ini program 10 ribu rumah murah yang katanya mimpi. 10 ribu rumah ini bukan tanpa kajian. Saya bagian dari penyusunan program 10 rumah ini tanpa bunga, cicilan murah selama 5 tahun dan tanpa sita,” jelasnya.

Bahkan dengan tegas GSVL menuturkan semua program pro rakyat PAHAM sangat realisitis. Makanya sebagai Ketua DPD Partai Nasdem Kota Manado, akan mengawal program tersebut untuk masyarakat yang belum memiliki rumah layak huni sendiri.

“Saya turut menyusun program PAHAM. Saya 10 tahun menjabat sebagai Walikota Manado, saya tahu betul kemampuan APBD Manado. Makanya saya usulkan program 10 ribu rumah murah tanpa DP” ulas GSVL.

manadoSelain itu, kaka GSVL menekankan, bahwa selain program pelayanan kesehatan gratis (UC), program unggulan 10 ribu rumah murah layak huni mendapat respon positif dan merupakan program realistis sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat manado sekarang ini.

”Rumahnya type 27, luas tanah 72 m2. Dibutuhkan tanah seluas 90 hektar untuk membangun 10 ribu rumah yang akan disebar di kecamatan Malalayang, kecamatan Bunaken dan kecamatan Mapanget. Namun akan dibangun secara bertahap, setiap tahun 2ribu rumah selama 5 tahun dan membutuhkan anggaran 450 M dari APBD kota,” tutur Walikota dua periode ini.

GSVL menambahkan, sasaran dari program 10 ribu rumah murah layak huni adalah mereka yang tidak memiliki hunian sendiri.

”Yang berhak memiliki rumah murah yakni mereka yang tinggal di kost-kostan, kontrak rumah serta tentunya ber-ktp Manado,” tandas ketua komisi pelayanan P/KB Sinode GMIM. (aldi)

manado PAHAM Partai NasDem Rumah Murah

Posting Terkait

Tinggalkan pesan